Soroti Kalimat “Lu Punya Otak Enggak?”, PWI Pusat dan Iwakum Kecam Keras Hotman Paris! 

- Penulis

Senin, 20 Juli 2026 - 01:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Jakarta-Pernyataan advokat kondang Hotman Paris Hutapea saat mendampingi mantan Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah, menuai gelombang kecaman. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum) menilai tindakan Hotman telah merendahkan profesi pers dan mencederai kemerdekaan pers yang dijamin UU No. 40 Tahun 1999.

Kecaman ini dipicu oleh ucapan arogannya yang melontarkan kalimat “lu punya otak enggak?” kepada seorang jurnalis yang tengah menjalankan tugas jurnalistik di lingkungan Kejaksaan Agung.

“Setiap orang berhak menjawab atau menolak pertanyaan wartawan. Namun tidak ada alasan untuk merendahkan martabat profesi wartawan. Wartawan bekerja untuk kepentingan publik dan dilindungi undang-undang,” tegas Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir.Senin(20/7/2026)

 

Pernyataan Sikap Tegas Organisasi Pers:

Tuntut Permohonan Maaf: PWI Pusat dan Iwakum mendesak Hotman Paris segera memberikan klarifikasi terbuka dan meminta maaf kepada insan pers atas ucapan verbalnya yang tidak pantas.

Baca Juga:  Kejar Target Pendapatan Rp. 1,7 Trilliun , HKA Lakukan Strategi Penguatan Layanan Operasi dan Pemeliharaan Aset Tol

Serangan Personal Bukan Kritik: Ketua Umum Iwakum, Irfan Kamil, menegaskan bahwa melontarkan kata-kata kasar bukanlah kritik, melainkan penghinaan terhadap kapasitas intelektual wartawan.

Jaga Etika Komunikasi: Narasumber memiliki hak penuh untuk tidak menjawab atau meluruskan pertanyaan. Namun, hal tersebut wajib dilakukan secara santun tanpa adanya intimidasi verbal.

Saling Menghormati: Advokat dan wartawan adalah dua profesi strategis dalam negara hukum yang harus saling menghormati di ruang publik demi demokrasi yang sehat.

PWI Pusat dan Iwakum memastikan akan terus berada di garis depan untuk membela, melindungi, dan menjaga marwah setiap wartawan Indonesia agar dapat bekerja secara profesional, independen, dan tanpa tekanan.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Pendampingan hingga Akses Pasar, PT Vale Hadirkan Produk UMKM Binaan di Kriyanusa 2026
Diduga Tidak Komitmen, PT.BTIIG & PT.IHIP di Demo Warga Topogaro
Pengurus PWI Morowali Priode 2026-2029 Resmi Dikukuhkan , Ini Strukturnya 
Hilirisasi kebijakan Pertambangan Sulawesi Tengah: Paradoks Pertumbuhan Ekonomi dan Resentralisasi Tatakelola
Mengukuhkan ‘Pers Kebangsaan’ di Tengah Pusaran Magnet Ekonomi Morowali
Tanggapi Kritikan FORBES Morowali, PT Rezky Utama Jaya Tegaskan Fokus Benahi Penanganan Debu
Bangun Fire Shelter Pertama di Kecamatan Bungku Timur, PT Vale Dorong Kesiapsiagaan Darurat Kebakaran
Dari Laboratorium ke Hidroponik, Jejak Karyawan IMIP di Ruang Hijau
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 08:29 WIB

Dari Pendampingan hingga Akses Pasar, PT Vale Hadirkan Produk UMKM Binaan di Kriyanusa 2026

Minggu, 27 September 2026 - 07:52 WIB

Diduga Tidak Komitmen, PT.BTIIG & PT.IHIP di Demo Warga Topogaro

Minggu, 27 September 2026 - 07:01 WIB

Pengurus PWI Morowali Priode 2026-2029 Resmi Dikukuhkan , Ini Strukturnya 

Minggu, 27 September 2026 - 06:28 WIB

Hilirisasi kebijakan Pertambangan Sulawesi Tengah: Paradoks Pertumbuhan Ekonomi dan Resentralisasi Tatakelola

Minggu, 27 September 2026 - 05:57 WIB

Mengukuhkan ‘Pers Kebangsaan’ di Tengah Pusaran Magnet Ekonomi Morowali

Berita Terbaru