Ribuan Warga Kecamatan Bumiraya dan Witaponda, Tolak Pemasangan Pipanisasi PT.BTIIG 

- Penulis

Senin, 5 Mei 2025 - 06:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,  Morowali- Ribuan warga Kecamatan Bumiraya dan Kecamatan Witaponda mengatasnamakan Gerakan Petani Indonesia Menguggat ( GAPIT) menggelar aksi damai, aksi damai dipicu karena adanya rencana pembangunan/ pemasangan pipanisasi di areal bendungan Sungai Karaopa, sehingga mereka melakukan penolakan kepada PT.BTIIG ( Baoshuo Taman Industry Invesment Group).

Aksi Damai dilakukan di halaman areal PT.BTIIG, Desa Topogaro, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali. Senin(5/5/2025).

Korlap Alimuddin dalam orasinya menyatakan sikapnya:

1. Bendung Irigasi Karaopa adalah sumber air utama pertanian wilayah Kec. Bumi Raya dan Kec. Witaponda, dimana kedua kecamatan tersebut penyangga pangan Kab. Morowali

2. Luas wilayah pertanian pengguna manfaat irigasi Bendung Karaopa sebesar lebih dari 2.500 Hektar meliputi 13 desa.

3. Bahwa berdasarkan peta, titik Lokasi rencana bangunan Intake PT.BTIIG terletak tepat di atas bendung Sungai Karaopa

4. Bahwa debit air irigasi dari bendung Karaopa yang sangat terbatas, bahkan tidak cukup untuk mengairi pertanian pada musim kemarau.

5. Bahwa dampak kerugian yang sangat besar dan berakibat pada hilangnya potensi pertanian.

6. Mempertimbangkan Program Ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat Republik Indonesia

Baca Juga:  Perwakilan Manejemen PT BTIIG Akui,  Izin  Tumpang Tindih dengan HGU PT CITRA 

7. Bahwa tidak ada sosialisasi yang dilakukan oleh PT.BTIIG terkait rencana Pembangunan Pembangunan Crossing Jalur Pipa Air Baku dan bangunan Intake di Sungai Karaopa menuju PT BTIIG.

Namun pada intinya Warga Bumiraya serta Witaponda menolak keras agar rencana pembangunan imtek di Sungai Karaopa dihentikan oleh Pihak PT BTIIG (Baoshuo Taman Industry Invesment Group).Kata Alimudin.

Ditempat sama, disaksikan Asisten 1 Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Rizal Badudin dan pihak Ekternal Manajer PT.BTIIG Cipto Rustianto, Perwakilan Masyarakat Bumiraya dan Witaponda Alimudin menandatangani surat pernyataan bersama yang isinya:

1. Pernyataan akan menghentikan sementara aktivitas di wilayah sekitaran Bendungan karaopang untuk selanjutnya dibahas lebih lanjut dalam pertemuan pada tanggal 14 -5- 2025 di kecamatan Bumi Raya dan menarik semua peralatan alat berat dari wilayah sekitaran Bendungan Karaopa .

Setelah usai melakukan kesepakatan antara PT.BTIIG dan Perwakilan Masyarakat Bumiraya serta  Witaponda, masa aksi  membubarkan diri. Aksi berjalan aman dan terkendali dibawa pengamanan Polres Morowali di bantu Brimob,TNI dan Security PT.BTIIG. (pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bamsoet: Penguatan Ideologi Pancasila Jadi Fondasi Penting Mendukung Keberhasilan Pemerintahan Prabowo
Tanggapi Kasus Penyadapan, Fahri Hamzah Ajak Pejuang Kebebasan, LSM dan Masyarakat Sipil Melakukan Perlawanan
Bea Cukai Morowali ,Tindak 539 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 545 Liter MMEA Sepanjang Oktober 2026
BNN dan Polri Bidik Jaringan Narkotika Di Asia Tenggara  
Dewan Adat Bone, Copot Gelar Bugis La Pateddungi Daeng Pasampo dari Listyo   Sigit 
Prof. Zudan Apresiasi Progres ATR/BPN: Selangkah Menuju Instansi ke-361 Terapkan Manajemen Talenta
Wabup Iriane Lepas Kontingen Morowali Ikuti Festival LASQI Tingkat Provinsi Sulteng 2026
Semarak Tanwir Muhammadiyah, TK ABA se-Kota Palu Ikuti Lomba Mewarnai Logo
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:03 WIB

Bamsoet: Penguatan Ideologi Pancasila Jadi Fondasi Penting Mendukung Keberhasilan Pemerintahan Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 13:50 WIB

Tanggapi Kasus Penyadapan, Fahri Hamzah Ajak Pejuang Kebebasan, LSM dan Masyarakat Sipil Melakukan Perlawanan

Kamis, 5 November 2026 - 13:32 WIB

Bea Cukai Morowali ,Tindak 539 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 545 Liter MMEA Sepanjang Oktober 2026

Kamis, 5 November 2026 - 13:24 WIB

BNN dan Polri Bidik Jaringan Narkotika Di Asia Tenggara  

Kamis, 5 November 2026 - 13:08 WIB

Dewan Adat Bone, Copot Gelar Bugis La Pateddungi Daeng Pasampo dari Listyo   Sigit 

Berita Terbaru