Respons Isu MBG Awal Ramadan, BGN Perkuat Standar Mutu dan Transparansi Pagu

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BGN, Dadan Hindayana,(foto:ist)

 

dteksinews, Jakarta-Menanggapi banyaknya pemberitaan terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada awal Ramadan, Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar rapat koordinasi bersama seluruh mitra dan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Rakor tersebut dilaksanakan pada Selasa, 24 Februari 2026, secara daring sebagai langkah cepat merespons dinamika di lapangan.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa pihaknya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek kemasan, komposisi menu, hingga transparansi perhitungan Angka Kecukupan Gizi (AKG). “Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan MBG Ramadan tetap sesuai standar gizi, tepat sasaran, serta transparan dari sisi penggunaan anggaran. Evaluasi ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di ruang publik,” ujar Dadan di Jakarta, Selasa (24/2).

Dalam rakor tersebut, Dadan meminta seluruh mitra memperhatikan kemasan makanan. Kemasan tidak lagi hanya menggunakan kantong plastik sederhana, tetapi harus ditempatkan dalam wadah yang lebih representatif, higienis, dan mampu menjaga kualitas makanan hingga diterima oleh para penerima manfaat.

Dadan juga menyoroti komposisi bahan pangan agar sesuai dengan pagu bahan baku yang telah ditetapkan. Dalam pembahasan, disampaikan bahwa kacang memiliki harga relatif lebih mahal dibanding telur, sementara telur dinilai memiliki citra protein yang lebih baik dan lebih mudah diterima masyarakat. Karena itu, mitra diminta menyesuaikan komposisi menu dengan mengganti kacang menjadi telur tanpa mengurangi nilai gizi.

Baca Juga:  Dewan Pers Tanggapi Rumor Tentang Wartawan Tidak Harus UKW

Dadan memastikan setiap SPPG menyusun penjelasan rinci terkait Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan harga masing-masing bahan pangan dalam setiap menu. Disebutkan, pagu harga bahan baku untuk balita hingga siswa SD kelas 3 sebesar Rp8.000, sementara untuk kelompok lainnya Rp10.000. Patokan dasar ini dapat berbeda sesuai indeks kemahalan daerah dan bersifat at cost, sehingga perlu dijelaskan secara terbuka kepada publik.

Dalam upaya menjaga kualitas makanan, setiap SPPG juga diminta mulai melakukan pengadaan peralatan vakum (vacuum sealer) agar makanan lebih awet, higienis, dan tetap layak konsumsi saat didistribusikan. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan standar keamanan pangan dalam pelaksanaan MBG selama Ramadan.

BGN turut mengingatkan agar mitra tidak memaksakan penggunaan bahan baku yang sudah dalam kondisi kurang baik. Jika ditemukan bahan yang tidak layak, distribusi dapat ditunda dan diinformasikan untuk diganti pada hari berikutnya. Kebijakan ini diambil untuk memastikan keamanan dan kesehatan penerima manfaat tetap menjadi prioritas utama.

“Kami tidak ingin ada kompromi dalam hal kualitas. Prinsipnya sederhana: makanan harus aman, bergizi, dan sesuai pagu. Jika ada bahan yang tidak layak, lebih baik diganti daripada dipaksakan. Ini bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat,” tegas Dadan.(*/dteksinews)

 

Sumber: Biro Hukum dan Humas BGN

Editor: Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Jakbar Santuni Anak Yatim dan Berbagi Takjil di Momentum Bukber Bersama Awak Media
Rakorops TNI TA 2026 Perkuat Kesiapan Operasi dan Tegaskan Jati Diri Prajurit di Era Modern
Tingkatkan Diplomasi Militer, Panglima TNI Terima Kunjungan Kerja Dubes LBBP RI
Kas Kormar Hadiri 1.000 Al-Qur’an dari YMSM kepada Jajaran TNI AL 
Kemendagri dan Kementerian PU Percepat Pembangunan KIPP DOB Papua, Target Selesai 2028
Kejar Target Pendapatan Rp. 1,7 Trilliun , HKA Lakukan Strategi Penguatan Layanan Operasi dan Pemeliharaan Aset Tol
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Kapolres Jakbar Pimpin Pengecekan Urine Dadakan
Terima Audiensi Menhub, Menko Polkam Perkuat Koordinasi Pengamanan Transportasi Idulfitri 2026
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:46 WIB

Polres Jakbar Santuni Anak Yatim dan Berbagi Takjil di Momentum Bukber Bersama Awak Media

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:58 WIB

Respons Isu MBG Awal Ramadan, BGN Perkuat Standar Mutu dan Transparansi Pagu

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:32 WIB

Rakorops TNI TA 2026 Perkuat Kesiapan Operasi dan Tegaskan Jati Diri Prajurit di Era Modern

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:25 WIB

Tingkatkan Diplomasi Militer, Panglima TNI Terima Kunjungan Kerja Dubes LBBP RI

Rabu, 25 Februari 2026 - 08:49 WIB

Kemendagri dan Kementerian PU Percepat Pembangunan KIPP DOB Papua, Target Selesai 2028

Berita Terbaru