Penataan Bahodopi Dimulai, Bupati Iksan Fokus Benahi Infrastruktur dan Kemacetan

- Penulis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf ( foto: ist)

 

 

dteksinews,  Morowali- Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menegaskan bahwa Kecamatan Bahodopi akan menjadi tolak ukur keberhasilan pemerintahannya selama lima tahun ke depan. Ia menyampaikan bahwa sebaik apa pun capaian di kecamatan lain, jika Bahodopi belum tertata, maka pemerintahan dinilai belum berhasil.

“Morowali ini, Bahodopi saya pastikan adalah contoh suksesnya pemerintahan 5 tahun ke depan. Biar bagus Witaponda pertaniannya, Menui bagus kelautannya, kalau Bahodopi kusut, tidak berhasil bupatinya,” tegas Iksan saat apel umum di Kecamatan Bahodopi, Jumat (1/8).

Keseriusan ini ditunjukkan melalui tindakan nyata yang dimulai dari Desa Labota. Bupati Iksan mengaku telah beberapa kali meminta izin kepada Balai Jalan untuk menata pinggiran jalan nasional. Ia juga menginstruksikan penggalian parit di sepanjang jalan untuk mencegah potensi kemacetan.

“Tahun ini saya mulai dari Labota. Saya sisir pinggir jalan, pastikan gali paritnya. Minggu depan harus selesai. Setelah itu pindah ke Fatufia, kemudian Keurea dan Bahodopi,” jelasnya.

Baca Juga:  Bupati Iksan: Laporkan Jika Ada Pungli terhadap Guru Daerah Terpencil

Dari total 12 desa di Kecamatan Bahodopi, Iksan akan memfokuskan penataan pada tiga desa strategis sebagai prioritas pembangunan tahap awal. Penanganan kemacetan menjadi fokus utama dalam penataan kawasan industri tersebut.

“Bahodopi ini harus maju. Biar bupati ini berteriak sukses, tapi kalau Bahodopi tidak baik, maka tidak berhasil. Saya pastikan orang akan mengolok-olok kita,” tegasnya.

Untuk menyelesaikan persoalan kemacetan, Pemkab Morowali telah merancang pembangunan jalan alternatif sebagai pemecah arus lalu lintas Trans Sulawesi. Jalan ini dirancang menghubungkan wilayah Alkhairaat Fatufia hingga ke ujung Bahodopi.

“Alhamdulillah, tahun ini setelah penetapan anggaran, akan mulai pengecoran hampir dua kilometer untuk memecah konsentrasi kemacetan,” ungkap Iksan.

Langkah ini mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Morowali dalam menata Bahodopi sebagai pusat industri strategis sekaligus wajah pembangunan Morowali yang bersih, tertib, dan terarah.(*/PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas,Bahas Kebijakan Ekonomi  dan Energi 
Gerakan Pemuda Bersatu:Diduga Akibat Aktivitas PT KDR dan PT ABM Sungai Menjadi Keruh 
Presiden Prabowo Gelar Bazar Rakyat di Monas, Ajak Warga Rayakan Idulfitri dalam Kebersamaan
Seskab  Terima Kunjungan  Menteri  Komunikasi dan Digital, Bahas PP Tunas 
Sinergi Bersama Pemerintah, IMIP Wujudkan Kawasan Industri Berkelanjutan
Presiden Prabowo Instruksikan Pembangunan Hunian Layak bagi Warga di Pinggir Rel
PT.FMI Memakan korban, Karang Taruna Desa Bete-Bete  Soroti Minimnya  Penerapan K3 Perusahaan 
Tragedi Kecelakaan Kerja PT FMI, GRD Desak Penegak Hukum Usut Tuntas Penerapan K3 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:56 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas,Bahas Kebijakan Ekonomi  dan Energi 

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:08 WIB

Gerakan Pemuda Bersatu:Diduga Akibat Aktivitas PT KDR dan PT ABM Sungai Menjadi Keruh 

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:02 WIB

Presiden Prabowo Gelar Bazar Rakyat di Monas, Ajak Warga Rayakan Idulfitri dalam Kebersamaan

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:38 WIB

Seskab  Terima Kunjungan  Menteri  Komunikasi dan Digital, Bahas PP Tunas 

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:58 WIB

Sinergi Bersama Pemerintah, IMIP Wujudkan Kawasan Industri Berkelanjutan

Berita Terbaru