Morowali, Harga Tomat dan Bawang Putih Naik Dratis

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 05:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAR TRADISIONAL: harga tomat dan bawang putih naik dratis di pasar Bente,(foto: dok dteksinews)

 

 

dteksinews, Morowali-Dengan beredarnya Isu kenaikan BBM , sehingga menyebabkan kenaikan beberapa kebutuhan bahan pokok di Kabupaten Morowali. Padahal Pemerintah Pusat sudah memberikan himbaun bahwa harga BBM tidak ada kenaikan. Namun kenyataan dilapangan harga kebutuhan pokok di Morowali naik dratis.Selasa(7/4/2026)

Hasil pantuan media ini dilapangan, seperti di pasar tradisional Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, beberapa bahan pokok naik dratis.

“Misalnya harga tomat dalam 1 kg Rp.30.000 dari harga sebelumnya hanya Rp.15.000, jadi harga naik Rp.15.000 1 kg dalam satu minggu ini.

Begitu juga, harga bawang putih dalam satu kg harganya Rp.45.000, yang sebelumnya harga Rp.40.000 per 1 kg.Harga 2 siung bawang putih Rp.5.000, jadi satu siung bawang putih harganya Rp.2.500,”

Belum lagi, harga kebutuhan bahan pokok yang lainnya, harga telur dalam 1 rak isi 30 butir , harganya Rp.62.000 hingga Rp.67.000 dan satu minggu lalu harga telur masih Rp.60.000 dalam sat rak, jadi dalam 1 minggu naik Rp.6.000 per 1 rak telur.

Baca Juga:  Resmob Elang Tokala Polres Morowali Utara, Tangkap Pencuri Handphone 

Kemudian harga bawang merah dalam 1 kg Rp.45.000. Harga Cabe dalam 1 kg, Rp.65.000, tidak ada kenaikan harga cabe stabil, dan harga tomat dalam 1 kg, kalau harga ayam Rp.75.000 1 ekor dan ikan harga dalam 1 kg Rp.40.000.

Ditempat sama , salah satu warga Bungku pada saat berbelanja di pasar bente juga membenarkan, bahwa harga kebutuhan pokok sudah naik, terutama tomat, bawang putih dan telur

“Sehingga masyarakat merasa tertekan dengan harga bahan kebutuhan pokok yang terus meningkat,”

Untuk itu , meminta agar pihak Dinas terkait turun langsung kelapangan dan bisa memberikan peringatan atau menindak tegas para pelanggan yang menaikkan barang dagangannya terlalu mahal.Pungkasnya

Ditempat lain, Udin salah satu pedagang mengaku, barang dagangannya rata- rata dari Sulawesi Selatan, dan kondisi barang saat ini agak berkurang, sehingga membuat pedangan menaikkan barang daganganya.tandasnya.(pri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imigrasi Layani Paspor di MPP Morowali Utara Tanggal 02 Oktober 2026
Hari Kesaktian Pancasila, Iksan Tekankan Pentingnya Menjaga Tradisi Upacara
Piala Bupati Rampung, Fokus Morowali Beralih ke Persiapan Porprov
FORBES Morowali Tegas Dukung Kepmen ESDM No.365.K/2026: Dukung Keperpihakan Pengusaha Lokal dan Ketegasan Batasi Afiliasi Perusahaan Tambang 
Bea Cukai Morowali Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Serap Masukan Pengguna Layanan
Perkuat Ekonomi Pesisir, IMIP Salurkan 6 Unit Kapal Nelayan
Bupati Iksan Tutup Piala Bupati Morowali 2026, Apresiasi Antusiasme Masyarakat
Jaga Paspormu, Jangan Sampai Hilang!
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Imigrasi Layani Paspor di MPP Morowali Utara Tanggal 02 Oktober 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:57 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Iksan Tekankan Pentingnya Menjaga Tradisi Upacara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:53 WIB

Piala Bupati Rampung, Fokus Morowali Beralih ke Persiapan Porprov

Rabu, 30 September 2026 - 12:08 WIB

Bea Cukai Morowali Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Serap Masukan Pengguna Layanan

Rabu, 30 September 2026 - 10:35 WIB

Perkuat Ekonomi Pesisir, IMIP Salurkan 6 Unit Kapal Nelayan

Berita Terbaru