Menhan Sebut, Pemerintah Komitmen Tertibkan Kawasan Hutan di Morowali 

- Penulis

Jumat, 21 November 2025 - 04:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali- Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, menegaskan komitmen pemerintah menertibkan aktivitas pertambangan dan pengelolaan kawasan hutan yang berpotensi merugikan negara. Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja sekaligus mengikuti latihan terintegrasi TNI di Kabupaten Morowali, Kamis (20/11/2025).

Dalam keterangannya, Sjafrie mengatakan hadir sebagai Ketua Tim Penertiban Kawasan Hutan sekaligus Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional untuk memastikan negara memiliki kemampuan menegakkan aturan dan melakukan penertiban di lapangan.

“Ini bagian dari pengamanan sumber daya alam sebagai wujud kedaulatan NKRI,” ujarnya.

Sjafrie menyebut, masih banyak modus kelompok tertentu yang mencoba meraup keuntungan ilegal dari kekayaan negara. Salah satu contoh, izin pengambilan pasir permukaan yang justru dimanfaatkan untuk menambang pasir timah di bawah permukaan.

“Ini kegiatan ilegal. Negara kita yang kaya ini masih menjadi sasaran siasat sekelompok orang yang mengambil kesempatan dalam kesempitan,” tegasnya

Baca Juga:  Serma Wisno,  Komunikasi Sosial Bersama Warga Desa Kaleroang 

Ia menegaskan, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, baik di sektor sawit maupun pertambangan akan terus bergerak melakukan tindakan tegas. Bila ditemukan pelanggaran, proses hukum akan dilanjutkan tanpa kompromi.

Kehadiran negara, lanjutnya, harus nyata dalam menghentikan seluruh aktivitas ilegal yang merugikan negara. Termasuk melalui simulasi latihan TNI di Morowali, seperti skenario menghadang pesawat yang terindikasi melakukan aktivitas ilegal di bandara yang tidak memiliki perangkat negara aktif.

Situasi tersebut, kata Sjafrie, merupakan anomali yang harus segera dibenahi.

“Ini menjadi evaluasi untuk memperkuat penertiban dan pengamanan, termasuk deregulasi terhadap ketentuan yang sudah dikeluarkan. Kita tidak boleh mengeluarkan aturan yang justru tidak bisa kita kendalikan,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini, Menteri Pertahanan turut didampingi Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, Kejaksan Agung,Gubernur Sulawesi Tengah dan beberapa pejabat TNI.(pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas, Bahas Langkah Strategis
Babinsa 1311-09, Berhasil Amankan Terduga Pelaku Curanmor di Labota
Polres Morowali Gencar Imbau Masyarakat Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan
Tankos dan Solid Sawit, Alternatif Solusi Jangka Panjang Karhutla
Bea Cukai Morowali Layani Impor 158 Milyar Pembangunan Industri Kelapa Di Morowali
WNI dan WNA Wajib Tahu! All Indonesia Permudah Proses Masuk ke Indonesia
Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Jakbar Kerahkan AWC Turunkan AWC Bersihkan Sejumlah Jalan
Bamsoet Kembali Luncurkan Buku Terbaru ke-38 “Politik Hukum Konstitusi” dan Buku J. Osdar “Dari Senayan ke Ruang Kuliah”
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:06 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas, Bahas Langkah Strategis

Selasa, 8 September 2026 - 13:18 WIB

Babinsa 1311-09, Berhasil Amankan Terduga Pelaku Curanmor di Labota

Selasa, 8 September 2026 - 11:54 WIB

Polres Morowali Gencar Imbau Masyarakat Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan

Selasa, 8 September 2026 - 10:24 WIB

Tankos dan Solid Sawit, Alternatif Solusi Jangka Panjang Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 09:50 WIB

Bea Cukai Morowali Layani Impor 158 Milyar Pembangunan Industri Kelapa Di Morowali

Berita Terbaru