Mendagri Tito: Penghargaan Kompas TV Objektif, Morowali Layak Mendapat Pengakuan

- Penulis

Minggu, 16 November 2025 - 02:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Jakarta- Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kompas TV yang telah menghadirkan ajang Apresiasi Pemimpin Daerah Menuju Indonesia Emas | Anugerah Cita Negeri 2025.

Dalam sambutannya pada malam penganugerahan, Tito menilai kegiatan tersebut membantu meringankan tugas Kemendagri dalam memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah berprestasi, termasuk Kabupaten Morowali yang tahun ini berhasil tampil sebagai salah satu penerima penghargaan.

“Pada malam hari ini saya sangat merasa berbahagia karena Kompas TV sudah membuat kegiatan yang meringankan beban kerja Kemendagri. Biasanya yang memberikan penghargaan untuk daerah-daerah itu Kemendagri dan kementerian lainnya,” ujar Tito di Studio 1 Menara Kompas TV, Senin (10/11).

Tito menjelaskan bahwa penghargaan seperti ini penting untuk menciptakan iklim kompetisi sehat di antara pemerintah daerah. Dengan adanya 38 gubernur, 98 wali kota, dan 416 bupati di seluruh Indonesia, persaingan positif diperlukan untuk memacu kreativitas dan meningkatkan pelayanan publik.

“Tujuan utamanya untuk membangkitkan motivasi terjadinya iklim kompetitif antar daerah. Negara kita besar, jadi semuanya kita minta bertanding secara sehat. Dan bagi yang baik tentu akan diberi penghargaan,” katanya.

Baca Juga:  Dorong Keterbukaan Informasi, PT Vale Beberkan Komitmen Keberlanjutan di Hadapan Pemerintah Desa dan Kecamatan di Area Pemberdayaan Morowali

Ia juga menekankan bahwa kredibilitas Kompas TV sebagai media nasional menjadi faktor penting dalam objektivitas penilaian yang diberikan. Tito meyakini bahwa penghargaan yang diraih daerah, termasuk Morowali, merupakan hasil penilaian yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Penilaian ini saya yakin objektif dari Kompas TV karena Kompas TV ini terkenal transparan dan objektif, media lama yang reputasinya tidak diragukan. Sehingga rekan-rekan yang mendapat penghargaan dari Kompas TV itu saya yakin tidak diragukan dan mirip-mirip dengan hasil penilaian Mendagri,” jelasnya.

Keberhasilan Morowali menjadi salah satu penerima penghargaan tahun ini turut menegaskan komitmen daerah tersebut dalam meningkatkan pelayanan publik dan menciptakan inovasi bagi masyarakat. Penghargaan tersebut juga menjadi motivasi bagi daerah lain untuk terus meningkatkan kinerja.

Di akhir sambutannya, Tito menegaskan bahwa penghargaan dari media bukan hanya simbol penghargaan, tetapi pengakuan atas kerja nyata pemerintah daerah serta pemicu untuk terus berkompetisi demi menghadirkan pelayanan terbaik.(*/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Karhutla 
Kompleksitas Gagasan Kuliah Gratis di Perguruan Tinggi Negeri (PTN)
Sinergi Dekranas, PKK, dan Posyandu Didorong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM
Beri Kuliah Pascasarjana Universitas Pertahanan, Bamsoet Ingatkan Kekuatan Negara Ditentukan Kemampuan Mengelola Konflik dan Menjaga Kepercayaan Publik
Mahasiswi Asal Sambalagi  Suarakan Aspirasi Masyarakat, Dorong Transparansi dan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Harapan Pelaku Sektor Riel Setelah Konsolidasi Sektor Moneter dan Fiskal
Satresnarkoba Morowali Amankan Dua Pengedar Sabu 
Menuju Prajurit Berkualitas, Pangdam XV/Pattimura Tegaskan Pentingnya Seleksi Transparan dan Akuntabel
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:17 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Karhutla 

Rabu, 23 September 2026 - 11:57 WIB

Kompleksitas Gagasan Kuliah Gratis di Perguruan Tinggi Negeri (PTN)

Rabu, 23 September 2026 - 10:55 WIB

Sinergi Dekranas, PKK, dan Posyandu Didorong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM

Rabu, 23 September 2026 - 10:39 WIB

Beri Kuliah Pascasarjana Universitas Pertahanan, Bamsoet Ingatkan Kekuatan Negara Ditentukan Kemampuan Mengelola Konflik dan Menjaga Kepercayaan Publik

Rabu, 23 September 2026 - 10:33 WIB

Mahasiswi Asal Sambalagi  Suarakan Aspirasi Masyarakat, Dorong Transparansi dan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Berita Terbaru

Berita

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Karhutla 

Rabu, 23 Sep 2026 - 12:17 WIB