Mahasiswa Morowali Soroti Krisis Sosial-Ekologis di Balik Booming Tambang

- Penulis

Minggu, 13 Juli 2025 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,Yogyakarta-Geliat investasi yang begitu pesat di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, menjadi sorotan utama dalam sebuah dialog publik bertajuk “Morowali Booming Industri Pertambangan: Bagaimana Implikasinya?” yang digelar di Wisma Kagama, Yogyakarta. Acara ini diprakarsai oleh mahasiswa Morowali yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Pemuda Morowali di Yogyakarta (IP2MBY), serta didukung oleh Lembaga Riset CELYS.

Dialog ini menjadi ruang penting untuk membahas dinamika pertumbuhan ekonomi Morowali yang disebut meningkat secara signifikan berkat kehadiran industri pertambangan. Namun, di balik pertumbuhan tersebut, muncul berbagai persoalan krusial yang mulai dirasakan oleh masyarakat, terutama krisis ekosistem dan meningkatnya kesenjangan sosial.

Gunawan, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia yang menjadi salah satu pembicara, menyampaikan kekhawatiran mendalam tentang dampak jangka panjang dari masifnya industri tambang di Morowali.

“Acara ini menjadi momentum untuk mengkaji secara objektif, apakah betul-betul hadirnya industri di Morowali bertujuan untuk mensejahterakan rakyat? Ataukah hanya segelintir orang yang hanya memanfaatkan eksploitasi sumber daya alam yang ada di Morowali,” ujar Gunawan di Wisma Kagama UGM, Yogyakarta, Minggu (13/7).

Dengan masifnya pertumbuhan sektor industri tambang di Morowali saat ini, ia menegaskan bahwa ketergantungan berlebihan terhadap sektor tersebut tidak menjamin keberlanjutan pembangunan sosial. Menurutnya, sektor ekonomi kerakyatan seperti pertanian, perikanan, dan perkebunan justru mulai tergeser perlahan karena ekspansi tambang yang begitu agresif.

Baca Juga:  Wabup Iriane Iliyas Buka Konferensi Kabupaten PGRI Morowali Masa Bakti V Periode 2025-2030

“Kami, mahasiswa Morowali, tidak ingin masa depan pembangunan daerah hanya bertumpu pada industri tambang. Harus ada perhatian serius terhadap sektor-sektor kerakyatan yang selama ini menjadi sumber pencarian masyarakat lokal yang ada di Kabupaten Morowali,” lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, yang hadir secara daring melalui Zoom Meeting, menyampaikan bahwa pihaknya tetap terbuka terhadap investasi, khususnya di sektor pertambangan, selama tetap mematuhi aturan dan kebijakan yang berlaku.

“Pemda Morowali terbuka dengan investasi pertambangan selagi masih menaati aturan dan kebijakan yang ada. Pemda pun akan selalu mengawal jalannya investasi yang ada agar memberikan manfaat bagi masyarakat Morowali,” pungkasnya.

Tak hanya itu, Iksan juga sepakat dengan pandangan bahwa ke depannya Morowali tidak boleh sepenuhnya bergantung pada sektor industri tambang. Ia menilai perlunya diversifikasi ekonomi dengan memperkuat sektor-sektor produktif lain agar pembangunan Morowali lebih berkelanjutan dan inklusif.(*/PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Segelas Es Kelapa Muda Warga Polewali, Menumbuhkan Kebersamaan Satgas TMMD Ke-129 
Rangkul Tokoh Adat dan Tokoh Agama, Kapolres Morowali Perkuat Fondasi Kamtibmas Di Morowali
Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1311/Morowali, Berikan Edukasi di SMPN 2 Bungku Selatan  Tentang Program TMMD 
Presiden Prabowo, Jadikan Sidang Kabinet Paripurna Titik Evaluasi dan Penguatan Kinerja Memasuki Dua Tahun Pemerintahan
 Kades Umbele: Pembangunan Sangat Bermanfaat  Bagi Kami
Sinergitas TNI-Polri dan Masyarakat Percepat Pembangunan MCK Masjid Quba dalam TMMD Ke-129 Kodim 1311/Morowali
Persiapan Rapimnas FKPPI, Bamsoet Dorong Transformasi FKPPI Menjadi Kekuatan Strategis Pembangunan Bangsa
Bea Cukai Morowali Catat Kinerja Positif Semester I Tahun 2026, Penerimaan Negara Tembus Rp.904,92 Miliar dan Devisa Ekspor Capai Rp.236,16 Triliun
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:55 WIB

Segelas Es Kelapa Muda Warga Polewali, Menumbuhkan Kebersamaan Satgas TMMD Ke-129 

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:35 WIB

Rangkul Tokoh Adat dan Tokoh Agama, Kapolres Morowali Perkuat Fondasi Kamtibmas Di Morowali

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:06 WIB

Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1311/Morowali, Berikan Edukasi di SMPN 2 Bungku Selatan  Tentang Program TMMD 

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:59 WIB

Presiden Prabowo, Jadikan Sidang Kabinet Paripurna Titik Evaluasi dan Penguatan Kinerja Memasuki Dua Tahun Pemerintahan

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:53 WIB

 Kades Umbele: Pembangunan Sangat Bermanfaat  Bagi Kami

Berita Terbaru

Berita

 Kades Umbele: Pembangunan Sangat Bermanfaat  Bagi Kami

Selasa, 21 Jul 2026 - 10:53 WIB