Limbah Cair dan Matahari Lahirkan Energi Panel Surya di Kawasan Industri IMIP

- Penulis

Sabtu, 28 Desember 2024 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan pancaran sinar matahari. (ist)

 

 

dteksinews, Morowali – Berbagai cara telah dilakukan oleh PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) untuk mendorong pemanfaatan energi bersih khususnya di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.Sabtu(28/12/2024)

Salah satunya dengan meningkatkan kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan pancaran sinar matahari yang melimpah di Bumi Tepe Asa Moroso dan memanfaatkan limbah cair.

Kawasan Industri IMIP bersama PT Tsinghsan sebagai salah satu tenant, saat ini sedang membangun PLTS di atas jalur kanal Fatufia yang melintasi sejumlah titik di dalam kawasan.

Kanal Fatufia di dalam kawasan IMIP selama ini difungsikan untuk mengalirkan air bahang. Air bahang adalah air laut yang telah digunakan untuk mendinginkan mesin PLTU dan dibuang kembali ke laut.

Untuk sementara ini, jumlah panel surya yang terpasang di PLTS kanal Fatufia sebanyak 2.190 unit. Program ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung target Indonesia mencapai nol emisi bersih atau Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

“Pekerjaan dalam pembangunan PLTS kanal Fatufia masih sementara berlangsung. Kami menargetkan akan segera beroperasi pada awal tahun 2025. Proyek ini juga merupakan pemanfaatan lahan di dalam kawasan industri IMIP untuk upaya mengurangi emisi karbon,” ungkap Faldy Pratama La’lang, engineer Departemen Environment PT Tsinghsan, Selasa (10/12).

Baca Juga:  Proyek Milliaran di BKPSDMD Morowali,Diduga Menggunakan Meterial Ilegal 

Energi sistem PLTS kanal Fatufia bersumber dari radiasi matahari, melalui konversi sel fotovoltaik dan limbah cair atau air bahang.

Seiring dengan hal tersebut, Faldy Pratama selaku Tim Engineer Environment PT Tsinghsan juga menyampaikan bahwa luas pemanfaatan lahan dalam pembangunan PLTS kanal Fatufia itu 4.386 meter persegi, dengan memiliki panjang 255 meter dan lebar 17.2 meter.

Dengan jumlah panel 2.190 unit, diperkirakan kapasitas energi yang dihasilkan PLTS kanal Fatufia kurang lebih 1,27 MegaWatt peak (mWp), dengan spesifikasi output memiliki tegangan 4 phase 300 Kilowatt.

Adapun pemanfaatan dari aliran energi yang ramah lingkungan tersebut akan digunakan di Gedung perkantoran dan area untuk industri di beberapa perusahaan yang ada di dalam kawasan IMIP. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JMSI Gelar Rakornas Tahun 2026 di Banten 
Truk Muat Ekskavator Terperosok di Jalur Perbatasan Sulteng–Sultra
Hadiri HUT ke-70, Bamsoet Apresiasi Peluncuran Delapan Buku Yusril Ihza Mahendra sebagai Warisan Intelektual Bangsa
Kepala BKN: Vaksinasi HPV Bukti Konkrit BKN Peduli Kesehatan dan Produktivitas ASN Perempuan
Kecelakaan Kerja di Bungku Tengah, Polisi Imbau Penerapan K3
Gempa Bumi 6.5 Mag, Terjadi  di Pacitan- Jawa Timur 
Mabes TNI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan Teken MoU Sektor Kelautan dan Perikanan
Wakil Panglima TNI,Hadiri Pelantikan Hakim Mahkamah Konstitusi dan Wakil Menteri Keuangan di Istana Negara
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:55 WIB

JMSI Gelar Rakornas Tahun 2026 di Banten 

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:03 WIB

Truk Muat Ekskavator Terperosok di Jalur Perbatasan Sulteng–Sultra

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:00 WIB

Hadiri HUT ke-70, Bamsoet Apresiasi Peluncuran Delapan Buku Yusril Ihza Mahendra sebagai Warisan Intelektual Bangsa

Sabtu, 7 Februari 2026 - 02:26 WIB

Kecelakaan Kerja di Bungku Tengah, Polisi Imbau Penerapan K3

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:51 WIB

Gempa Bumi 6.5 Mag, Terjadi  di Pacitan- Jawa Timur 

Berita Terbaru

Berita

JMSI Gelar Rakornas Tahun 2026 di Banten 

Sabtu, 7 Feb 2026 - 13:55 WIB