Kepala BSKDN Tekankan Kebaruan Jadi Kriteria Penting Penilaian Inovasi

- Penulis

Rabu, 18 Juni 2025 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Jakarta-Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo menekankan, unsur kebaruan atau novelty menjadi salah satu kriteria penting dalam penilaian inovasi pada ajang Inovboyo yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Hal itu disampaikan Yusharto secara virtual dalam acara Sosialisasi Inovboyo Award Kota Surabaya Tahun 2025 dari Ruang Video Conference BSKDN pada Selasa, 17 Juni 2025.

Dia menjelaskan, kebaruan bukan berarti inovasi tersebut belum pernah ada sama sekali. Namun, kebaruan dapat dilihat dari jumlah penerima manfaat yang meningkat. Dia menekankan pentingnya melihat inovasi dari perspektif penerima manfaat. “Kalau baru kemarin itu ada sekitar 3 kelompok masyarakat mungkin yang menerima manfaat, novelty bisa ditingkatkan dengan jumlah penerima manfaat bisa menjadi 4 atau 5. Ini sudah masuk dalam kategori ada novelty,” katanya.

Yusharto juga menekankan pentingnya kemanfaatan inovasi bagi daerah dan masyarakat. Menurutnya, inovasi yang baik harus dapat meningkatkan perekonomian, daya saing daerah, serta mendukung demokratisasi. Dari sisi masyarakat, inovasi perlu memberikan kemudahan dalam layanan publik, peningkatan pendapatan, hingga akses dalam menyampaikan aspirasi.

Kriteria inovasi lain yang juga menjadi perhatian BSKDN, yakni tidak membebani Pemerintah daerah (Pemda) maupun masyarakat, tidak menimbulkan pembatasan, berada dalam kewenangan daerah, dan dapat direplikasi. “Mudah-mudahan kriteria ini tetap menjadi acuan utama dalam perlaksanaan Inovboyo,” imbuhnya.

Baca Juga:  BSKDN Kemendagri dan BRIN Bahas Hasil Survei Data Dasar Kehidupan Beragama untuk Penguatan Kebijakan Publik

Dia menjelaskan berbagai prinsip dalam inovasi daerah, di antaranya efisiensi, efektivitas, perbaikan kualitas pelayanan, dan tidak menimbulkan konflik kepentingan. Selain itu ada juga berorientasi pada kepentingan umum, dilakukan secara terbuka, memenuhi nilai kepatuhan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Yusharto menjelaskan bahwa seluruh kriteria dan prinsip tersebut telah tercakup dalam pengukuran Indeks Inovasi Daerah (IID) yang mengacu pada 8 dimensi dan 36 indikator. Menurutnya salah satu tantangan dari Inovboyo adalah hilirisasi inovasi. Tantangan ini dapat diatasi dengan membentuk inkubasi agar inovasi yang dihasilkan dapat dirasakan manfaatnya secara konkret oleh masyarakat. Dia juga menekankan pentingnya memfasilitasi secara komprehensif kepada para inovator.

“Tentu ini harus melalui proses untuk bisa dilakukan upaya-upaya diantaranya inkubasi melalui pelatihan, pemberian ruang untuk memulai usaha dan sebagainya,” jelasnya.

Dirinya berharap, melalui gelaran ini, inovasi dari para inovator di Kota Surabaya dapat termanfaatkan dengan baik. “Sehingga hasil-hasil pemikiran yang disampaikan oleh para inovator kita, benar-benar terhilirisasi sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara luas,” tandasnya.(*/PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tohirin, SE Resmi Mendaftar Sebagai Bakal Calon Kepala Desa Korobonde 
Jaksa Agung Instruksikan Kejati Sulteng Kejar Korupsi Besar dan Selamatkan Aset Negara
Gubernur Sulteng Lantik 10 Kepala OPD, Salah Satunya Muhammad Syahrur Syam  
Presiden Prabowo Tingkatkan Akses Telekomunikasi Terhubung dengan Dunia Digital
Presiden Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan, Bangun Ekosistem Perikanan Modern dari Pesisir
Presiden Prabowo, Disambut Hangat Diaspora Indonesia dan  Curi Perhatian dengan Mobil Maung
Presiden Prabowo Terima Laporan Percepatan Reformasi Polri
Uji Sidang Terbuka Doktoral Ilmu Kepolisian PTIK tentang Bahaya Radikalisme di Tubuh Polri, Bamsoet Dorong Penguatan Ideologi di Polri
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:07 WIB

Jaksa Agung Instruksikan Kejati Sulteng Kejar Korupsi Besar dan Selamatkan Aset Negara

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:31 WIB

Gubernur Sulteng Lantik 10 Kepala OPD, Salah Satunya Muhammad Syahrur Syam  

Senin, 11 Mei 2026 - 10:36 WIB

Presiden Prabowo Tingkatkan Akses Telekomunikasi Terhubung dengan Dunia Digital

Senin, 11 Mei 2026 - 05:15 WIB

Presiden Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan, Bangun Ekosistem Perikanan Modern dari Pesisir

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:59 WIB

Presiden Prabowo, Disambut Hangat Diaspora Indonesia dan  Curi Perhatian dengan Mobil Maung

Berita Terbaru

Morowali

Bersama Anwar Hafid, Bupati Morowali Tekankan Kesiapan Porprov

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:42 WIB