Kepala BSKDN: Smart Governance Berawal dari Inovasi Daerah yang Berdampak

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo,(FOTO:IST)


dteksinews,Tangerang- Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo menegaskan bahwa inovasi daerah merupakan fondasi utama dalam mewujudkan smart governance yang berkelanjutan. Menurutnya, tata kelola pemerintahan yang cerdas tidak cukup hanya mengandalkan digitalisasi layanan, tetapi juga harus didukung kebijakan yang adaptif, kolaboratif, dan berbasis bukti.

Demikian disampaikan Yusharto saat menerima penghargaan Excellence Leadership Innovation in Smart Governance for Urban Sustainability pada ajang Anugerah Penghargaan Smart City, Innovation Construction & Sustainable Living 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City Tangerang pada Jumat, 10 Juli 2026.Dalam

Yusharto mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas komitmen BSKDN dalam mendorong transformasi tata kelola pemerintahan. Namun demikian, penghargaan itu juga menjadi amanah untuk terus memperkuat peran BSKDN sebagai penggerak lahirnya kebijakan publik yang inovatif dan berdampak bagi masyarakat.

“Penghargaan ini bukanlah garis akhir dari sebuah perjalanan, melainkan amanah untuk terus memperkuat transformasi tata kelola pemerintahan yang inovatif, adaptif, kolaboratif, dan berbasis bukti. Penghargaan ini sesungguhnya juga menjadi milik seluruh pemerintah daerah yang setiap hari menghadirkan berbagai solusi bagi masyarakat melalui inovasi,” ujar Yusharto.Dalam

Sementara itu, dia menjelaskan, tantangan pembangunan perkotaan saat ini semakin kompleks seiring meningkatnya urbanisasi. Persoalan seperti kemacetan, kebutuhan perumahan, pengelolaan sampah, pencemaran lingkungan, perubahan iklim, hingga tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat dan transparan menuntut pemerintah menghadirkan kebijakan yang lebih inovatif.

Menurut Yusharto, kondisi tersebut tidak dapat dijawab melalui pendekatan birokrasi konvensional. Pemerintah membutuhkan kebijakan yang berbasis data, didukung teknologi digital, serta dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.

Baca Juga:  PGN Percepat Penguatan Infrastruktur Gas, Jawab Tantangan Distribusi dan Akses Energi Nasional

Dalam konteks tersebut, Yusharto menegaskan, inovasi daerah merupakan fondasi penting bagi pembangunan nasional. Karena itu, Kemendagri terus membangun ekosistem inovasi melalui pembinaan, pengukuran, pendampingan, serta diseminasi berbagai praktik terbaik yang dikembangkan pemerintah daerah.

Upaya tersebut menunjukkan hasil yang signifikan. Jumlah inovasi daerah yang dilaporkan pemerintah daerah terus mengalami peningkatan, dari 3.718 inovasi pada 2018 menjadi 36.742 inovasi pada 2025. Peningkatan hampir sepuluh kali lipat tersebut menunjukkan bahwa inovasi telah berkembang menjadi budaya kerja pemerintahan di berbagai daerah.

“Di balik puluhan ribu inovasi tersebut terdapat pengalaman, pembelajaran, dan solusi yang telah terbukti menjawab persoalan masyarakat. Tugas kami adalah memastikan seluruh praktik baik itu diolah menjadi pengetahuan kebijakan, dianalisis secara ilmiah, lalu diterjemahkan menjadi rekomendasi kebijakan yang dapat direplikasi secara nasional,” jelasnya.

Dia menambahkan, BSKDN akan terus memperkuat fungsinya sebagai government think tank di lingkungan Kemendagri. Melalui pemanfaatan policy foresight, kecerdasan artifisial (artificial intelligence), analitik data, serta evaluasi kebijakan berbasis bukti, BSKDN berupaya menghasilkan rekomendasi kebijakan yang mampu menjawab tantangan pembangunan saat ini maupun masa depan.

Dirinya juga menegaskan bahwa konsep smart governance tidak boleh dipahami sebatas digitalisasi pelayanan publik atau penggunaan aplikasi pemerintahan.

“Smart governance adalah kemampuan pemerintah mengambil keputusan berbasis data, mengintegrasikan lintas sektor, memperkuat partisipasi publik, memanfaatkan kecerdasan artifisial dan analitik data, serta membangun kolaborasi antarpemerintah dan multipihak,” tegasnya.(***)

Sumber: Humas BSKDN

Editor:Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Iksan Launching Pekan Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan serta Perikanan di Bungku Selatan
Bamsoet: Munas FKPPI Akan Mengesahkan GBHP dan Tetapkan Secara Aklamasi Titiek Soeharto Ketua Umum FKPPI 2026-2031 di Jakarta
Bupati Iksan Siapkan Rp30 Miliar untuk Aspal Jalan Lingkar Wilayah Utara Pulau Paku
Bupati Iksan: Hari Libur Tetap Kerja, Pemkab Morowali Fokus Tuntaskan Program Pelayanan Masyarakat
Pasar Murah Diluncurkan di Bungku Selatan, Pemkab Morowali Distribusikan 10.000 Paket Sembako
Margarito Perkirakan Januari 2027 Wapres Baru, Begini Skenarionya!
Lewat Sosialisasi, Pemkab Morowali bersama PT Vale dan Dishut Sulteng Bahas Mekanisme Penyelesaian Kawasan Hutan
Presiden Prabowo Perintahkan Revitalisasi Stasiun Gambir, Kawasan Monas, dan Pengembangan Kereta Api di Bali
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 01:37 WIB

Bupati Iksan Launching Pekan Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan serta Perikanan di Bungku Selatan

Sabtu, 7 November 2026 - 10:15 WIB

Bamsoet: Munas FKPPI Akan Mengesahkan GBHP dan Tetapkan Secara Aklamasi Titiek Soeharto Ketua Umum FKPPI 2026-2031 di Jakarta

Sabtu, 7 November 2026 - 05:06 WIB

Bupati Iksan Siapkan Rp30 Miliar untuk Aspal Jalan Lingkar Wilayah Utara Pulau Paku

Sabtu, 7 November 2026 - 04:59 WIB

Bupati Iksan: Hari Libur Tetap Kerja, Pemkab Morowali Fokus Tuntaskan Program Pelayanan Masyarakat

Sabtu, 7 November 2026 - 04:26 WIB

Margarito Perkirakan Januari 2027 Wapres Baru, Begini Skenarionya!

Berita Terbaru