Jaga Kelestarian Pesisir, IMIP Edukasi Konservasi Mangrove Sejak Dini

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali- Mangrove bukanlah sekadar pohon. Selain menjadi perisai pantai dalam kelestarian ekosistem pesisir, juga penyerap karbon yang merangkul bumi dari ancaman krisis iklim. Sebagai bentuk kepedulian terhadap keberadaan mangrove, PT Dexin Steel Indonesia (DSI) sebagai salah satu perusahaan dalam kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), menggelar edukasi konservasi kawasan pesisir.Senin(15/9/2025)

Event kolaborasi dengan Departemen Corporate Social Responsibility (CSR) PT IMIP tersebut diikuti sekitar 40 murid kelas 6 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kurisa didampingi para guru. Tim Departemen Health, Safety and Environmental (HSE) PT DSI memperkenalkan jenis, manfaat dan upaya merawat mangrove. Para murid menyimak dengan penuh antusias. Gerakan pendidikan lingkungan sejak dini itu bukan hanya tentang menanam, tapi menabur benih kesadaran menjaga harmoni antara manusia dan alam.

Direktur PT DSI, Wang San Bo, yang hadir di lokasi kegiatan pada area Kafe Mangrove, Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah, mengungkapkan, pihaknya ingin mengembangkan prinsip keseimbangan antara kebutuhan menjalankan operasional perusahaan dan visi menjaga lingkungan. Sebagai bagian dari program konservasi pesisir, edukasi ini diharapkan menumbuhkan kepedulian masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan berkelanjutan dan memertahankan kelestarian alam. “Melindungi lingkungan hidup adalah visi utama kami. Mari menanam mangrove untuk menyaring air laut, serta sebagai penjaga iklim dan ekologi. Dengan menanam, kita akan menjaga serta merawat bumi,” ajak Wang San Bo, didampingi Manajer Departemen HSE PT DSI, Sun Hai Ning, Senin (15/09/2025).

Kepala SDN Kurisa, Ismawati Musa, menyambut baik kegiatan edukatif bagi para siswa mengenai konservasi mangrove. Menurut Ismawati, edukasi di area terdekat dari ekosistem mangrove dapat memberikan pemahaman konkret tentang pemeliharaan kawasan pesisir. Selain itu, peserta didik dapat mulai mengerti dengan baik manfaat tumbuhan dari genus rhizophora tersebut, seperti mencegah intrusi air laut dan tempat penyimpanan karbon dioksida (CO2). “Kegiatan edukasi sangat penting bagi anak-anak karena selaras dengan program pembelajaran kurikulum sekolah. Mereka dapat belajar tidak hanya di kelas tetapi secara langsung mengenal penanaman dan pemeliharaan,” kata Ismawati.

Baca Juga:  Langkah Hijau IMIP Tanam Mangrove, Menjaga Keberlanjutan Lingkungan

Kolaborasi CSR Bersama Pemerintah Desa Terapkan Ekonomi Hijau

Selain dengan tenant, kegiatan edukasi serupa juga berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Fatufia. Staf Community Development CSR IMIP, Agus Sepriyanto, mengatakan, pemahaman tentang upaya pelestarian area pesisir merupakan langkah hijau yang perlu ditanamkan sejak dini, khususnya dengan menanam bakau dan tidak membuang sampah di laut. “Selain bagi anak-anak, juga kita semua yang telah lebih dulu mengenal mangrove perlu terlibat aktif. Mari menjaga dan melestarikan ekosistem tanaman ini untuk kehidupan lebih baik,” ajak Agus.

Sebagai rangkaian program konservasi pesisir, kegiatan edukasi akan dilanjutkan dengan penanaman 1.000 bibit mangrove bersama karyawan PT DSI, Tim CSR dan Environmental PT IMIP serta “Sama Serumpun”, kelompok warga pembibit dari Dusun Kurisa. Ke depan, komunitas ini akan menjadi garda terdepan pembibitan pohon bakau di wilayah tersebut. Kegiatan itu akan dikembangkan menjadi salah satu aktivitas mata pencaharian warga. “Peran utama mangrove tidak hanya menahan abrasi. Semoga program ini berkelanjutan dan banyak diikuti sebagai bentuk penerapan ekonomi hijau yang memberikan sumber pendapatan bagi masyarakat,” harap Kepala Seksi Pemerintahan Desa Fatufia, Sandi. (*/PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MIND ID Tegaskan Dukungan Penuh Bagi PT Vale di Pomalaa, Perkuat Kepastian Investasi dan Hilirisasi Berkelanjutan
Dinkes Sulteng dan Pemkab Morowali Perkuat Pembudayaan Hidup Sehat Melalui GERMAS
Wakili Bupati Morowali, Asisten III Afridin, Buka Kegiatan Peningkatan dan Monitoring Pembudayaan Hidup Sehat
Polsek Cengkareng Gagalkan Peredaran 2.500 Butir Obat Keras Daftar G, Satu Pengedar Diamankan
Pemerintah  Minta Warga Lapor Jika KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan 
Polres Morowali, Berhasil Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan di Penginapan LIA Desa Lalampu 
Wairjenad Serahkan Paket Makanan Bergizi kepada Warga Umbele 
Menkomdigi:Stop Rekam Orang Diam-diam Termasuk Diruang Publik, Langgar UU PDP dan Etika 
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:00 WIB

MIND ID Tegaskan Dukungan Penuh Bagi PT Vale di Pomalaa, Perkuat Kepastian Investasi dan Hilirisasi Berkelanjutan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Dinkes Sulteng dan Pemkab Morowali Perkuat Pembudayaan Hidup Sehat Melalui GERMAS

Rabu, 5 Agustus 2026 - 05:08 WIB

Wakili Bupati Morowali, Asisten III Afridin, Buka Kegiatan Peningkatan dan Monitoring Pembudayaan Hidup Sehat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Polsek Cengkareng Gagalkan Peredaran 2.500 Butir Obat Keras Daftar G, Satu Pengedar Diamankan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Pemerintah  Minta Warga Lapor Jika KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan 

Berita Terbaru