Ini Kebijakan Transformasi  Budaya Kerja Dan Efisiensi  Energi, Pemerintah Pusat

- Penulis

Rabu, 1 April 2026 - 01:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Kabinet Indonesia Teddy Indra Wijaya (foto:dok pribadi Teddy)

 

dteksinews, Jakarta- Pemerintah Pusat  melakukan kebijakan transformasi budaya kerja  dan efisiensi energi.Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Indonesia  Teddy Indra Wijaya  melalui  keterangan  tertulisnya. Rabu(1/4/2026)

Menurut  Teddy, kebijakan transformasi budaya kerja  dan efisiensi energi berlaku mulai tanggal  1 April 2026.

1. Kondisi Umum:

– Ekonomi Indonesia stabil & kuat

– Stok BBM aman, Fiskal terjaga

– Situasi global jadi momentum untuk penyesuaian pemakaian energi secara wajar dan bijak.

2. WFH Nasional:

– ASN WFH 1 hari/minggu (setiap Jumat).

– Swasta dianjurkan mengikuti.

Tujuan: efisiensi, digitalisasi, kurangi mobilitas.

3. Sektor Tetap Normal:

– Sektor layanan publik seperti kesehatan, keamanan, kebersihan, serta sektor strategis seperti industri/produksi, energi, air, bahan pokok, makanan/minuman, perdagangan, transportasi, logistik, dan keuangan tetap WFO.

– Sekolah tetap tatap muka normal.

4. Efisiensi Besar-Besaran:

– Perjalanan dinas: Dalam negeri ↓ 50%, Luar negeri ↓ 70%.

Baca Juga:  PWI Morowali Tolak RUU Penyiaran

– ⁠Pembatasan penggunaan kendaraan dinas. Dorong transportasi publik.

5. Refocusing anggaran:

– Rp121–130 Triliun dialihkan ke program prioritas, termasuk pemulihan Sumatera.

6. Pembelian BBM Subsidi:

– Pakai barcode MyPertamina. Maks 50 liter/hari (non-angkutan umum).

7. Harga BBM subsidi dan non subsidi: Tidak ada perubahan.

8. Makan Bergizi Gratis:

– Fokus 5 hari/minggu kecuali untuk kelompok tertentu seperti asrama, daerah 3T, dan daerah dengan tingkat stunting tinggi. Potensi efisiensi: Rp20 Triliun.

“Sekali lagi, pemerintah mengajak seluruh masyarakat dan dunia usaha mari terus berpartisipasi dalam mendukung langkah-langkah transformasi budaya kerja ini, mari tetap tenang, mari tetap produktif, semua terkendali. Dan apa yang disampaikan di sini sifatnya dinamis, nanti apabila ada perubahan pasti akan disampaikan oleh pemerintah secara cepat.”ujar Teddy (red/dteksinews)

 

Sumber: Seskab

Editor: Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tongkat Komando Beralih, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta Jabat Danrem 132/Tadulako
Skandal! Dugaan Laba Palsu Telkom Dengan Rp.5 Triliun Transaksi Fiktif
Peresmian Rumah Singgah Brigif TP 84/UA, Meningkatkan Kesejahteraan Prajurit
Tanamkan Nilai Positif Sejak Dini, Polisi Sosialisasi Bahaya Kenakalan Remaja
Dari Banyuwangi ke Gerbang Istana: Mengenal Mayor Jenderal Choirul Anam, Sosok Kepercayaan Pengawal Presiden
Rivalitas Politik Hendaknya Tidak Destruktif Terhadap Stabilitas Negara dan Pemerintah 
Masyarakat  Serbu Bazar di Monas  
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas,Bahas Kebijakan Ekonomi  dan Energi 
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 01:31 WIB

Ini Kebijakan Transformasi  Budaya Kerja Dan Efisiensi  Energi, Pemerintah Pusat

Selasa, 31 Maret 2026 - 00:50 WIB

Skandal! Dugaan Laba Palsu Telkom Dengan Rp.5 Triliun Transaksi Fiktif

Senin, 30 Maret 2026 - 22:43 WIB

Peresmian Rumah Singgah Brigif TP 84/UA, Meningkatkan Kesejahteraan Prajurit

Senin, 30 Maret 2026 - 09:52 WIB

Tanamkan Nilai Positif Sejak Dini, Polisi Sosialisasi Bahaya Kenakalan Remaja

Senin, 30 Maret 2026 - 07:42 WIB

Dari Banyuwangi ke Gerbang Istana: Mengenal Mayor Jenderal Choirul Anam, Sosok Kepercayaan Pengawal Presiden

Berita Terbaru

Bisnis

IMIP Topang Fiskal Negara, Tingkatkan Ekspor dan Ekonomi 

Selasa, 31 Mar 2026 - 12:54 WIB

Internasional

Bamsoet Kutuk Keras Serangan di Lebanon Tewaskan Tiga Prajurit TNI

Selasa, 31 Mar 2026 - 11:32 WIB