IMIP-UNIDO Akselerasi Tranformasi Industri Hijau Berkelanjutan

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali- Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) resmi merealisasikan kesepakatan kerja sama. Fusi dalam program mewujudkan kawasan industri berkelanjutan itu sekaligus menandai langkah substantif kedua pihak mengimplementasikan deklarasi bersama pembangunan rantai industri mineral. Delegasi UNIDO, Kementerian Perindustrian Indonesia, Asosiasi Nikel Internasional, Asosiasi Pertambangan Nikel Indonesia, serta perwakilan perusahaan hulu dan hilir industri nikel, termasuk mitra hingga lembaga keuangan turut menjadi saksi momen bersejarah tersebut, Sabtu (17/01/2026) lalu.Selasa (20/1/2026)

Dalam tiga tahun ke depan, IMIP dan UNIDO akan bekerja sama dalam empat bidang utama. Mulai dari akselerasi pembangunan kawasan industri berbasis ekologi, penataan rantai pasok mineral hijau, pengembangan masyarakat, serta peningkatan keahlian. Di bawah arahan UNIDO, IMIP akan mengikuti standar Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dan sistem internasional dalam mengondisikan lingkungan sekitar konsesi, masyarakat, perusahaan yang beroperasi di kawasan dan para mitra pada setiap mata rantai industri. Tujuannya untuk bersama membangun proyek percontohan kawasan industri berkelanjutan yang dapat dicontoh sekaligus mencapai target sesuai standar PBB dan visi “Indonesia Emas 2045”. Proyek kerja sama itu juga menyerukan inisiatif bersama bagi perusahaan-perusahaan di dalam kawasan untuk turut berkontribusi dalam mewujudkan proyeksi tersebut.

Managing Director of the Directorate of Technical Cooperation and Sustainable Industrial Development UNIDO, Ciyong Zou, bersama rombongan melakukan kunjungan lapangan ke pabrik produksi, pelabuhan, museum, pusat pengalaman keselamatan (safety experience hall), dan lokasi lainnya. Mereka meninjau secara rinci langkah-langkah konkret terkait pengurangan karbon dan emisi, keselamatan, serta perlindungan lingkungan dalam proses peleburan dan pengolahan bijih nikel. Sekaligus menyaksikan secara langsung capaian kawasan dalam produksi hijau, inovasi teknologi, dan tata kelola ESG. “Kami kagum melihat perkembangan pesat di kawasan IMIP dan mengapresiasi upaya aktif pengelola dalam menjalankan tanggung jawab sosial serta mendorong pengembangan masyarakat. Kunjungan lapangan ini membuat UNIDO melihat potensi besar IMIP dalam membangun kawasan industri berkelanjutan. Kami yakin kerja sama ini akan memberikan contoh nyata bagi kawasan industri berkelanjutan lainnya di dunia,” kata Zou.

Baca Juga:  Bupati Iksan Rayakan Idul Adha Perdana di Kepulauan  

Sementara itu Perwakilan Kementerian Perindustrian, Rahmayanti, mengaku, sejak tahun 2020, Pemerintah Indonesia dan UNIDO telah melaksanakan Global Eco-Industrial Parks Programme (GEIPP) dan meraih hasil baik. Kapasitas UNIDO dalam peningkatan efisiensi energi, identifikasi jalur penurunan emisi, serta pembangunan sistem simbiosis industri sangat penting untuk mempercepat transformasi industri hijau dan pengembangan hilirisasi sumber daya mineral, sangat penting bagi Indonesia. “Kami berharap kerja sama ini dapat mencapai keberhasilan dan menjadi contoh transformasi serta peningkatan kawasan industri berbasis hilirisasi sumber daya alam. Semoga pengalaman ini dapat direalisasikan pada kawasan industri lain,” timpal Rahmayanti.

Optimistis atas kerja sama kedua pihak disampaikan Wakil CEO Eternal Tsingshan Group, Zhang Fan. Pria yang juga menjabat sebagai Direktur PT IMIP itu meyakini, pihaknya dapat membangun model baru kawasan industri berkelanjutan yang aman, sehat, hijau, inklusif, dapat direplikasi, dan dipromosikan. “IMIP akan memanfaatkan kapasitas internasional UNIDO bersama para mitra rantai industri untuk mendorong transformasi hijau rendah karbon serta penguatan kapasitas tata kelola, meningkatkan infrastruktur dan kemampuan pada pelayanan publik, juga menjadikan Morowali sebagai percontohan dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia hingga memberi manfaat bagi masyarakat,” komitmen Zhang Fan, Selasa (20/01/2026).

 

Seperti diketahui, IMIP berada di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia. Kawasan ini memiliki rantai industri besar di dunia. Sebagai proyek unggulan dari Inisiatif Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative), kawasan ini bertujuan mendorong terciptanya transformasi Indonesia dari ekspor sumber daya menuju manufaktur bernilai tinggi, meningkatkan posisi dalam rantai industri energi baru global, serta menjadi model kerja sama Tiongkok–Indonesia, serta pembangunan berkelanjutan di tingkat regional. (*/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menuju Prajurit Berkualitas, Pangdam XV/Pattimura Tegaskan Pentingnya Seleksi Transparan dan Akuntabel
TNI Hadir Membawa Manfaat Ekonomi, Bazar Murah Semarakkan HUT ke-81
Kecanduan Beli Sabu, Pelaku Curanmor Curi Motor Tetangga
Menerima Kunjungan Persahatan Duta Besar Maroko untuk Indonesia, Bamsoet Dorong Peningkatan Kerja Sama Ekonomi Indonesia dan Maroko
Dimulai Serentak Hari Ini, Prof. Zudan Pastikan Sistem CAT BKN Jamin Transparansi SKD Sekolah Kedinasan
Teknologi dan Praktik Berkelanjutan PT Vale Dorong Transformasi Industri Pertambangan di Morowali
Pemerintah Lunasi Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun
Hutang obligasi BLBI, Diselesaikan dalam 2 Tahun Pertama Pemerintahan Presiden Prabowo
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 12:37 WIB

Menuju Prajurit Berkualitas, Pangdam XV/Pattimura Tegaskan Pentingnya Seleksi Transparan dan Akuntabel

Selasa, 22 September 2026 - 12:18 WIB

TNI Hadir Membawa Manfaat Ekonomi, Bazar Murah Semarakkan HUT ke-81

Selasa, 22 September 2026 - 10:53 WIB

Kecanduan Beli Sabu, Pelaku Curanmor Curi Motor Tetangga

Selasa, 22 September 2026 - 10:42 WIB

Menerima Kunjungan Persahatan Duta Besar Maroko untuk Indonesia, Bamsoet Dorong Peningkatan Kerja Sama Ekonomi Indonesia dan Maroko

Selasa, 22 September 2026 - 10:35 WIB

Dimulai Serentak Hari Ini, Prof. Zudan Pastikan Sistem CAT BKN Jamin Transparansi SKD Sekolah Kedinasan

Berita Terbaru

Berita

Kecanduan Beli Sabu, Pelaku Curanmor Curi Motor Tetangga

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:53 WIB