IMIP Tegaskan Komitmen Dukung Transformasi Industri Nikel yang Tangguh dan Berkelanjutan

- Penulis

Senin, 23 Juni 2025 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali-Di tengah tekanan harga komoditas global dan percepatan kebijakan hilirisasi nasional, kawasan industri nikel memainkan peran sentral dalam mendorong transformasi industri di Indonesia. Ekosistem industri strategis diyakini menjadi tulang punggung hilirisasi nikel berbasis nilai tambah dan keberlanjutan.Senin(23/6/2025)

“Sebagai ekosistem industri strategis, Kawasan IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) berkomitmen mendukung transformasi industri nikel Indonesia, dari orientasi bahan mentah menuju industri yang mandiri, hijau, dan kompetitif secara global,” ujar Emilia Bassar, Direktur Komunikasi PT IMIP, melalui pernyataan resminya, Senin (23/06/2025).

Dengan lebih dari 30 tenant yang terintegrasi dalam rantai pasok hulu-hilir, mulai dari pengolahan bijih nikel, produksi stainless steel, baja karbon, hingga bahan baku baterai kendaraan listrik, IMIP telah berkembang dari kawasan industri menjadi motor industrialisasi nasional, dengan kontribusi besar terhadap ekspor, penyerapan tenaga kerja yang saat ini telah mencapai 85.000 orang, dan pembangunan wilayah timur Indonesia.

Fluktuasi harga nikel global sepanjang 2024–2025 memberikan tantangan nyata bagi keberlanjutan industri. Menyadari risiko tersebut, IMIP berupaya menyusun langkah mitigasi pada segala aspek potensi dampak yang akan muncul.

“Langkah antisipatif ini memungkinkan kawasan untuk menjaga stabilitas sosial dan hubungan industrial, memberikan respons cepat terhadap potensi gejolak sosial, memastikan bahwa proses industrialisasi tetap berpijak pada aspek keadilan dan perlindungan pekerja,” jelas Emilia Bassar.

Transformasi industri tidak hanya soal nilai tambah, tetapi juga keberlanjutan. IMIP secara bertahap mendorong para tenant dan mitra industrinya untuk menerapkan prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG). Upaya ini mencakup efisiensi energi, pengelolaan limbah, tanggung jawab sosial perusahaan, dan transparansi tata kelola.

Baca Juga:  IMIP Kirim 36 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Bencana Aceh Sumatera

Terkait efisiensi energi, saat ini sebagian alat berat di Kawasan IMIP telah menggunakan dump truck bertenaga listrik sebanyak 80 unit, dan wheel loader listrik sebanyak 72 unit. Saat ini juga, direncanakan pembangunan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) yang berkapasitas hingga 200 MW.

Sebelum itu, bersama Tsingshan Group, IMIP memasang jaringan panel surya sebanyak 2.190 unit, yang ditempatkan di jaringan kanal Fatufia. Kapasitas dari jaringan panel surya itu diperkirakan melebihi 1,27 MW. Listrik yang dihasilkan kemudian dialirkan untuk menunjang kebutuhan listrik pada operasional kantor.

“Kami percaya bahwa industri yang tangguh adalah industri yang berkelanjutan, yang memperhatikan dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar,” lanjut Emilia Bassar.

IMIP juga menekankan pentingnya kolaborasi multi-pihak, termasuk pemerintah pusat dan daerah, serikat pekerja, masyarakat lokal, serta pelaku industri guna memastikan kawasan tetap stabil dan inklusif. Komunikasi intensif secara terus menerus dan kerja sama lintas sektor telah menjadi mekanisme penting dalam menjaga keharmonisan kawasan.

Sebagai salah satu kawasan industri yang ada di Indonesia, IMIP akan terus memainkan peran strategis dalam membentuk masa depan industri nikel nasional, dengan semangat keberlanjutan, inklusivitas, dan daya saing global. Ke depan, IMIP tidak hanya ingin menjadi pusat produksi, tetapi juga contoh industrialisasi yang adil dan berkelanjutan bagi Indonesia. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hebat ! Babinsa Bahodopi Inovatif, Sulap Sampah Plastik Jadi Solar B-40
JMSI Sulawesi Tengah, Kecam Pernyataan Mantan Direktur RSUD Undata Hina Jurnalis
Buruh SMIP Rayakan May Day dengan Tanam 1.001 Mangrove di Morowali
CSR IMIP Perkuat Kemandirian Ekonomi Petani Lokal
Saat Apel Pagi, Bupati Morowali Ingatkan ASN Jalankan Pemerintahan Sesuai Aturan
Demo Jilid II,AMKI Ancam Duduki Kantor PT IHIP
Batalyon Parako 466 Pasgat,  Bawa 8  Jenazah Korban Heli PK-CFX Matthew Air Nusantara 
Yon Parako 466 Pasgat Bantu Pencarian Helikopter PK-CFX Lost Contact di Kabupaten Sekadau
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:50 WIB

Hebat ! Babinsa Bahodopi Inovatif, Sulap Sampah Plastik Jadi Solar B-40

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:20 WIB

JMSI Sulawesi Tengah, Kecam Pernyataan Mantan Direktur RSUD Undata Hina Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 13:23 WIB

Buruh SMIP Rayakan May Day dengan Tanam 1.001 Mangrove di Morowali

Senin, 4 Mei 2026 - 12:57 WIB

CSR IMIP Perkuat Kemandirian Ekonomi Petani Lokal

Senin, 4 Mei 2026 - 01:12 WIB

Saat Apel Pagi, Bupati Morowali Ingatkan ASN Jalankan Pemerintahan Sesuai Aturan

Berita Terbaru

Daerah

Dominasi Karyawan IMIP Jadi Lokomotif Ekonomi Bahodopi

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:37 WIB

Daerah

Wakapolres Morowali Utara Purna Bhakti 

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:15 WIB

Daerah

Lagi, PT Vale Buka Loker untuk Masyarakat Lokal 

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:25 WIB

Daerah

UKW di Morut, Tri Putra Tekankan Profesionalisme Wartawan

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:17 WIB