Ikhtiar Ketua Umum IP2MM dan Nira Riani Wakil Ketua IP2MM periode 2026‑2027,(FOTO: IST)
dteksinews, Palu-Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Morowali Kota Palu menyelenggarakan Kongres ke‑VIII, yang sekaligus menjadi forum musyawarah dan evaluasi kelembagaan paguyuban di tingkat kabupaten.jumat(8/5/2026)
Kongres ini mengusung tema “Bersatu, Bergerak Untuk IP2MM Lebih Berdampak” dan dilaksanakan di aula Huntap 2 Tondo, Palu pada 30 April 2026.
IP2MM Kota Palu merupakan organisasi paguyuban yang berasal dari Kabupaten Morowali, mencakup delapan paguyuban di tingkat kecamatan serta seluruh pemuda pelajar dan mahasiswa yang menempuh pendidikan di Palu. Musyawarah yang panjang dan intensif menghasilkan regenerasi kepemimpinan baru yang dipimpin oleh Ikhtiar sebagai ketua umum dan Nira Riani sebagai wakil ketua umum IP2MM periode 2026‑2027. Visi‑misi mereka yang relevan untuk kemajuan organisasi menjadi nilai jual pasangan ini, memperkenalkan pembaruan dengan judul KRAKSI “Kreativitas dan Aksi” sebagai garis besar gaya kepemimpinan selama satu periode ke depan.
“Sebagai ketua dan wakil ketua yang terpilih dalam kerangka KRAKSI, kami menekankan pentingnya kreativitas, solidaritas, dan aksi nyata. Kami ingin organisasi tidak hanya berbicara, melainkan mengimplementasikan langkah‑langkah yang berdampak langsung. Semangat menjadikan organisasi sebagai wadah inovatif dan responsif terhadap masalah daerah mencerminkan kepemimpinan yang visioner dan berkomitmen,” ujar Ikhtiar.
Pasangan kepemimpinan tersebut berharap rumusan visi‑misi bukan sekadar slogan, melainkan solusi nyata atas permasalahan organisasi serta penopang kemajuan di masa mendatang.
“Harapan kami, visi‑misi yang telah dirumuskan tidak hanya menjadi slogan, tetapi terealisasikan lewat program yang konsisten dan berkelanjutan. Pengembangan kreativitas dan inovasi harus diiringi kolaborasi kuat antar paguyuban kecamatan. Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam kepemimpinan dan kepedulian sosial, harus menjadi fokus utama agar organisasi dapat melahirkan generasi unggul,” tambah Ikhtiar.
Ikhtiar juga menekankan pentingnya menjaga solidaritas dalam ikatan kekeluargaan sebagai dasar organisasi.
“Semoga solidaritas dan rasa kebersamaan ini tetap terjaga, sehingga seluruh elemen organisasi dapat bergerak searah memberikan kontribusi nyata bagi Morowali tercinta. Tepe asa Moroso,” tutupnya.(***)














