Hadiri HUT ke-8 Motor Besar Indonesia (MBI), Bamsoet Tekankan Peran Kebangsaan Komunitas Otomotif

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bambang Soesatyo hadiri HUT ke-8 Motor Besar Indonesia (MBI),(FOTO: Bamsoet)

 

dteksinews, Jakarta- Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo, menuturkan komunitas otomotif memiliki peran penting dalam menjaga persatuan bangsa di tengah meningkatnya polarisasi sosial, ketimpangan ekonomi, dan menguatnya sekat identitas di masyarakat. Komunitas otomotif kini berkembang menjadi ruang sosial baru yang mempertemukan berbagai latar belakang profesi, budaya, usia, dan daerah dalam satu semangat persaudaraan. Fenomena ini terlihat dari semakin banyaknya kegiatan touring kebangsaan, bakti sosial, donor darah, hingga kolaborasi komunitas lintas daerah yang digelar sepanjang tahun 2025 oleh berbagai organisasi otomotif nasional.

“Komunitas otomotif sekarang sudah berkembang menjadi kekuatan sosial. Di dalamnya ada semangat brotherhood, gotong royong, dan rasa kebersamaan yang bisa menjadi perekat persatuan bangsa,” ujar Bamsoet saat menghadiri perayaan HUT ke-8 Motor Besar Indonesia (MBI) di Jakarta, Jumat malam (15/5/26).

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini menjelaskan, di tengah situasi masyarakat yang semakin mudah terbelah akibat politik identitas dan perang opini di media sosial, komunitas otomotif justru mampu menghadirkan ruang interaksi yang lebih cair. Dalam kegiatan touring, para anggota komunitas datang dari berbagai suku, agama, dan daerah, lalu membangun hubungan sosial yang setara melalui aktivitas bersama di jalan raya maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. Data Asosiasi Automotif Indonesia menunjukkan lebih dari 60 persen anggota komunitas otomotif aktif terlibat dalam kegiatan sosial. Angka itu menunjukkan komunitas otomotif telah bergerak melampaui sekadar hobi berkendara.

Baca Juga:  Hadiri Buka Puasa Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) Bersama Wikinara Indonesia, Bamsoet Dukung Wikinara Go Public

“Touring jangan lagi dimaknai sekadar konvoi. Touring harus menjadi gerakan sosial yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Ketika komunitas otomotif turun membantu korban bencana, donor darah, membangun solidaritas lintas daerah, di situlah semangat kebangsaan tumbuh secara nyata,” kata Bamsoet.

Ketua Dewan Kehormatan Motor Besar Indonesia (MBI) dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menilai, tantangan terbesar komunitas otomotif saat ini adalah menjaga keseimbangan antara identitas komunitas dan tanggung jawab sosial. Semangat brotherhood tidak boleh berhenti di internal komunitas, melainkan harus diperluas menjadi solidaritas sosial yang menyentuh masyarakat luas. Karena itu, berbagai kegiatan komunitas otomotif harus diarahkan pada aksi kemanusiaan dan penguatan nilai kebangsaan. Seperti donor darah, bantuan sosial untuk masyarakat kecil, hingga promosi budaya lokal dalam kegiatan touring nasional.

“Indonesia membutuhkan lebih banyak ruang persaudaraan yang mampu melampaui perbedaan politik, agama, dan status sosial. Komunitas otomotif bisa mengambil peran itu. Ketika para bikers mampu menjadi teladan dalam solidaritas sosial, mereka sedang ikut menjaga persatuan Indonesia,” pungkas Bamsoet. (red/dteksinews)

Sumber: Bamsoet

Editor: Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo, Jadikan Sidang Kabinet Paripurna Titik Evaluasi dan Penguatan Kinerja Memasuki Dua Tahun Pemerintahan
Persiapan Rapimnas FKPPI, Bamsoet Dorong Transformasi FKPPI Menjadi Kekuatan Strategis Pembangunan Bangsa
Audensi Dengan Kemendikdasmen, Bupati Iksan Perjuangankan Peningkatan Mutu dan Pemerataan Pendidikan Morowali 
Prihatin pada Fenomena Pelecehan Terhadap Supremasi Hukum 
Soroti Kalimat “Lu Punya Otak Enggak?”, PWI Pusat dan Iwakum Kecam Keras Hotman Paris! 
Laga Final Piala Dunia: Kebahagiaan buat Yamal dan Messi
Siswa SMPN 2 Bumiraya , Raih Emas Diajang 02SN Sulteng
Panglima TNI Tutup Pendidikan Pertama Akademi TNI Tahun 2026 di Cilangkap
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:59 WIB

Presiden Prabowo, Jadikan Sidang Kabinet Paripurna Titik Evaluasi dan Penguatan Kinerja Memasuki Dua Tahun Pemerintahan

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:05 WIB

Persiapan Rapimnas FKPPI, Bamsoet Dorong Transformasi FKPPI Menjadi Kekuatan Strategis Pembangunan Bangsa

Senin, 20 Juli 2026 - 13:06 WIB

Audensi Dengan Kemendikdasmen, Bupati Iksan Perjuangankan Peningkatan Mutu dan Pemerataan Pendidikan Morowali 

Senin, 20 Juli 2026 - 10:05 WIB

Prihatin pada Fenomena Pelecehan Terhadap Supremasi Hukum 

Senin, 20 Juli 2026 - 01:26 WIB

Soroti Kalimat “Lu Punya Otak Enggak?”, PWI Pusat dan Iwakum Kecam Keras Hotman Paris! 

Berita Terbaru

Berita

 Kades Umbele: Pembangunan Sangat Bermanfaat  Bagi Kami

Selasa, 21 Jul 2026 - 10:53 WIB