Hacker Iran Retas Ponsel Eks Panglima  Militer Israel Herzi Halevi,Ambil 19.000 File Sensitif 

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hacker Iran berhasil retas Panglima  Militer  Israel Herzi Halevi,19.000 File,(FOTO: ist)

 

dteksinews, Iran- Dunia intelijen internasional digemparkan oleh laporan keberhasilan peretas (hacker) asal Iran yang berhasil menyusup ke dalam ponsel pribadi mantan Panglima Militer Israel (IDF), Herzi Halevi.

Dalam aksi peretasan tingkat tinggi ini, kelompok siber tersebut mengklaim telah menguasai dan mengunduh sedikitnya 19.000 file sensitif.Sabtu(11/4/2026)

Data yang bocor diduga mencakup dokumen strategis, komunikasi internal, hingga informasi pribadi yang sangat rahasia. Insiden ini menandai babak baru yang mematikan dalam perang siber antara Teheran dan Tel Aviv, di mana targetnya kini menyasar langsung ke figur-figur tertinggi pertahanan negara.

Keberhasilan penetrasi ini menunjukkan kerentanan sistem keamanan perangkat pribadi pejabat tinggi, bahkan bagi mereka yang memiliki latar belakang keamanan militer sekalipun.

Para pakar siber menilai bahwa ribuan dokumen tersebut dapat memberikan keuntungan intelijen yang luar biasa bagi Iran untuk memetakan kekuatan, rencana operasional, serta titik lemah pertahanan Israel di masa depan.

Baca Juga:  5 Ciri-ciri Kurma Israel yang Diboikot, Ketahui Daftar Merknya

Peretasan ini bukan sekadar pencurian data biasa, melainkan bentuk infiltrasi psikologis yang bertujuan meruntuhkan kepercayaan diri otoritas keamanan Israel di mata publik dunia.

Merespons insiden memalukan ini, otoritas keamanan siber Israel dilaporkan segera melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengidentifikasi celah keamanan yang digunakan peretas. Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi para pemimpin global bahwa di era digital, ponsel pribadi bisa menjadi “lubang kunci” yang menghancurkan kedaulatan nasional jika tidak dilindungi dengan protokol keamanan militer yang ketat.

Sementara itu, Iran menggunakan momentum ini untuk menunjukkan taringnya dalam kapabilitas perang asimetris, membuktikan bahwa serangan yang paling merusak tidak selalu datang dari ledakan rudal, melainkan dari balik layar komputer.(red/dteksinews)

Sumber: Sindonews

Editor:Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menteri Imipas Penuhin Janji, 82 WNI dipulangkan dari Malaysia
Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani, Gagalkan Keberangkatan Lima PMI Nonprosedural ke Malaysia
Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS 2026, Tegaskan Peran Aktif Indonesia dalam Tata Kelola Global
Kolombia Dilanda Gempa Bumi Magnitude 7, 4  
Jadi Ketua Kerjasama Kepegawaian ASEAN 2026-2028, BKN Siapkan Indonesia Jadi Pusat Kolaborasi ASN ASEAN
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Gagalkan Penyelundupan Sabu 3,94 Gram
Laga Final Piala Dunia: Kebahagiaan buat Yamal dan Messi
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani, Terima Kunjungan Pegawai Memerintah Batalion Ketiga Rejimen Renjer Diraja Malaysia
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 02:55 WIB

Menteri Imipas Penuhin Janji, 82 WNI dipulangkan dari Malaysia

Senin, 14 September 2026 - 05:01 WIB

Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani, Gagalkan Keberangkatan Lima PMI Nonprosedural ke Malaysia

Minggu, 13 September 2026 - 14:26 WIB

Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS 2026, Tegaskan Peran Aktif Indonesia dalam Tata Kelola Global

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Kolombia Dilanda Gempa Bumi Magnitude 7, 4  

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Jadi Ketua Kerjasama Kepegawaian ASEAN 2026-2028, BKN Siapkan Indonesia Jadi Pusat Kolaborasi ASN ASEAN

Berita Terbaru