Gubernur Anwar Hafid: Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan Jadi Harga Mati Buat Pelaku Industri

- Penulis

Sabtu, 26 April 2025 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,Morowali- Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid menegaskan kepada para pelaku industri ekstraktif utamanya industri hilirisasi tak hanya fokus pada usaha namun juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan yang lebih harmonis.

Gubernur Anwar Hafid mengatakan, penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi para pelaku usaha untuk terus berjuang demi menciptakan lingkungan hidup yang lebih berkelanjutan.

“Kami di sini akan tinggal selamanya. Harus ada sistim pengelolaan lingkungan pasca tambang yang lebih baik. Penghargaan ini bukan hanya simbol apresiasi, tetapi juga bentuk dorongan agar dunia usaha terus meningkatkan komitmen terhadap kelestarian lingkungan. Kita ingin membangun Sulawesi Tengah yang tidak hanya maju, tetapi juga hijau dan berkelanjutan,” ujar Anwar Hafid.

Hal itu disampaikan Gubernur usai menyerahkan sertifikat program penilaian peringkat kinerja perusahaan (Proper) periode 2023-2024, kepada 67 perusahaan di Sulawesi Tengah, yang digelar pada Kamis (24/04/2025) malam, di Hotel Santika Palu.

Baca Juga:  Brigjen TNI Deni Gunawan : Korem 132/Tdl Siap Dukung Kepolisian dan KPU Untuk Pilkada Sulteng yang Aman dan Damai

Dari 67 perusahaan yang diganjar penghargaan Proper itu, 20 perusahaan di dalam Kawasan IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) mendapat penilaiaan Proper biru dari Kementerian Lingkungan Hidup RI. Termasuk PT IMIP selaku pengelola kawasan industri.

Penghargaan itu diterima langsung oleh masing-masing perwakilan perusahaan yang ada di dalam Kawasan IMIP, yang mendapat Proper Biru. Untuk PT IMIP sendiri, diwakili oleh Direktur CSR/Environmental PT IMIP, Dermawati S.

“Penghargaan ini menjadi komitmen Kawasan IMIP mewujudkan pembangunan yang hijau dan berkelanjutan, serta mencapai keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan,” jelas Dermawati S.(*/PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanggapi Kritikan FORBES Morowali, PT Rezky Utama Jaya Tegaskan Fokus Benahi Penanganan Debu
Bangun Fire Shelter Pertama di Kecamatan Bungku Timur, PT Vale Dorong Kesiapsiagaan Darurat Kebakaran
Dari Laboratorium ke Hidroponik, Jejak Karyawan IMIP di Ruang Hijau
Kemendagri: Perubahan Kelola Sampah Dimulai dari Sekolah
403 Casis Secata PK TNI AD Gelombang III TA 2026 Dinyatakan MS , Bangga  dan Tangis Haru  Pecah
Kesbangpol Morowali Sosialisasikan Peran Sekaligus Bentuk FKDM di Kecamatan Wita Ponda
Pemkab Morowali dan UGM Sepakati Kerja Sama Pendidikan hingga Kajian Potensi Investasi
Cekcok Sesama Pedagang di Pasar Bahodopi Berujung Penusukan, Polisi Amankan Pelaku
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:49 WIB

Tanggapi Kritikan FORBES Morowali, PT Rezky Utama Jaya Tegaskan Fokus Benahi Penanganan Debu

Sabtu, 26 September 2026 - 07:57 WIB

Bangun Fire Shelter Pertama di Kecamatan Bungku Timur, PT Vale Dorong Kesiapsiagaan Darurat Kebakaran

Sabtu, 26 September 2026 - 05:07 WIB

Dari Laboratorium ke Hidroponik, Jejak Karyawan IMIP di Ruang Hijau

Sabtu, 26 September 2026 - 02:19 WIB

Kemendagri: Perubahan Kelola Sampah Dimulai dari Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 00:05 WIB

403 Casis Secata PK TNI AD Gelombang III TA 2026 Dinyatakan MS , Bangga  dan Tangis Haru  Pecah

Berita Terbaru

Berita

Kemendagri: Perubahan Kelola Sampah Dimulai dari Sekolah

Sabtu, 26 Sep 2026 - 02:19 WIB