Dukung Hilirisasi Pendidikan, IMIP Target 75 Pengajar pada 2026

- Penulis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 06:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali –Peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu prioritas perhatian PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). Tak hanya membangun konstruksi lembaga akademik dengan konsep hilirisasi yang terintegrasi dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, namun mendukung ketersediaan instrument tenaga pengajar. Langkah nyatanya dengan menargetkan penambahan tenaga pendidik di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Koordinator Program Pendidikan dan Sekolah IMIP, Jamilah Akbar, mengatakan, penyediaan guru bantu pada beberapa sekolah di sekitar kawasan industri untuk mendukung pemerintah dalam mendongkrak kualitas pendidikan. Hingga Oktober 2025, kata Jamilah, melalui program corporate social responsibility (CSR) bersama Yayasan IMIP Peduli, pihaknya telah merekrut dan membina 58 naradidik. 13 orang di antaranya ditempatkan sebagai guru bantu yang mengajar pada sekolah-sekolah di Kecamatan Bahodopi. Rinciannya, satu orang mengajar di SDN Kurisa, SMAN 1 Bahodopi tiga orang, di SMK Alkhairaat enam orang dan tiga lainnya di Rumah Literasi Binaan IMIP.

“Pada tahun 2026 mendatang, kami menargetkan jumlah tenaga pengajar bertambah 70 hingga 75 orang. Melalui penyediaan guru bantu ini, PT IMIP memberi dukungan untuk membantu mengatasi kekurangan guru di sekolah-sekolah negeri dan swasta yang membutuhkan,” kata Jamilah Selasa (28/10/2025).

Penambahan tenaga pengajar tersebut sejalan dengan rencana penambahan jumlah pelajar di SMP IMIP yang baru diresmikan pada Juli 2025 lalu. Tahun depan, PT IMIP juga akan memulai pendirian bangunan SMA. Jamilah menegaskan komitmen perusahaan pengelola kawasan industri tersebut dalam mendukung pertumbuhan kualitas tenaga pengajar melalui berbagai pelatihan, peningkatan kapasitas pengajaran termasuk pengetahuan manajerial bagi kepala sekolah.

Selain itu, PT IMIP mendukung penyediaan sarana dan prasarana pendidikan lengkap dan modern, baik di tingkat TK, SD, SMP dan SMA, maupun perguruan tinggi. Melalui bantuan ini, PT IMIP berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan, serta memastikan peserta didik di sekitar kawasan industri memeroleh akses pembelajaran layak dan efektif. “PT IMIP juga membantu perbaikan gedung sekolah, menyediakan ruang kelas yang representatif dan fasilitas pendukung, seperti furniture dan perlengkapan belajar lainnya,” sebutnya.

Baca Juga:  IMIP Beri Pelatihan 100 Imam dan Khatib se-Kawasan

*Membangun Mental Kuat Siswa, Sinergi Bersama Industri*

Salah seorang guru bantu IMIP yang mengajar di SMAN 1 Bahodopi, Eka Setiawan, mengakui, PT IMIP kerap menggelar sosialisasi memperluas wawasan para siswa mengenai isu lingkungan dan sosial. Misalnya keterampilan pengelolaan bank sampah dan bijak dalam bermedia sosial. “Kami para guru juga mendapatkan pelatihan seputar pemanfaatan perangkat dan aplikasi google untuk mendukung kegiatan pengajaran,” kata Eka yang mengampu mata pelajaran Matematika serta Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Dia berharap, dengan pengembangan sarana pendidikan secara menyeluruh di tiap level pendidikan, PT IMIP dapat meningkatkan kualitas mental dan pengetahuan peserta didik, khususnya di Bahodopi. Disadari Eka, khusus pelajaran Matematika, masih banyak siswanya yang minder bahkan takut. “Bagi saya, lebih penting membuat siswa percaya diri dan terlibat dalam proses pembelajaran lebih dulu. Baru setelah itu, mereka akan merasa senang dan berani menghadapi materi soal yang lebih kompleks,” gagas Eka.

Diketahui, PT IMIP terus konsisten membangun ekosistem pendidikan berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan industri. Ini dicapai dengan mengadakan program magang, kuliah kerja nyata dan kerja sama rutin bersama universitas. Salah satunya penyaluran beasiswa kuliah bagi lulusan SMA/SMK. Hingga Oktober 2025, PT IMIP telah menyalurkan dua jenis bantuan biaya pendidikan untuk level universitas, beasiswa Kelas Hilirisasi bagi 918 orang mahasiswa dan Beasiswa Hilirisasi 356 orang. Beasiswa ini mencakup biaya kuliah dan uang saku bagi mahasiswa untuk melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi, antara lain di Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Universitas Hasanuddin, Universitas Tadulako, dan Politeknik Industri Logam Morowali. (*/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Vale Disebut Bakal Gandeng Mitra Eropa Garap Proyek Tanamalia
 Kalah Gugatan,MA Putuskan Pemda Morowali  Bayar 3 Milliar Tanah  SDN I Lafeu 
Jadi Ketua Kerjasama Kepegawaian ASEAN 2026-2028, BKN Siapkan Indonesia Jadi Pusat Kolaborasi ASN ASEAN
Ketua Harian Panitia Hut RI ke-81, Seluruh OPD Siap Sukseskan
Semarakkan HUT RI ke-81, Yuk Datang ke PASPORIA dan Urus Paspor Tanpa Ribet!
Pemda Morowali Serahkan Bantuan Keuangan kepada 10 Partai Politik 
Bupati Iksan Apresiasi Kolaborasi Tiga Desa Sukseskan Lomba Desa Bete-Bete
Personel Pos TNI AL Bahodopi, Berhasil Selamat Nakoda dan ABK Kapal Tenggelam 
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Vale Disebut Bakal Gandeng Mitra Eropa Garap Proyek Tanamalia

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:47 WIB

 Kalah Gugatan,MA Putuskan Pemda Morowali  Bayar 3 Milliar Tanah  SDN I Lafeu 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Jadi Ketua Kerjasama Kepegawaian ASEAN 2026-2028, BKN Siapkan Indonesia Jadi Pusat Kolaborasi ASN ASEAN

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:10 WIB

Ketua Harian Panitia Hut RI ke-81, Seluruh OPD Siap Sukseskan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:47 WIB

Semarakkan HUT RI ke-81, Yuk Datang ke PASPORIA dan Urus Paspor Tanpa Ribet!

Berita Terbaru