dteksinews, Palu— Upaya mendorong penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sulawesi Tengah terus dilakukan oleh Universitas Tadulako, melalui kolaborasi berbagai pihak. Salah satunya adalah bersama Dewan Pimpinan Wilayah Forum Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi (FAME) Sulawesi Tengah, pihak Business Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako, menggelar seminar bertajuk “UMKM Naik Kelas: Strategi Scale-Up Potensi Lokal Menuju Daya Saing Nasional melalui Akses Permodalan dan Digitalisasi Berkelanjutan.”
Kegiatan yang berlangsung di Muhidin Smart Classroom FEB Untad, Senin (9/3), menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai sektor, di antaranya Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Irfan Sukarna, Ketua Umum Dekranasda Kota Palu, Hj. Diah Puspita, serta praktisi UMKM Fahry Budianto.
Ketua Panitia kegiatan, Pricylia Chintya Dewi, mengatakan bahwa UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Namun, di tengah potensi yang besar tersebut, pelaku usaha masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan akses permodalan, penguatan kapasitas manajerial usaha, serta tuntutan adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital.
“Seminar ini kami hadirkan bukan hanya sebagai forum akademik, tetapi sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan akademisi, pemerintah, sektor keuangan, dan pelaku usaha untuk mencari solusi bersama bagi pengembangan UMKM,” ujar Pricylia.
Menurutnya, potensi lokal Sulawesi Tengah memiliki peluang besar untuk berkembang dan bersaing di tingkat nasional hinggal global apabila didukung oleh penguatan manajemen usaha, akses pembiayaan, serta pemanfaatan teknologi digital secara optimal.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dari rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini kami rancang sebagai bagian dari seminar series yang akan terus mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat ekosistem UMKM di Sulawesi Tengah,” katanya.
Melalui kegiatan ini diharapkan lahir berbagai ide, jejaring kolaborasi, serta inisiatif baru yang mampu mendorong UMKM di Sulawesi Tengah untuk berkembang lebih inovatif, adaptif, dan memiliki daya saing yang lebih kuat di tingkat nasional.(*/dteksinews)














