Dari Ide Sederhana hingga Jadi Solusi Sampah, Terobosan Bupati Morowali Tuai Perhatian

- Penulis

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terobosan Bupati Morowali, Mesin Pengolah Sampah Buatan Lokal Lebih Efisien,(FOTO:IST)


 

dteksinews, Morowali-Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, mengungkapkan bahwa mesin pengolah sampah yang saat ini diuji coba di kawasan pengolahan sampah Labota, Kecamatan Bahodopi, merupakan hasil terobosan yang dirancang khusus sesuai kebutuhan daerah.

Menurut Iksan, salah satu keunggulan mesin tersebut adalah kemampuannya mengurangi kebutuhan tenaga kerja dalam proses pengolahan sampah. Jika sebelumnya pengelolaan sampah membutuhkan sekitar 20 orang pekerja, kini cukup dijalankan oleh maksimal lima orang.

“Jadi salah satu keunggulan mesin pengolah sampah ini adalah tidak terlalu banyak memakai tenaga manusia. Mungkin sebelumnya yang mengurus sampah ini sekitar 20 orang, sekarang paling banyak, hanya lima orang,” ujar Iksan, Sabtu (6/6/2026).

Ia menjelaskan, pembagian tugas operator juga cukup sederhana. Satu orang bertugas mengawasi conveyor agar sampah tidak menumpuk, satu orang mengoperasikan mesin, satu orang mengontrol pergerakan conveyor, dan satu orang lainnya mengatur hasil produksi yang dihasilkan dari proses pengolahan.

Baca Juga:  Polsek Bahodopi Dorong Program Lahan Produktif di Desa Dampala

Menurut Iksan, efisiensi tenaga kerja tersebut menjadi salah satu alasan utama pengembangan teknologi pengolahan sampah di Morowali. Selain mempercepat proses kerja, sistem tersebut juga dinilai mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah.

Menariknya, mesin pengolah sampah tersebut tidak dibuat berdasarkan rancangan teknis atau blueprint yang lazim digunakan dalam pembangunan mesin. Iksan mengaku seluruh konsep awal lahir dari gagasan yang dikembangkannya sendiri.

“Mesin ini tidak ada blueprint-nya. Waktu itu kami membuat rancangannya hanya dengan menggambar di tanah. Jadi blueprint-nya ada di otak saya,” pungkasnya tertawa.

Ia berharap inovasi tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah di Morowali. Selain itu, teknologi yang dikembangkan secara mandiri tersebut diharapkan dapat terus disempurnakan agar mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan lingkungan.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Morowali, Berhasil Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan di Penginapan LIA Desa Lalampu 
Wairjenad Serahkan Paket Makanan Bergizi kepada Warga Umbele 
Kapolda Sulteng Apresiasi Capaian Gemilang Dua Personel di Hoegeng Awards 2026
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali,Raih Peringkat Pertama Penyampaian LPJ Periode Juni Secara Tepat Waktu
Pemkab Morowali Matangkan Seleksi Direksi Perseroda dan Perusda Air Minum
Kabag Ekonomi, Sebut Enam Jabatan Perseroda dan Dua Formasi Perumda Air Minum Segera Diseleksi
Wabup Iriane Iliyas Apresiasi Tadabbur Alam ke-6 di Desa Bente, Ajak Masyarakat Lestarikan Wisata Pofua’a
Wabup Morowali Dorong Tadabbur Alam Jadi Agenda Rutin, Perkuat Nilai Keagamaan dan Kepedulian Lingkungan  
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Polres Morowali, Berhasil Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan di Penginapan LIA Desa Lalampu 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Wairjenad Serahkan Paket Makanan Bergizi kepada Warga Umbele 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:13 WIB

Kapolda Sulteng Apresiasi Capaian Gemilang Dua Personel di Hoegeng Awards 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali,Raih Peringkat Pertama Penyampaian LPJ Periode Juni Secara Tepat Waktu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 05:47 WIB

Pemkab Morowali Matangkan Seleksi Direksi Perseroda dan Perusda Air Minum

Berita Terbaru