Bupati Morowali Siapkan Penataan Drainase di Ruas Jalan Keurea–Bahodopi

- Penulis

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf,(foto:ist)

 

dteksinews, Morowali- Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menyiapkan program penataan kawasan di sepanjang ruas jalan Keurea hingga Bahodopi melalui pembangunan dan perapian drainase. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan kawasan yang lebih tertata serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Program tersebut sebenarnya dijadwalkan mulai dilaksanakan pada bulan ini. Namun, pelaksanaannya mengalami penyesuaian karena bertepatan dengan bulan Ramadan.

“Agenda ini sebenarnya harusnya bulan ini sudah kita mulai, tapi karena bulan Ramadan jadi sedikit menyesuaikan. Keurea sampai Bahodopi itu akan kita parit, maksudnya kita mulai rapikan,” ujar Iksan dalam sambutannya di Hotel Grand Aurel, Bahodopi, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa pembangunan drainase tidak hanya bertujuan memperbaiki sistem aliran air, tetapi juga menjadi batas bagi para pelaku usaha di sepanjang kawasan tersebut agar terlihat lebih tertata. Dengan adanya batas yang jelas, aktivitas usaha diharapkan dapat berjalan lebih rapi dan teratur.

Baca Juga:  Jelang HUT ke-62 Sulteng , Prajurit TNI AL Sukses  Kibarkan Bendera Lambang Kabupaten Morowali 

“Tujuan parit itu sebenarnya untuk merapikan dan mendirikan batasan untuk pengguna-pengguna usaha supaya rapi,” jelasnya.

Iksan menegaskan bahwa penataan kawasan merupakan tanggung jawab pemerintah daerah. Meski demikian, ia menilai upaya tersebut tidak akan berhasil tanpa dukungan dari masyarakat.

Karena itu, ia meminta camat dan kepala desa untuk turut mengimbau masyarakat agar menjaga kerapian kawasan. Hal ini dinilai penting mengingat jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut terus meningkat.

“Tolong camat, kepala desa dihimbau masyarakat untuk sedikit rapi. Karena sudah banyak orang di sini, kalau kita tidak rapi juga, habislah kita,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kawasan yang tidak tertata berpotensi menjadi kumuh, sehingga dapat memengaruhi kenyamanan masyarakat serta aktivitas ekonomi di daerah tersebut.

“Kalau manusia banyak tapi kita rapi sedikit, alhamdulillah kita bisa menjaga sedikit perputaran ekonomi kita,” pungkasnya.(*/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah  Minta Warga Lapor Jika KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan 
Presiden Prabowo Terima Pimpinan MPR, Bahas Sidang Tahunan MPR dan Pokok-Pokok Haluan Negara
Polres Morowali, Berhasil Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan di Penginapan LIA Desa Lalampu 
Wairjenad Serahkan Paket Makanan Bergizi kepada Warga Umbele 
Kapolda Sulteng Apresiasi Capaian Gemilang Dua Personel di Hoegeng Awards 2026
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali,Raih Peringkat Pertama Penyampaian LPJ Periode Juni Secara Tepat Waktu
Pemkab Morowali Matangkan Seleksi Direksi Perseroda dan Perusda Air Minum
Kabag Ekonomi, Sebut Enam Jabatan Perseroda dan Dua Formasi Perumda Air Minum Segera Diseleksi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Pemerintah  Minta Warga Lapor Jika KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Presiden Prabowo Terima Pimpinan MPR, Bahas Sidang Tahunan MPR dan Pokok-Pokok Haluan Negara

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Polres Morowali, Berhasil Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan di Penginapan LIA Desa Lalampu 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Wairjenad Serahkan Paket Makanan Bergizi kepada Warga Umbele 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:13 WIB

Kapolda Sulteng Apresiasi Capaian Gemilang Dua Personel di Hoegeng Awards 2026

Berita Terbaru