Bupati Morowali Dipuji Terbuka di Rakor: Contoh Daerah Berani dan Berbasis Data

- Penulis

Senin, 17 November 2025 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali- Kabupaten Morowali kembali menjadi pusat perhatian. Dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2025 di Sulawesi Tengah, Morowali tampil sebagai daerah yang paling disorot berkat rangkaian hat-trick prestasi yang diraih dalam waktu berdekatan.

Setelah sebelumnya meraih penghargaan penurunan angka stunting dan penguatan sektor kesehatan dari Kompas TV, kini Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf kembali mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. Pujiannya disampaikan secara terbuka di hadapan seluruh kepala daerah dan peserta rakor.

“Saya mengapresiasi Bupati Morowali yang tidak percaya begitu saja dengan angka kemiskinan. Dia bikin gerakan, buat survei sendiri. Itu baru namanya. Mindset seperti ini harus dimiliki semua bupati,” tegas Gubernur Anwar Hafid, menjadikan Morowali satu-satunya kabupaten yang dipuji secara khusus dalam forum tersebut, di Hotel Estrella, Luwuk, Senin (17/11).

Baca Juga:  Polres Morowali Resmi Membuka Layanan Pembuatan dan Perpanjangan SIM

Anwar Hafid juga menyoroti gebrakan Morowali yang berani melakukan survei mandiri untuk memastikan ketepatan data kemiskinan. Hasilnya, jumlah warga miskin turun dari 11.000 menjadi 6.000 orang—sebuah pencapaian yang menjadi bahan diskusi hangat di rakor.

“Ini memalukan kalau Sulteng masih 10 persen angka kemiskinannya, sementara Morowali bisa membuktikan angka itu turun jauh,” ujar Anwar Hafid dalam forum tersebut.

Tak hanya soal angka, tetapi juga tentang ketepatan sasaran bantuan sosial. Pengalaman Bupati Iksan menemukan warga miskin yang tidak terdata menjadi contoh nyata pentingnya pembenahan data.

Dengan sorotan positif ini, Morowali kembali menegaskan dirinya sebagai daerah yang progresif, inovatif, dan menjadi rujukan dalam pencapaian program prioritas nasional. Hat-trick pengakuan yang diraih menjadi bukti bahwa kerja berbasis data dan keberanian mengambil langkah berbeda mampu membawa daerah menjadi pusat perhatian di level provinsi maupun nasional.(*/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Iksan Jawab Isu Tugu Bahomohoni: Hanya Dipercantik, Bukan Dihilangkan
HUT ke-81 RI, Iksan dan Iriane Ajak Masyarakat Bersinergi Bangun Morowali
Pembongkaran Tugu Bundaran : Menata Wajah Kota, Membangun Masa Depan
Menata Kota Morowali Untuk Menangkap Manfaat Pertumbuhan Ekonomi 
Belanja Daerah Harus Terukur, Bukan Sekadar Terserap  
Polsek Bahodopi,Amankan Dua Pelaku  Penipuan dan Penggelapan Kendaraan Bermotor
Kecam Penurunan Bendera Merah Putih dan Pelecehan Garuda Pancasila di Hari Damai Aceh, Bamsoet Serukan Penegakan Hukum dan Jaga Persatuan
MENATAP MAKNA KEMERDEKAAN (Refleksi Kritis Reformasi Birokrasi dan Kesejahteraan) 
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 04:18 WIB

Bupati Iksan Jawab Isu Tugu Bahomohoni: Hanya Dipercantik, Bukan Dihilangkan

Senin, 17 Agustus 2026 - 04:10 WIB

HUT ke-81 RI, Iksan dan Iriane Ajak Masyarakat Bersinergi Bangun Morowali

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Pembongkaran Tugu Bundaran : Menata Wajah Kota, Membangun Masa Depan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Menata Kota Morowali Untuk Menangkap Manfaat Pertumbuhan Ekonomi 

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Belanja Daerah Harus Terukur, Bukan Sekadar Terserap  

Berita Terbaru

Berita

Belanja Daerah Harus Terukur, Bukan Sekadar Terserap  

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:07 WIB