Bupati Iksan: Ketidakhadiran Apel Akan Jadi Catatan Evaluasi PPPK

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Morowali Iksan (foto: ist)

 

dteksinews, Morowali- Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, kembali menegaskan pentingnya disiplin bagi ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) saat memimpin apel di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Morowali. Penegasan ini disampaikan karena rendahnya tingkat kehadiran pegawai dalam pelaksanaan apel.

“Ini sudah apel kedua, sudah saya marah, terserah mau tanggapnya seperti apa. Kalau ke depan kalian juga tidak mau datang, silakan, saya tidak akan mempersoalkan itu lagi, tapi itu sudah akan menjadi catatan saya,” tegas Iksan, Rabu (17/12).

Ia mengungkapkan, dari sekitar 200 hingga 300 pegawai di sekretariat daerah, jumlah peserta apel yang hadir tidak mencapai 50 hingga 60 orang. Kondisi tersebut dinilainya mencerminkan lemahnya kedisiplinan dan rasa tanggung jawab sebagai aparatur pelayanan publik.

Adapun Bupati Iksan juga menegaskan bahwa ketidaktertiban akan berdampak langsung pada evaluasi, khususnya bagi PPPK yang masih berstatus kontrak.

“Dan saya pastikan kalau itu tidak tertib, mohon maaf, PPPK yang kontrak satu tahun, lima tahun, selamat tinggal. Lebih baik saya biayai yang lain yang patuh,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Iksan, Pimpin Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026 di Morowali

Menurutnya, sikap tidak patuh menunjukkan kurangnya rasa syukur dan kecintaan terhadap pekerjaan yang diamanahkan. Hal ini, kata Iksan, menjadi penghambat kemajuan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Ini berarti tidak mencintai atau tidak bersyukur dengan apa yang Tuhan kasih. Kapan mau maju kita? Tidak akan maju kita. Kalau begini, kapan kita akan melihat pelayanan yang bagus?” katanya.

Ia menegaskan bahwa dirinya justru senang melihat apel berjalan tertib dan ramai, selama tidak ada alasan yang memang tidak bisa dipaksakan dan disertai prosedur yang jelas.

“Saya kalau lihat ramai dan disiplin, senang saya, kecuali ada hal-hal yang tidak bisa dipaksakan dan itu ada prosedurnya, izin atau konfirmasi,” lanjutnya.

Menutup arahannya, Bupati Iksan mengajak seluruh pegawai untuk memiliki kesadaran dan semangat yang sama dalam membangun Morowali, seraya menegaskan bahwa disiplin berlaku untuk semua.

“Kena matahari, sama saya juga kena matahari. Kalau bukan saya yang mengingatkan, siapa lagi? Tolong kita ini mau maju,” pungkasnya.(*/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Karhutla 
Kompleksitas Gagasan Kuliah Gratis di Perguruan Tinggi Negeri (PTN)
Sinergi Dekranas, PKK, dan Posyandu Didorong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM
Beri Kuliah Pascasarjana Universitas Pertahanan, Bamsoet Ingatkan Kekuatan Negara Ditentukan Kemampuan Mengelola Konflik dan Menjaga Kepercayaan Publik
Mahasiswi Asal Sambalagi  Suarakan Aspirasi Masyarakat, Dorong Transparansi dan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Harapan Pelaku Sektor Riel Setelah Konsolidasi Sektor Moneter dan Fiskal
Satresnarkoba Morowali Amankan Dua Pengedar Sabu 
Menuju Prajurit Berkualitas, Pangdam XV/Pattimura Tegaskan Pentingnya Seleksi Transparan dan Akuntabel
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:17 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Karhutla 

Rabu, 23 September 2026 - 11:57 WIB

Kompleksitas Gagasan Kuliah Gratis di Perguruan Tinggi Negeri (PTN)

Rabu, 23 September 2026 - 10:55 WIB

Sinergi Dekranas, PKK, dan Posyandu Didorong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM

Rabu, 23 September 2026 - 10:39 WIB

Beri Kuliah Pascasarjana Universitas Pertahanan, Bamsoet Ingatkan Kekuatan Negara Ditentukan Kemampuan Mengelola Konflik dan Menjaga Kepercayaan Publik

Rabu, 23 September 2026 - 10:33 WIB

Mahasiswi Asal Sambalagi  Suarakan Aspirasi Masyarakat, Dorong Transparansi dan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Berita Terbaru

Berita

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Karhutla 

Rabu, 23 Sep 2026 - 12:17 WIB