Bupati Iksan di Menui: Kami Tidak Memberikan Ikan, Kami Ajarkan Ilmunya

- Penulis

Jumat, 14 November 2025 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali- Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, melaksanakan kunjungan kerja ke Kecamatan Menui Kepulauan dengan agenda utama memperkuat sektor perikanan melalui kegiatan sekolah lapang bagi para pembudidaya keramba jaring apung. Program yang digelar oleh Dinas Perikanan Kabupaten Morowali ini menghadirkan tenaga ahli dari Balai Budidaya Laut (BBL) Batam dan Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon sebagai bentuk peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat Menui Kepulauan.

Dalam sambutannya, Bupati Iksan menegaskan bahwa pendekatan pemerintah saat ini tidak lagi sebatas memberikan bantuan fisik, tetapi membangun pola pikir masyarakat agar mampu mandiri melalui peningkatan pengetahuan.

“Jika diibaratkan, kita membantu bukan dengan memberikan ikan, tetapi memberikan pancingannya. Kita edukasi masyarakat tentang cara budidaya yang benar, apa yang kurang, dan bagaimana memperbaikinya,” ujarnya di Menui, Jumat (14/11).

Ia menambahkan bahwa proses pembinaan budidaya tidak boleh dilakukan tanpa pengawasan. Setiap bantuan harus diikuti dengan pemantauan rutin agar benar-benar memberikan dampak yang terukur.

Baca Juga:  Personel Yonarmed 17/Rencong Cakti Bersihkan Meunasah Krueng Baroh 

“Setelah kita bantu, tidak boleh dilepas begitu saja. Harus ada monitoring dan follow up. Kita analisis progresnya dalam tiga bulan ke depan. Ini yang harus betul-betul diperhatikan,” tegasnya.

Selain membuka sekolah lapang, Bupati Iksan juga dijadwalkan meninjau pembangunan fasilitas layanan publik dan puskesmas sebagai bagian dari rangkaian perjalanan dinas. Meski demikian, fokus utama kunjungan kali ini tetap pada upaya memastikan masyarakat pesisir mendapatkan dukungan yang tepat untuk meningkatkan produksi dan kualitas budidaya keramba jaring apung.

Melalui program sekolah lapang ini, pemerintah daerah berharap para pembudidaya dapat meningkatkan keterampilan, memahami teknik budidaya yang lebih efektif, serta memperkuat perekonomian lokal berbasis sumber daya kelautan.(*/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Baru 8 Hari Dilantik Pejabat Bea Cukai Kena OTT KPK,Ini Penjelasan Purbaya 
KPK Berhasil, OTT Ketua dan Wakil Ketua  PN Depok 
Presiden Prabowo, Hadiri Munajat Bersama dan Pengukuhan Pengurus MUI 2025–2030 di Masjid Istiqlal
JMSI Gelar Rakornas Tahun 2026 di Banten 
Truk Muat Ekskavator Terperosok di Jalur Perbatasan Sulteng–Sultra
Dukung Pengembangan Pariwisata Desa, IMIP Beri Bantuan Perahu untuk Bete-Bete
Kepala BKN: Vaksinasi HPV Bukti Konkrit BKN Peduli Kesehatan dan Produktivitas ASN Perempuan
Presiden Prabowo Subianto, Sambut Kunker Perdana  Menteri  Australia 
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:04 WIB

Baru 8 Hari Dilantik Pejabat Bea Cukai Kena OTT KPK,Ini Penjelasan Purbaya 

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:46 WIB

KPK Berhasil, OTT Ketua dan Wakil Ketua  PN Depok 

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:11 WIB

Presiden Prabowo, Hadiri Munajat Bersama dan Pengukuhan Pengurus MUI 2025–2030 di Masjid Istiqlal

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:55 WIB

JMSI Gelar Rakornas Tahun 2026 di Banten 

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:03 WIB

Truk Muat Ekskavator Terperosok di Jalur Perbatasan Sulteng–Sultra

Berita Terbaru

Jakarta

KPK Berhasil, OTT Ketua dan Wakil Ketua  PN Depok 

Sabtu, 7 Feb 2026 - 15:46 WIB

Berita

JMSI Gelar Rakornas Tahun 2026 di Banten 

Sabtu, 7 Feb 2026 - 13:55 WIB