Bulan K3 Nasional, IMIP Bangun Ekosistem Kerja Melalui Tiga Pilar

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bulan K3 Nasional, IMIP Bangun Ekosistem Kerja Melalui Tiga Pilar,(foto:ist)

 

 

dteksinews, Morowali- PT. Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menggelar peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bersama seluruh tenant dan mitra kerja lainnya. Tak sekadar sebagai seremoni tahunan setiap tanggal 12 Januari hingga 12 Februari, momentum tersebut sekaligus menjadi refleksi dan evaluasi yang relevan di kawasan industri dengan tingginya intensitas aktivitas produksi. Disadari, penerapan K3 bukan hanya sebagai sebuah pemenuhan kewajiban hukum, tetapi menjadi regulasi perlindungan.

Saat memimpin langsung upacara peringatan tersebut, Direktur Operasional PT IMIP, Irsan Widjaja, mengajak seluruh manajemen, karyawan , tenant, kontraktor dan pihak lain yang terlibat untuk terus memperkuat komitmen penerapan K3 sebagai nilai inti operasional. Semua bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme, menghilangkan toleransi terhadap tindakan dan kondisi tidak aman, serta memantapkan kolaborasi dalam pengelolaan K3 kawasan.

Seperti diketahui, Bulan K3 Nasional tahun 2026 ini mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”. Menurut Irsan Widjaja, tajuk tersebut sangat relevan dengan karakteristik IMIP sebagai kawasan industri terpadu dengan banyaknya kinerja multi-sektor, padatnya mobilitas, kompleksitas proses dan keragaman kepentingan berbagai pihak yang dapat menyebabkan risiko kerja tinggi, sehingga memerlukan tata kelola yang baik.

“Dalam membangun ekosistem K3 di kawasan IMIP harus bertumpu pada tiga pilar utama. Pertama, profesional. Pengelolaan harus dijalankan oleh sumber daya manusia kompeten, tersertifikasi, dan berintegritas, khususnya pada area kritikal seperti keselamatan proses, pengendalian bahan kimia berbahaya dan kedaruratan. Kedua, andal. Sistem K3 harus berjalan efektif di lapangan, terintegrasi dengan proses bisnis melalui penerapan SMK3 dan metode manajemen pengendalian risiko terbaru secara konsisten. Dan ketiga, kolaboratif. Pengelolaan K3 di IMIP hanya akan berhasil melalui sinergi antara pengelola kawasan, perusahaan tenant, kontraktor, pekerja, pemerintah, serta seluruh pemangku kepentingan terkait,” tegas Irsan Widjaja, Senin (12/01/2026).

Baca Juga:  Lagi, IMIP Potong 150 "Burung"

Ia mengajak semua pihak untuk menghilangkan toleransi dan tindakan atas kondisi tidak aman di lapangan. Manajer Occupational Health and Safety (OHS) PT IMIP, Johny Semuel, juga menekankan pentingnya kesehatan dan keselamatan kerja melalui pembacaan kebijakan K3 yang diterapkan di kawasan industri mineral terintegrasi dan berfasilitas lengkap dari hulu hingga hilir tersebut.

Dalam upacara yang turut dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Morowali, Ahmad, juga sekaligus diluncurkan “IMIP Life Saving Rule” (ILSR) sebagai pedoman standar keselamatan bagi karyawan pada area kerja berpotensi bahaya tinggi. Secara rutin setiap bulan sepanjang tahun 2026, 12 point pokok ILSR akan disosialisasikan pada karyawan dan tenant-tenant dalam kawasan. “Setiap aturan dibuat untuk melindungi nyawa kita. Tidak ada target yang lebih penting dari keselamatan dan orang di sekeliling. Masuk kawasan sama dengan siap bekerja aman. Semua harus pulang selamat,” tegas Deputi Manager Departemen OHS PT IMIP, Rudi Cahyadi. Sejumlah kegiatan berlangsung dalam rangkaian memeriahkan peringatan Bulan K3 Nasional di kawasan IMIP hingga 12 Ferbruari 2026 mendatang. Mulai dari senam sehat, penampilan simulasi fire and resque , pemberian doorprize, lomba rangking 1, kompetisi basket dan mini soccer, hingga K3 Go to Campus, K3 Go to School. (*/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT Desa Makarti Jaya ke-33, Bupati Iksan Apresiasi Kebersamaan Warga Antardusun
Ketua Bhayangkari Sulteng Bagikan 100 Paket Sembako untuk Warga Bungku Tengah
Kapolda Sulteng Tekankan Fasilitas Polres Morowali Jadi Ruang Sinergi Polri, Instansi Vertikal, TNI, dan Tokoh Masyarakat
JMSI Sulteng Siapkan Raker dan Dialog Publik Bersama HIPKA Sulteng
Beri Kuliah Program Doktor Ilmu Hukum, Bamsoet Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen, Dorong Terjadi Penyederhanaan Sistem Kepartaian dan Pemisahan Pilpres dan Pileg
Babinsa Koramil Bahodopi Sigap! Bantu Padamkan Kebakaran Rumah Kost di Desa Fatufia
Hadiri Peresmian  Fasilitas Polres Morowali, Ini Pesan Bupati Iksan
Kapolda Sulteng Resmikan 5 Fasilitas Polres Morowali  
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 14:43 WIB

HUT Desa Makarti Jaya ke-33, Bupati Iksan Apresiasi Kebersamaan Warga Antardusun

Sabtu, 19 September 2026 - 12:33 WIB

Ketua Bhayangkari Sulteng Bagikan 100 Paket Sembako untuk Warga Bungku Tengah

Sabtu, 19 September 2026 - 12:23 WIB

Kapolda Sulteng Tekankan Fasilitas Polres Morowali Jadi Ruang Sinergi Polri, Instansi Vertikal, TNI, dan Tokoh Masyarakat

Sabtu, 19 September 2026 - 11:52 WIB

JMSI Sulteng Siapkan Raker dan Dialog Publik Bersama HIPKA Sulteng

Sabtu, 19 September 2026 - 07:09 WIB

Beri Kuliah Program Doktor Ilmu Hukum, Bamsoet Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen, Dorong Terjadi Penyederhanaan Sistem Kepartaian dan Pemisahan Pilpres dan Pileg

Berita Terbaru