BSKDN Kemendagri Ajak Daerah Kembangkan Program Inovatif untuk Peningkatan Literasi

- Penulis

Selasa, 9 Juli 2024 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,Bali- Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengajak pemerintah daerah (Pemda) untuk mengembangkan program inovatif guna meningkatkan budaya literasi di tengah masyarakat. Upaya ini dinilai sangat penting dalam rangka menciptakan generasi yang cerdas dan berdaya saing tinggi.

“Kami mengajak daerah untuk membuat program prioritasnya terkait peningkatan literasi, inovasi dan kreativitas bagi terwujudnya masyarakat berpengetahuan dan berkarakter,” ungkap Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo saat memberi sambutan dalam kegiatan Seminar Ilmiah Nasional 2024 dengan tema “Peran Pustakawan dan Perpustakaan dalam Peningkatan Literasi Masyarakat pada era Transformasi” di Bali pada Senin, 8 Juli 2024.

Yusharto menerangkan, perpustakaan merupakan bagian dari urusan pemerintahan wajib non pelayanan dasar. Ini menandakan, pemerintah mendukung penuh peningkatan budaya literasi melalui program-program unggulan perpustakaan baik yang dibina oleh pemerintah pusat maupun oleh pemerintah daerah. “Jadi strategi pemerintah, dukungan pemerintah terhadap keberadaan perpustakaan itu sangat kuat Bapak/Ibu sekalian, yang wajib dilaksanakan bersama-sama dari pemerintah pusat, provinsi, sampai dengan pemerintah kabupaten/kota di seluruh Indonesia,”jelasnya.

Dia juga mengatakan, optimalisasi perpustakaan sebagai wadah untuk mengembangkan budaya literasi, tidak lepas dari peran pustakawan di dalamnya. Untuk itu, dirinya mengimbau agar setiap pustakawan mendapat pendidikan dan pelatihan terkait pengembangan perpustakaan secara tepat dan cermat. Dia juga mengingatkan, agar setiap pustakawan dalam menjalankan tugasnya berpegang pada norma, standar, prosedur dan kriteria (NSPK) yang ditetapkan oleh Perpustakaan Nasional.

Baca Juga:  Wakili Bupati, Sekda Yusman Mahbub Buka Seminar Akhir Dokumen RTKD Kabupaten Morowali 2024-2030

“(Bagi pustakawan) pentingnya untuk mendasari pekerjaannya ada yang disebut NSPK yang ditetapkan oleh Perpustakaan Nasional yang akan menjadi standar bagi Bapak/Ibu yang ada di dinas perpustakaan atau sebutan lain yang menangani perpustakaan di daerah untuk meningkatkan kinerjanya,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto juga membeberkan tren peningkatan laporan inovasi daerah terkait urusan perpustakaan dan kearsipan terus mengalami peningkatan terhitung dari tahun 2021-2023. Pada tahun 2021 terdapat 627 inovasi, kemudian 2022 ada 659 inovasi dan puncaknya pada tahun 2023 mencapai 692 inovasi. “Ke depan mari kita tingkatkan inovasi terkait perpustakaan dan kearsipan ini sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah,” tambahnya.

Dia juga mengungkapkan, inovasi di bidang perpustakaan masih didominasi oleh jenis inovasi non digital ketimbang inovasi digital. Sementara itu, inovasi dalam bidang perpustakaan juga banyak lahir dari berbagai pihak baik Perangkat Daerah (PD), kepala daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga masyarakat. “Semua upaya untuk mengembangkan perpustakaan dan budaya literasi di daerah ini perlu terus diapresiasi agar terus meningkat,” pungkasnya.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sepekan, Satresnarkoba Polres Morowali Utara Berhasil sita 56 Peket Shabu dan Amakan 4 Orang Pelaku 
Kapolda Sulteng Pimpin Gelar Operasional, Tiga Polres Raih Penghargaan Kapolri atas Pelayanan Prima
MIND ID Tegaskan Dukungan Penuh Bagi PT Vale di Pomalaa, Perkuat Kepastian Investasi dan Hilirisasi Berkelanjutan
Dinkes Sulteng dan Pemkab Morowali Perkuat Pembudayaan Hidup Sehat Melalui GERMAS
Wakili Bupati Morowali, Asisten III Afridin, Buka Kegiatan Peningkatan dan Monitoring Pembudayaan Hidup Sehat
Polsek Cengkareng Gagalkan Peredaran 2.500 Butir Obat Keras Daftar G, Satu Pengedar Diamankan
Pemerintah  Minta Warga Lapor Jika KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan 
Presiden Prabowo Terima Pimpinan MPR, Bahas Sidang Tahunan MPR dan Pokok-Pokok Haluan Negara
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Sepekan, Satresnarkoba Polres Morowali Utara Berhasil sita 56 Peket Shabu dan Amakan 4 Orang Pelaku 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Kapolda Sulteng Pimpin Gelar Operasional, Tiga Polres Raih Penghargaan Kapolri atas Pelayanan Prima

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:00 WIB

MIND ID Tegaskan Dukungan Penuh Bagi PT Vale di Pomalaa, Perkuat Kepastian Investasi dan Hilirisasi Berkelanjutan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Dinkes Sulteng dan Pemkab Morowali Perkuat Pembudayaan Hidup Sehat Melalui GERMAS

Rabu, 5 Agustus 2026 - 05:08 WIB

Wakili Bupati Morowali, Asisten III Afridin, Buka Kegiatan Peningkatan dan Monitoring Pembudayaan Hidup Sehat

Berita Terbaru