Bernardus Irmanto: Vale Indonesia Tbk Catat Penjualan 2 Juta Ton Bijih Nikel Semester I 2026

- Penulis

Senin, 27 Juli 2026 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Tbk Bernardus Irmanto,(kanan)(FOTO:dteksinews)


 

dteksinews, Morowali- Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Tbk Bernardus Irmanto mengatakan perusahaan yang berlokasi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), berhasil mencatatkan penjualan bijih nikel lebih dari dua juta ton pada semester pertama 2026.

“Penjualan lebih dari dua juta ton bijih nikel menjadi tonggak penting bagi perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi,” kata Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Tbk Bernardus Irmanto di Kabupaten Morowali, Seni(27/7/2026)

Menurut dia, keberhasilan penjualan dua juta ton lebih bijih nikel pada periode tersebut sekaligus mencerminkan dedikasi, dan kolaborasi PT Vale dalam mendukung pertumbuhan perusahaan secara bertanggung jawab.

Di saat bersamaan perusahaan yang tergabung dalam Mineral Industri Indonesia, yakni sebuah holding industri pertambangan milik negara tersebut, juga baru saja meresmikan pevalea dormitory yang ditujukan untuk investasi kesejahteraan karyawan.

“Kehadiran pevalea dormitory menjadi simbol komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup karyawan sekaligus memperkuat budaya kerja yang produktif dan berkelanjutan,” kata dia.

Baca Juga:  Babinsa  Kerja Bakti Bersama Warga Desa Lee 

Perusahaan yang dirancang untuk menguatkan strategi hilirisasi nasional tersebut juga baru saja mendatangkan autoclave yakni sebuah peralatan utama untuk proyek high pressure acid Leaching (HPAL) Sambalagi.tambahan

Tambahan alat tersebut dalam upaya pembangunan fasilitas pengolahan nikel berkarbon rendah yang merupakan bagian dari Indonesia Growth Project (IGP) Morowali sekaligus proyek strategis nasional (PSN).

Ia menambahkan kedatangan peralatan industri berupa autoclave merepresentasikan transformasi industri pertambangan Indonesia menuju hilirisasi yang menghasilkan nilai tambah lebih tinggi.SDM

Dengan teknologi HPAL, bijih limonit yang sebelumnya memiliki nilai ekonomi terbatas dapat diolah menjadi mixed hydroxide precipitate (MHP), bahan baku utama industri baterai kendaraan listrik

“Artinya, PT Vale tidak hanya memperkuat rantai pasok global kendaraan listrik, tetapi juga berkontribusi pada agenda transisi energi dan ekonomi rendah karbon Indonesia,” ujar dia.(*/pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT Desa Makarti Jaya ke-33, Bupati Iksan Apresiasi Kebersamaan Warga Antardusun
Ketua Bhayangkari Sulteng Bagikan 100 Paket Sembako untuk Warga Bungku Tengah
Kapolda Sulteng Tekankan Fasilitas Polres Morowali Jadi Ruang Sinergi Polri, Instansi Vertikal, TNI, dan Tokoh Masyarakat
JMSI Sulteng Siapkan Raker dan Dialog Publik Bersama HIPKA Sulteng
Beri Kuliah Program Doktor Ilmu Hukum, Bamsoet Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen, Dorong Terjadi Penyederhanaan Sistem Kepartaian dan Pemisahan Pilpres dan Pileg
Babinsa Koramil Bahodopi Sigap! Bantu Padamkan Kebakaran Rumah Kost di Desa Fatufia
Hadiri Peresmian  Fasilitas Polres Morowali, Ini Pesan Bupati Iksan
Kapolda Sulteng Resmikan 5 Fasilitas Polres Morowali  
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 14:43 WIB

HUT Desa Makarti Jaya ke-33, Bupati Iksan Apresiasi Kebersamaan Warga Antardusun

Sabtu, 19 September 2026 - 12:33 WIB

Ketua Bhayangkari Sulteng Bagikan 100 Paket Sembako untuk Warga Bungku Tengah

Sabtu, 19 September 2026 - 12:23 WIB

Kapolda Sulteng Tekankan Fasilitas Polres Morowali Jadi Ruang Sinergi Polri, Instansi Vertikal, TNI, dan Tokoh Masyarakat

Sabtu, 19 September 2026 - 11:52 WIB

JMSI Sulteng Siapkan Raker dan Dialog Publik Bersama HIPKA Sulteng

Sabtu, 19 September 2026 - 07:09 WIB

Beri Kuliah Program Doktor Ilmu Hukum, Bamsoet Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen, Dorong Terjadi Penyederhanaan Sistem Kepartaian dan Pemisahan Pilpres dan Pileg

Berita Terbaru