Babinsa Koramil 1306-10/Tomini Hadir di Garis Depan, Jembatani Demokrasi di Tengah Bencana

- Penulis

Rabu, 16 April 2025 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Parigi Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Parigi Moutong sejak Senin siang (14/4/2024) mengakibatkan bencana banjir di Desa Pebounang, Kecamatan Palasa. Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.00 WITA dan menyeba-bkan kerusakan infrastruktur serta permukiman warga.

Banjir yang dipicu oleh meningkatnya curah hujan secara drastis mengakibatkan dua jembatan utama di desa tersebut rusak dan hanyut terbawa arus sungai. Jembatan yang terdampak meliputi jembatan penghubung antara Dusun 1 dan Dusun 2 serta jembatan yang berada di wilayah Dusun 5.

Selain kerusakan jembatan, banjir juga merusak sedikitnya enam unit rumah milik warga dan menyeret satu unit sepeda motor ke dalam arus sungai yang deras. Akibat kerusakan tersebut, akses transportasi di wilayah itu lumpuh, mengakibatkan Dusun 2 hingga Dusun 8 terisolasi total. Kondisi ini turut berdampak pada distribusi logistik Pemungutan Suara Ulang (PSU), dengan TPS 2 hingga TPS 9 yang berada dalam wilayah terisolasi tidak dapat dijangkau secara normal.

Baca Juga:  Aksi Tanggap Prajurit Pasmar 1 Korps Marinir Evakuasi Korban Banjir di Jakarta

Tanggap terhadap situasi tersebut, aparat TNI dalam hal ini Babinsa setempat, Koramil 10 Tomini, Kodim 1306/KP, Koptu Haspikal, bergerak cepat membantu masyarakat. Dengan inisiatif bersama warga, Koptu Haspikal memimpin pembangunan jembatan darurat menggunakan material kayu agar jalur transportasi kembali dapat dilalui, minimal oleh kendaraan roda dua dan pejalan kaki.

Tidak hanya membantu akses fisik, Babinsa dan warga juga melakukan penyebrangan kotak suara menuju TPS-TPS yang terisolasi. Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran proses demokrasi di tengah bencana, serta menjamin hak pilih warga tetap dapat tersalurkan.

Hingga saat ini, pemerintah daerah bersama TNI dan masyarakat masih terus melakukan pemulihan darurat, termasuk pendataan kerugian dan kebutuhan logistik warga terdampak. Diharapkan, akses ke wilayah yang terputus dapat segera dipulihkan, dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.(Penrem_132).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wadan Kodiklat TNI Anjangsana Ke Kediaman Marsekal TNI (Purn) Fadjar Prasetyo
World Cleanup Day 2026, Babinsa Bahodopi Bersama Warga Gelar Aksi Move and Clean
PWI dan IMIP Komitmen Tingkatkan Kapasitas Wartawan
Diduga Tidak Bisa Berenang Sàat Mandi di Laut , Kakak dan Adik Meninggal Dunia
Polres Metro Jakarta Barat, Ungkap Peredaran 458 Cartridge Pods Berisi Etomidate di Kelapa Gading
Perkuat Integritas Birokrasi, Kemenimipas Gelar Sosialisasi Pengelolaan Konflik Kepentingan
Bamsoet Apresiasi Nikah Massal Bersama Perkumpulan Bumi Alumni UNPAD, Hadirkan Kepedulian Sosial dan Gerakkan Ekonomi Alumni
Kemendagri Matangkan Pedoman Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:55 WIB

Wadan Kodiklat TNI Anjangsana Ke Kediaman Marsekal TNI (Purn) Fadjar Prasetyo

Senin, 21 September 2026 - 13:38 WIB

World Cleanup Day 2026, Babinsa Bahodopi Bersama Warga Gelar Aksi Move and Clean

Senin, 21 September 2026 - 13:28 WIB

PWI dan IMIP Komitmen Tingkatkan Kapasitas Wartawan

Senin, 21 September 2026 - 13:19 WIB

Diduga Tidak Bisa Berenang Sàat Mandi di Laut , Kakak dan Adik Meninggal Dunia

Senin, 21 September 2026 - 07:11 WIB

Polres Metro Jakarta Barat, Ungkap Peredaran 458 Cartridge Pods Berisi Etomidate di Kelapa Gading

Berita Terbaru

Berita

PWI dan IMIP Komitmen Tingkatkan Kapasitas Wartawan

Senin, 21 Sep 2026 - 13:28 WIB