Asisten I Tahir Inisiasi FORWALI, Satukan Pemerintah, Industri, dan Masyarakat

- Penulis

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat Kick-Off Meeting pembentukan FORWALI yang dirangkaikan dengan pembahasan isu prioritas sosial, lingkungan, ketenagakerjaan, dan Corporate Social Responsibility (CSR), yang digelar di ruang rapat Kantor Bupati Morowali, Kamis (09/07/2026).(FOTO:IST)


dteksinews,Morowali – Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Morowali, Tahir, mengusung proyek perubahan strategis berupa pembentukan Forum Sinergi Morowali (FORWALI) sebagai langkah konkret menuju tata kelola daerah yang lebih baik.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Kick-Off Meeting pembentukan FORWALI yang dirangkaikan dengan pembahasan isu prioritas sosial, lingkungan, ketenagakerjaan, dan Corporate Social Responsibility (CSR), yang digelar di ruang rapat Kantor Bupati Morowali, Kamis (09/07/2026).

Dalam pemaparannya, Tahir menegaskan bahwa FORWALI dirancang sebagai wadah koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha/industri, serta masyarakat luas, termasuk TNI-Polri, serikat pekerja, LSM, dan berbagai lembaga sosial kemasyarakatan.

“Forum ini merupakan proyek perubahan yang menjangkau hingga tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa. Semua unsur dilibatkan agar setiap persoalan dapat diantisipasi sejak dini,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pembentukan FORWALI merupakan bagian dari inovasi reformasi birokrasi melalui program Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar. Inovasi tersebut diharapkan tidak hanya bersifat konseptual, tetapi mampu diimplementasikan secara nyata di daerah.

Menurutnya, selama ini berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan investasi dan kawasan industri seperti IMIP dan perusahaan lainnya, cenderung ditangani secara reaktif.

Baca Juga:  Warga Morowali Temukan Mayat Laki-laki, Diduga Gantung Diri di Kamar Mandi 

“Selama ini kita lebih banyak mengobati daripada mencegah. Melalui FORWALI, pendekatan yang dibangun adalah preventif. Kita ingin mendeteksi dan merespons isu sejak dini sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Tahir mengungkapkan bahwa FORWALI akan dilengkapi dengan mekanisme pengaduan dan sistem kerja yang terstruktur. Masyarakat, pemerintah, maupun pihak perusahaan nantinya dapat menyampaikan berbagai isu melalui kanal yang disediakan, yang kemudian akan ditindaklanjuti sesuai prosedur forum.

Selain itu, forum ini juga akan rutin menggelar dialog lintas sektor dengan mengangkat isu-isu aktual yang berkembang di masyarakat, guna memastikan setiap permasalahan dapat diselesaikan secara kolaboratif.

Dalam kesempatan tersebut, Tahir juga mengajak seluruh peserta rapat untuk memberikan masukan terhadap draft Surat Keputusan (SK) pembentukan FORWALI, termasuk struktur organisasi, fungsi, serta peran masing-masing pihak, agar forum ini dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Dukungan semua pihak sangat dibutuhkan agar forum ini benar-benar menjadi solusi bersama dalam menjaga stabilitas sosial dan mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Kick-off meeting ini menjadi langkah awal pembentukan FORWALI yang diharapkan mampu menjadi instrumen strategis dalam menciptakan sinergi antar pemangku kepentingan di Kabupaten Morowali.(***)

Sumber: IKP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bamsoet: Penguatan Ideologi Pancasila Jadi Fondasi Penting Mendukung Keberhasilan Pemerintahan Prabowo
Tanggapi Kasus Penyadapan, Fahri Hamzah Ajak Pejuang Kebebasan, LSM dan Masyarakat Sipil Melakukan Perlawanan
Bea Cukai Morowali ,Tindak 539 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 545 Liter MMEA Sepanjang Oktober 2026
BNN dan Polri Bidik Jaringan Narkotika Di Asia Tenggara  
Dewan Adat Bone, Copot Gelar Bugis La Pateddungi Daeng Pasampo dari Listyo   Sigit 
Prof. Zudan Apresiasi Progres ATR/BPN: Selangkah Menuju Instansi ke-361 Terapkan Manajemen Talenta
Wabup Iriane Lepas Kontingen Morowali Ikuti Festival LASQI Tingkat Provinsi Sulteng 2026
Semarak Tanwir Muhammadiyah, TK ABA se-Kota Palu Ikuti Lomba Mewarnai Logo
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:03 WIB

Bamsoet: Penguatan Ideologi Pancasila Jadi Fondasi Penting Mendukung Keberhasilan Pemerintahan Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 13:50 WIB

Tanggapi Kasus Penyadapan, Fahri Hamzah Ajak Pejuang Kebebasan, LSM dan Masyarakat Sipil Melakukan Perlawanan

Kamis, 5 November 2026 - 13:32 WIB

Bea Cukai Morowali ,Tindak 539 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 545 Liter MMEA Sepanjang Oktober 2026

Kamis, 5 November 2026 - 13:24 WIB

BNN dan Polri Bidik Jaringan Narkotika Di Asia Tenggara  

Kamis, 5 November 2026 - 13:08 WIB

Dewan Adat Bone, Copot Gelar Bugis La Pateddungi Daeng Pasampo dari Listyo   Sigit 

Berita Terbaru