Apresiasi Deklarasi Serikat Wartawan Senior Indonesia (SW60+), Bamsoet Ingatkan Bahaya Fragmentasi Sosial dan Perang Informasi

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026 - 02:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bambang Soesatyo,mengapresiasi dibentuknya Serikat Wartawan Senior Indonesia (SW60+), (FOTO: DOK Pribadi Bamsoet)

 

dteksinews, Jakarta-Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan anggota PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) mantan wartawan Harian Prioritas, Pemimpin Redaksi Suara Karya serta Pemimpin Redaksi Majalah Info Bisnis, Bambang Soesatyo, mengapresiasi dibentuknya Serikat Wartawan Senior Indonesia (SW60+). Deklarasi SW60+ hadir pada momentum yang tepat, ketika Indonesia tengah menghadapi tantangan serius berupa fragmentasi sosial, polarisasi politik, serta derasnya arus disinformasi di ruang digital yang berpotensi mengganggu stabilitas nasional.

Fenomena polarisasi sosial di Indonesia kian terasa dalam beberapa tahun terakhir. Gelombang demonstrasi sepanjang tahun 2025 terjadi di berbagai daerah dengan skala besar, bahkan melibatkan puluhan ribu massa dan memicu ketegangan sosial di sejumlah wilayah. Di ruang digital, polarisasi juga terlihat dari dampak percakapan di media sosial, di mana satu isu dapat memicu jutaan interaksi dengan dominasi sentimen negatif dalam waktu singkat. Kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbelah dalam cara pandang terhadap isu-isu publik.

“Kita sedang menghadapi situasi di mana ruang publik dipenuhi informasi yang tidak semuanya benar. Polarisasi sosial semakin tajam, bahkan berdampak ke hubungan antar warga. Dalam kondisi seperti ini, peran wartawan senior sangat penting untuk menjaga arah dan akal sehat publik,” ujar Bamsoet usai menghadiri Deklarasi SW60+ di Jakarta, Jumat malam (17/4/26).

Hadir antara lain Menteri Komdigi Meutya Hafid, Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat, Ketua PWI Pusat Akhmad Munir, Kepala Staf Kepresidenan M. Qodari, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Marsudi Syuhud, Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia, Ketua SW60+ Wahyu Muryadi, Anies Baswedan, Arsjad Rasjid, Budiman Tanuredjo, Suryopratomo, Panda Nababan, Eros Djarot, Sujiwo Tedjo, Susi Pudjiastuti, Saleh Husin, Rudiantara, Nasir Tamara, Todung Mulya Lubis, Don Bosco Selamun, Sofwan Wanandi, Kemal Effendi Gani, Marah Sakti Siregar serta para wartawan senior lainnya.

Baca Juga:  Bamsoet: Pidato Presiden Prabowo di World Economic Forum Davos Pertegas Indonesia Stabil dan Kredibel di Mata Dunia

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ini memaparkan, maraknya hoaks dan disinformasi memperkeruh situasi. Sepanjang tahun 2025, sangat banyak beredar isu hoaks, mulai dari video kerusuhan, isu pejabat mundur, hingga narasi konflik yang ternyata tidak benar. Bahkan, keberadaan buzzer kini menjadi bagian dari ekosistem informasi yang secara aktif memengaruhi opini publik dan cara masyarakat berpikir.

“Kita tidak bisa menutup mata bahwa perang informasi sedang terjadi. Hoaks, propaganda, dan manipulasi narasi menjadi ancaman nyata bagi persatuan bangsa. Di sinilah wartawan senior harus mengambil peran sebagai penjernih sekaligus penyeimbang,” tegas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI mengingatkan politik identitas menjadi salah satu tantangan terbesar dalam menjaga persatuan bangsa. Eksploitasi isu agama, etnis, dan kelompok sosial tertentu dalam kontestasi politik telah mempersempit ruang dialog dan memperbesar potensi konflik horizontal. Dalam situasi ini, media memiliki peran yang sangat menentukan, apakah akan menjadi pemicu konflik atau justru menjadi peredam.

“karenanya, Pers harus berdiri di garis depan dalam melawan politik identitas dan provokasi. Media tidak boleh terjebak dalam framing yang memperuncing perbedaan, tetapi harus mendorong persatuan,” pungkas Bamsoet. (red/dteksinews)

Sumber; Bamsoet

Editor:Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPK Tegaskan Peran Imigrasi dalam Menjaga Kedaulatan Negara
Vale Disebut Bakal Gandeng Mitra Eropa Garap Proyek Tanamalia
Kapolda Sulteng Pimpin Gelar Operasional, Tiga Polres Raih Penghargaan Kapolri atas Pelayanan Prima
MIND ID Tegaskan Dukungan Penuh Bagi PT Vale di Pomalaa, Perkuat Kepastian Investasi dan Hilirisasi Berkelanjutan
Polsek Cengkareng Gagalkan Peredaran 2.500 Butir Obat Keras Daftar G, Satu Pengedar Diamankan
Pemerintah  Minta Warga Lapor Jika KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan 
Presiden Prabowo Terima Pimpinan MPR, Bahas Sidang Tahunan MPR dan Pokok-Pokok Haluan Negara
Menkomdigi:Stop Rekam Orang Diam-diam Termasuk Diruang Publik, Langgar UU PDP dan Etika 
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:56 WIB

BPK Tegaskan Peran Imigrasi dalam Menjaga Kedaulatan Negara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Vale Disebut Bakal Gandeng Mitra Eropa Garap Proyek Tanamalia

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Kapolda Sulteng Pimpin Gelar Operasional, Tiga Polres Raih Penghargaan Kapolri atas Pelayanan Prima

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:00 WIB

MIND ID Tegaskan Dukungan Penuh Bagi PT Vale di Pomalaa, Perkuat Kepastian Investasi dan Hilirisasi Berkelanjutan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Polsek Cengkareng Gagalkan Peredaran 2.500 Butir Obat Keras Daftar G, Satu Pengedar Diamankan

Berita Terbaru