Akibat Debu, FORBES Morowali Soroti Aktivitas PT RUJ dan PT MBN

- Penulis

Kamis, 24 September 2026 - 04:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi areal tambang  PT Rizki Utama Jaya (RUJ), di Desa Nambo, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali yang meresahkan warga, akibat debu,(FOTO:IST)


 

dteksinews,Morowali — Forum Rakyat Bersatu Morowali (FORBES Morowali) kembali menyoroti aktivitas perusahaan pengolahan batu di Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, khususnya PT Rizki Utama Jaya (RUJ) yang beroperasi di Desa Nambo dan PT Mineral Bumi Nusantara (MBN) yang beroperasi di Desa Lahuafu.

FORBES Morowali menilai persoalan debu yang muncul dari aktivitas operasional kedua perusahaan tersebut telah menjadi keluhan yang semakin serius, terutama bagi masyarakat yang berada di sekitar wilayah aktivitas perusahaan maupun pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

Koordinator Kecamatan Bungku Timur FORBES Morowali, Moh. Ridwan, mengatakan bahwa persoalan debu tersebut bukan lagi persoalan yang dapat dianggap sepele. Menurutnya, masyarakat telah cukup lama merasakan dampak dari aktivitas perusahaan, sementara langkah penanganan yang dirasakan masyarakat dinilai belum memadai.

“Persoalan debu ini sudah sangat meresahkan. Masyarakat dan pengguna jalan setiap hari harus berhadapan dengan kondisi tersebut. Jangan sampai keluhan masyarakat justru dianggap sebagai persoalan biasa dan dibiarkan berlarut-larut,” ujar Moh. Ridwan.

Menurut FORBES, aktivitas industri dan usaha memang memiliki kontribusi terhadap perekonomian daerah, namun keberadaan perusahaan tetap harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

Persoalannya, ketika aktivitas perusahaan mulai mengganggu kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan, maka pemerintah daerah bersama instansi teknis memiliki tanggung jawab untuk memastikan adanya pengawasan dan pengendalian dampak secara nyata.

Baca Juga:  Personil Koramil 1311-02/BS, Pembersihan lahan 

Ketua Umum FORBES Morowali, Abd. Jamil, juga membenarkan adanya keresahan tersebut. Ia menilai pemerintah daerah tidak boleh membiarkan keluhan masyarakat berhenti sebatas laporan tanpa adanya pemeriksaan dan tindakan yang terukur.

“Kami meminta pemerintah daerah jangan terkesan tutup mata. Kalau memang ada keluhan masyarakat terkait debu dan dampak aktivitas perusahaan, turun langsung ke lapangan, periksa, ukur dan pastikan apakah pengendalian lingkungan yang dilakukan perusahaan sudah sesuai ketentuan,” tegas Abd. Jamil.

FORBES Morowali menegaskan bahwa kritik ini bukan dimaksudkan untuk menghambat investasi ataupun aktivitas usaha. Namun, investasi harus memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan hak masyarakat untuk mendapatkan lingkungan yang aman dan nyaman.

Atas kondisi tersebut, FORBES Morowali meminta Pemerintah Kabupaten Morowali dan instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan secara objektif terhadap aktivitas kedua perusahaan, khususnya terkait pengendalian debu, penggunaan jalan, dampak terhadap masyarakat serta kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan dan operasional.

FORBES Morowali tidak meminta perusahaan ditutup tanpa dasar. Yang diminta adalah pemerintah hadir, melakukan pengawasan dan memastikan setiap aktivitas usaha berjalan sesuai aturan serta tidak mengorbankan kenyamanan dan kepentingan masyarakat.

“Jangan tunggu masyarakat semakin resah baru pemerintah bertindak. Persoalan debu ini harus dilihat, diukur dan ditangani secara nyata,” tutup Abd. Jamil.(*/pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Helikopter Water Bombing Jatuh Di Sungai Barito, Dua Kru Selamat dan Satu Awak Masih Dalam Pencarian 
Semarak Milad dan Tanwir Muhammadiyah, Warga Palu Dapat Layanan Kesehatan Gratis di CFD
Terseret Kode ‘Kapolri Kedua’ di Pusaran Skandal Penyadapan Prabowo, Nasib Tito Karnavian dan Idham Azis Kini Jadi Sorotan Panas!
Bupati Iksan Launching Pekan Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan serta Perikanan di Bungku Selatan
Bamsoet: Munas FKPPI Akan Mengesahkan GBHP dan Tetapkan Secara Aklamasi Titiek Soeharto Ketua Umum FKPPI 2026-2031 di Jakarta
Farhad Af Fariziq Lulusan SMKN 1 Bungku Selatan, Dinyatakan Lulus Calon Bintara TNI AL Tahun 2026
Bupati Iksan Siapkan Rp30 Miliar untuk Aspal Jalan Lingkar Wilayah Utara Pulau Paku
Bupati Iksan: Hari Libur Tetap Kerja, Pemkab Morowali Fokus Tuntaskan Program Pelayanan Masyarakat
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 12:26 WIB

Helikopter Water Bombing Jatuh Di Sungai Barito, Dua Kru Selamat dan Satu Awak Masih Dalam Pencarian 

Minggu, 8 November 2026 - 11:56 WIB

Semarak Milad dan Tanwir Muhammadiyah, Warga Palu Dapat Layanan Kesehatan Gratis di CFD

Minggu, 8 November 2026 - 10:29 WIB

Terseret Kode ‘Kapolri Kedua’ di Pusaran Skandal Penyadapan Prabowo, Nasib Tito Karnavian dan Idham Azis Kini Jadi Sorotan Panas!

Minggu, 8 November 2026 - 01:37 WIB

Bupati Iksan Launching Pekan Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan serta Perikanan di Bungku Selatan

Sabtu, 7 November 2026 - 10:15 WIB

Bamsoet: Munas FKPPI Akan Mengesahkan GBHP dan Tetapkan Secara Aklamasi Titiek Soeharto Ketua Umum FKPPI 2026-2031 di Jakarta

Berita Terbaru