KPU Palopo Diduga Tak Netral, Forum Masyarakat Desak Copot Kasat Reskrim dan Intelkam Polres Palopo

- Penulis

Sabtu, 9 November 2024 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,  Palopo- Forum Masyarakat Palopo Cinta Aman dan Damai mendesak agar Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam Polres Palopo dicopot dari jabatannya. Desakan ini muncul akibat dugaan pelanggaran kode etik dan ketidakprofesionalan kedua pejabat tersebut dalam penanganan kasus dugaan pelanggaran Pilkada Kota Palopo 2024.

Forum ini menilai KPU Kota Palopo tidak netral dalam Pilkada 2024, yang ditunjukkan dengan penolakan rekomendasi Bawaslu Kota Palopo untuk mendiskualifikasi salah satu pasangan calon. KPU beralasan belum adanya putusan yang berkekuatan hukum tetap, padahal temuan Bawaslu muncul saat tahapan kampanye sudah berjalan. Forum juga menyoroti mangkirnya tiga komisioner KPU dari pemeriksaan penyidik Polres Palopo terkait dugaan pidana Pilkada, yang kemudian dinyatakan daluarsa.

“Minimnya sosialisasi terkait Pilkada Kota Palopo dan dugaan ketidaknetralan KPU serta mangkirnya komisioner dari pemeriksaan polisi, membuat kami mendesak Kejaksaan Negeri Palopo untuk mengaudit anggaran Pilkada yang mencapai Rp17,2 miliar,” ujar Yertin Ratu, perwakilan Forum Masyarakat Palopo Cinta Aman dan Damai.

Baca Juga:  KPU Morowali Gelar Debat Kandidat, 4 Paslon Bupati dan wakil Bupati Morowali

Forum, kata Yertin Ratu, juga menduga Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam Polres Palopo ikut terlibat dalam daluarsanya kasus pidana Pilkada. Hal ini terkait dengan mangkirnya empat tersangka dari pemeriksaan dan berkas yang tidak dikirim oleh penyidik Polres Palopo ke Kejaksaan.

“Tidak bekerjanya Intelkam Polres Palopo dalam mengantisipasi potensi konflik dini juga menjadi sorotan,” tambah Yertin.

Yertin yang juga Ketua DPW JNIB Sulawesi Selatan , menegaskan akan melakukan pengaduan terkait dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oknum pejabat Polres Palopo ke Kompolnas, Ombudsman RI, Irwasum Polri, dan Komisi 3 DPR RI.

Atas dasar itu, Forum Masyarakat Palopo Cinta Aman dan Damai juga meminta Kapolres Palopo untuk mengevaluasi kinerja anggota Polres Palopo yang bertugas di Sentra Gakkumdu Bawaslu Palopo.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wadan Kodiklat TNI Anjangsana Ke Kediaman Marsekal TNI (Purn) Fadjar Prasetyo
World Cleanup Day 2026, Babinsa Bahodopi Bersama Warga Gelar Aksi Move and Clean
PWI dan IMIP Komitmen Tingkatkan Kapasitas Wartawan
Diduga Tidak Bisa Berenang Sàat Mandi di Laut , Kakak dan Adik Meninggal Dunia
Polres Metro Jakarta Barat, Ungkap Peredaran 458 Cartridge Pods Berisi Etomidate di Kelapa Gading
Perkuat Integritas Birokrasi, Kemenimipas Gelar Sosialisasi Pengelolaan Konflik Kepentingan
Bamsoet Apresiasi Nikah Massal Bersama Perkumpulan Bumi Alumni UNPAD, Hadirkan Kepedulian Sosial dan Gerakkan Ekonomi Alumni
Kemendagri Matangkan Pedoman Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:55 WIB

Wadan Kodiklat TNI Anjangsana Ke Kediaman Marsekal TNI (Purn) Fadjar Prasetyo

Senin, 21 September 2026 - 13:38 WIB

World Cleanup Day 2026, Babinsa Bahodopi Bersama Warga Gelar Aksi Move and Clean

Senin, 21 September 2026 - 13:28 WIB

PWI dan IMIP Komitmen Tingkatkan Kapasitas Wartawan

Senin, 21 September 2026 - 13:19 WIB

Diduga Tidak Bisa Berenang Sàat Mandi di Laut , Kakak dan Adik Meninggal Dunia

Senin, 21 September 2026 - 07:11 WIB

Polres Metro Jakarta Barat, Ungkap Peredaran 458 Cartridge Pods Berisi Etomidate di Kelapa Gading

Berita Terbaru

Berita

PWI dan IMIP Komitmen Tingkatkan Kapasitas Wartawan

Senin, 21 Sep 2026 - 13:28 WIB