Rachmansyah Ismail dan Harsono, Komitmen Kurangi Angka Kemiskinan di Morowali

- Penulis

Selasa, 5 November 2024 - 04:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,  Morowali- Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Morowali nomor urut 4, Rachmansyah Ismail dan Harsono Lamusa berkomitmen untuk mengurangi angka kemiskinan di Bumi Tepe Asa Moroso.

Hal itu dibuktikan dengan salah satu program Rachmansyah – Harsono dengan menghadirkan program 1.000 lowongan pekerjaan bagi masyarakat Morowali, baik masyarakat pribumi maupun pendatang.

Seperti yang diungkap oleh Calon Bupati Morowali nomor urut 4, Harsono Lamusa bahwa meningkatnya angka kemiskinan di Kabupaten Morowali salah satunya adanya kebijakan Bupati terdahulu yang mewajibkan calon pekerja untuk memiliki KTP Morowali.

Alhasil, setelah pendatang pindah dari daerah asal menjadi penduduk di Kabupaten Morowali, para calon pekerja itu belum dapat bekerja sesuai harapan. Sehingga mereka tercatat sebagai masyarakat miskin.

Hal ini disampaikan oleh Harsono Lamusa pada momen debat publik putaran kedua Pilkada Morowali 2024 pada 2 November lalu, yang disiarkan live di INews TV.

Baca Juga:  Bangun Silahturahmi dan Kolaborasi, Kapolres Morowali Coffe Morning Bersama Insan Pers

Menurut mantan Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Morowali ini bahwa, pihaknya akan memfasilitasi dan memberikan kemudahan para pendatang yang ada di Kabupaten Morowali untuk segera mendapatkan pekerjaan yang layak.

“Orang datang mencari kerja yah cari kerja tanpa harus urus kartu domisili/ KTP Morowali, tapi langsung saja lamar kerja dgn KTP asal daerah. Nanti kalau dapat Kerja, berarti sudah punya penghasilan di Morowali yang berarti sekaligus sudah mau tinggal di Morowali,” paparnya.

Ia juga menjelaskan peta pencari kerja jangan dilakukan penekanan untuk segera ber KTP Morowali, tapi pemerintah hadir untuk mempermudah masyarakat dari luar daerah mendapatkan pekerjaan.

“Harusnya maksimal 3 bukan setelah mendapatkan pekerjaan dan mau tinggal di Morowali, maka disitu disarankan untuk membuat KTP Morowali,” pungkas pria berkumis ini. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bamsoet: Penguatan Ideologi Pancasila Jadi Fondasi Penting Mendukung Keberhasilan Pemerintahan Prabowo
Tanggapi Kasus Penyadapan, Fahri Hamzah Ajak Pejuang Kebebasan, LSM dan Masyarakat Sipil Melakukan Perlawanan
Bea Cukai Morowali ,Tindak 539 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 545 Liter MMEA Sepanjang Oktober 2026
BNN dan Polri Bidik Jaringan Narkotika Di Asia Tenggara  
Dewan Adat Bone, Copot Gelar Bugis La Pateddungi Daeng Pasampo dari Listyo   Sigit 
Prof. Zudan Apresiasi Progres ATR/BPN: Selangkah Menuju Instansi ke-361 Terapkan Manajemen Talenta
Wabup Iriane Lepas Kontingen Morowali Ikuti Festival LASQI Tingkat Provinsi Sulteng 2026
Semarak Tanwir Muhammadiyah, TK ABA se-Kota Palu Ikuti Lomba Mewarnai Logo
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:03 WIB

Bamsoet: Penguatan Ideologi Pancasila Jadi Fondasi Penting Mendukung Keberhasilan Pemerintahan Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 13:50 WIB

Tanggapi Kasus Penyadapan, Fahri Hamzah Ajak Pejuang Kebebasan, LSM dan Masyarakat Sipil Melakukan Perlawanan

Kamis, 5 November 2026 - 13:32 WIB

Bea Cukai Morowali ,Tindak 539 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 545 Liter MMEA Sepanjang Oktober 2026

Kamis, 5 November 2026 - 13:24 WIB

BNN dan Polri Bidik Jaringan Narkotika Di Asia Tenggara  

Kamis, 5 November 2026 - 13:08 WIB

Dewan Adat Bone, Copot Gelar Bugis La Pateddungi Daeng Pasampo dari Listyo   Sigit 

Berita Terbaru