Di Morowali Rencana Akan di Bangun Lapas 

- Penulis

Sabtu, 8 Juni 2024 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Kolonodale mendampingi Tim dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng) dalam rangka melakukan survei terkait Barang Milik Negara (BMN) berupa aset tanah milik negara yang terletak dikabupaten Morowali. Kamis, 06 Juni 2024.

Dalam kegiatan survei peninjauan aset tanah milik negara tersebut oleh Kaur Tata Usaha Lapas Kelas III Kolonodale, Albert D Katuwu didampingi tim dari Kanwil Kemenkumham Sulteng yang dipimpin oleh Kasubag Program dan Pelaporan, Verra Veronika, bersama Staf.

Peninjauan tanah milik negara tersebut yang berlokasi di Desa Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah, Morowali, Sulawesi Tengah merupakan upaya yang dilakukan untuk memastikan pemanfaatan aset berupa lahan tersebut untuk pembangunan Lapas Morowali nantinya.

Kepala Lapas Kelas III Kolonodale Arifin Akhmad menjelaskan bahwa aset tanah hibah dari Pemda Morowali tersebut dimasa kepemimpinan beliau telah dilegalisasi dengan penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) dari aset Barang Milik Daerah (BMD) menjadi Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Hukum dan HAM RI terkhusus Lapas Kelas III Kolonodale yang diterbitkan menjadi dua Sertifikat yaitu masing-masing dengan No. Sertifikat 19.06.06.24.4.00027 seluas 16.964M2 dan No. Sertifikat 19.06.06.24.4.00026 seluas 24.233M2.”

“peninjauan ini merupakan tindaklanjut dari pemanfaatan tanah milik negara yang rencananya akan dimanfaatkan untuk pembangunan Lapas Morowali nantinya, terkait dengan terbitnya dua sertifikat pada tanah milik negara tersebut disebabkan oleh adanya aliran sungai yang membelah lokasi tanah tersebut,”jelas Arifin.

“Selain itu survei ini untuk melihat kultur tanah dan kondisi geografis dari tanah tersebut sebagai langkah awal proses pembuatan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) pembangunan Lapas Morowali,” lanjutnya.

Baca Juga:  Eazy Paspor Mempermudah Karyawan PT Dexin Steel Indonesia Dalam Persiapan Keluar Negeri

Sementara itu Verra Veronika yang memimpin tim survei dari Kanwil Kemenkumham Sulteng dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa proses survei tersebut dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi tanah tersebut.

“Berdasarkan hasil peninjauan kami, lokasi tanah milik negara tersbut memiliki kontur yang miring membentuk cekungan yang dipisahkan oleh sebuah sungai sehingga diperlukan telaan lebih lanjut terkait lokasi tersebut,” jelas Verra.

Beliau juga mengatakan lokasi tanah yang dipisahkan sungai dinilai kurang strategis karena dapat menimbulkan kerawanan. Sementara itu dalam pembangunan Lapas harus memperhatikan berbagai aspek terutama keamanan serta potensi-potensi kerawanan yang dapat terjadi, dengan adanya sungai tersebut potensi terjadinya erosi atau pengikisan tanah pada tepi sungai dan banjir dapat menjadi hal-hal yang perlu diperhatikan dalam proses pembuatan AMDAL nantinya.

Setelah melaksanakan survei lapangan terkait kontur dan kondisi geografis tanah milik negara tersebut, Lapas Kolonodale mendampingi Tim dari Kanwil Kemenkumham Sulteng untuk melakukan koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Morowali untuk memastikan tanah milik negara tersebut telah dilakukan penghapusan dari aset BMD Morowali dan telah dilakukan sudah tercatat di BMN Lapas Kolonodale.

Sementara itu Kakanwil Kemenkumham Sulteng Hermansyah siregar mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya survei ini merupakan langkah awal dari pemanfaatan tanah milik negara tersebut yang akan digunakan sebagai tempat pembangunan Lapas Morowali kedepannya.

“Semoga dengan terlaksananya kegiatan survei ini dapat mempercepat proses rencana pembangunan Lapas Morowali yang bertujuan untuk menangani dan meminimalisir overcrowding yang saat ini terus terjadi di Lapas Kolonodale,” tutup Hermansyah Siregar. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bahas Ekonomi  Global,Presiden Prabowo Menerima DEN 
Dukung Karhutla,TNI Kirim 2,6 Ton Dry Ice dan 7 Ton garam di Kalsel 
Lakalantas Mobil VC Motor Beat, Pengendara Motor Meninggal Dunia
Panglima TNI Hadiri Ratas Penanganan Karhutla
Imigrasi Morowali Utara Hadir Kembali di Mal Pelayanan Publik, Layanan Paspor Dibuka 23 Oktober 2026
Dandim 1311/Morowali Terima Hibah Gedung Koramil Bahodopi dari PT IMIP
IMIP Distribusi Air Bersih Bantu Warga Terdampak Kekeringan
Koramil 1311-09 Bahodopi Resmi Difungsikan 
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Bahas Ekonomi  Global,Presiden Prabowo Menerima DEN 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Dukung Karhutla,TNI Kirim 2,6 Ton Dry Ice dan 7 Ton garam di Kalsel 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Lakalantas Mobil VC Motor Beat, Pengendara Motor Meninggal Dunia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Panglima TNI Hadiri Ratas Penanganan Karhutla

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Imigrasi Morowali Utara Hadir Kembali di Mal Pelayanan Publik, Layanan Paspor Dibuka 23 Oktober 2026

Berita Terbaru

Berita

Bahas Ekonomi  Global,Presiden Prabowo Menerima DEN 

Selasa, 20 Okt 2026 - 14:01 WIB

Berita

Panglima TNI Hadiri Ratas Penanganan Karhutla

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:00 WIB