Menteri Imipas Penuhin Janji, 82 WNI dipulangkan dari Malaysia

- Penulis

Selasa, 15 September 2026 - 02:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 82 Warga Negara Indonesia dipulangkan dari Malaysia oleh  pihak Imigrasi KBRI Kuala Lumpur,(FOTO:IST)


 

dteksinews, Jakarta – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui Atase Imigrasi KBRI Kuala Lumpur bergerak cepat memulangkan 82 Warga Negara Indonesia (WNI) bermasalah dari Depot Tahanan Imigresen (DTI) Semenyih dan DTI Beranang, Malaysia, Jumat (11/9). Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung atas kunjungan kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, bersama Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko ke DTI Semenyih pada 4 September 2026 lalu.

Menteri Agus menegaskan bahwa kepulangan ini menjadi prioritas utama pemerintah demi memberikan kepastian hukum dan pelindungan kemanusiaan bagi WNI di luar negeri. Dalam kunjungan kerja ke Malaysia pekan lalu, pihaknya telah menyampaikan komitmen penyelesaian tersebut secara langsung.

“Kami melakukan pengecekan dengan Dirjen Imigrasi. Kerja sama kami cukup baik dengan imigrasi Malaysia. Nanti kita segera upayakan pemulangan. Kalau surat sudah lengkap paling lama 10 hari mereka bisa kembali ke Indonesia,” ujar Menteri Agus.

Realisasi pemulangan yang terlaksana tepat satu minggu setelah instruksi tersebut mencakup 51 WNI dari DTI Semenyih, yang terdiri dari 32 laki-laki, 14 perempuan, dan lima anak perempuan. Selain itu, turut dipulangkan 31 WNI dari DTI Beranang yang meliputi 22 laki-laki dan sembilan perempuan. Seluruh WNI yang dipulangkan tersebut dipastikan telah menyelesaikan proses hukum dan keimigrasian di Malaysia serta telah mengantongi dokumen perjalanan resmi.

Proses pemberangkatan ke Tanah Air pada hari ini dilakukan secara bertahap dan terbagi ke dalam tiga kloter. Kloter pertama dengan tujuan Jakarta membawa 33 orang WNI menggunakan maskapai Citilink bernomor penerbangan QG-503 dan dijadwalkan tiba di Tanah Air pada pukul 21.40 WIB.

Sementara itu, kloter kedua dan ketiga diberangkatkan dengan tujuan Medan. Kloter kedua membawa enam orang penumpang menggunakan maskapai Batik Air ID-7265, dan kloter ketiga membawa 43 orang penumpang menggunakan maskapai Air Asia QZ-127. Kedua penerbangan tujuan Medan tersebut dijadwalkan mendarat pada waktu yang bersamaan, yakni pukul 21.25 WIB.

Baca Juga:  STAI Morowali Terima Tim Asesor Lamdik untuk Asesmen Lapangan Prodi S1 Pendidikan Agama Islam  

Demi memastikan proses berjalan aman dan tertib, masing-masing kloter didampingi langsung oleh petugas Fungsi Imigrasi dan Konsuler KBRI Kuala Lumpur. Guna mempermudah pengawasan selama perjalanan, para WNI diberikan seragam kaos berwarna biru dan difasilitasi pemberian makan setibanya di bandara sebelum lepas landas.

Atase Imigrasi KBRI Kuala Lumpur terus berkoordinasi secara intensif dengan Jabatan Imigresen Malaysia (JIM), pihak maskapai penerbangan, dan instansi terkait di Jakarta maupun Medan guna memastikan seluruh tahapan dari pemberangkatan hingga debarkasi penerimaan WNI berjalan lancar tanpa hambatan.

Para WNI pun tiba di Tanah Air dengan penuh sukacita dan rasa syukur. “Alhamdulillah, bahagia. Nggak menyangka kalau sudah bisa kembali ke Indonesia, padahal sudah lama di Malaysia. Terima kasih banyak kepada Bapak Menteri Agus Andrianto dan Bapak Dirjen Hendarsam,” ungkap salah satu WNI laki-laki asal Madura yang sudah hampir sembilan tahun berada di Malaysia. Dan ada pula seorang wanita yang sudah lama berada di dalam tahanan imigrasi di malaysia akhirnya bisa pulang kembali ke Indonesia. Terimakasih banyak kepada Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dan Dirjen Imigrasi yang telah membantu saya agar bisa kembali ke Tanah Air dan dapat berkumpul bersama keluarga, sampai saya tidak bisa berkata apa-apa lagi, ujar Rita, yang akan pulang ke Pandeglang, Banten.

Pemulangan WNI ini bukan sekadar pemenuhan prosedur administratif, melainkan manifestasi nyata kehadiran negara untuk melindungi segenap warganya tanpa memandang latar belakang permasalahan. Kemenimipas berkomitmen memastikan setiap warga negara yang tengah menghadapi kendala keimigrasian di luar negeri mendapatkan penyelesaian yang responsif dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan. Melalui momentum kepulangan ini, menjadi pesan kuat bagi seluruh masyarakat akan pentingnya menempuh jalur migrasi yang legal demi jaminan keselamatan dan pelindungan menyeluruh dari negara.(*/pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Groundbreaking Groundsill Sungai Karaupa, Wabup Morowali Tekankan Manfaat bagi Masyarakat 
Pemkab Morowali dan BPKP Sulawesi Tengah Gelar Entry Meeting Pelaksanaan SPIP Terintegrasi 2026
Dilantik sebagai Menkeu, Suahasil Pastikan APBN Sehat, Kredibel, dan Berdampak bagi Rakyat
Kanim Morowali Imbau WNI dan WNA Penuhi Persyaratan Sebelum Memasuki Indonesia
Lebih Sehat dan Hemat: _Bike to Work_ di Lingkar Industri IMIP
PENGCAB ORADO Kabupaten Morowali bersama Kodim 1311/Morowali akan Menggelar Open Turnamen Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI 
PENGCAB ORADO Morowali, Sukses Gelar Event Perdana Tournament Domino 101 dan Persiapan Piala Panglima TNI
Wabup Morowali Iriane: Data Akurat Penting untuk Menekan Angka Kemiskinan Morowali
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:06 WIB

Groundbreaking Groundsill Sungai Karaupa, Wabup Morowali Tekankan Manfaat bagi Masyarakat 

Selasa, 15 September 2026 - 02:55 WIB

Menteri Imipas Penuhin Janji, 82 WNI dipulangkan dari Malaysia

Selasa, 15 September 2026 - 02:01 WIB

Pemkab Morowali dan BPKP Sulawesi Tengah Gelar Entry Meeting Pelaksanaan SPIP Terintegrasi 2026

Senin, 14 September 2026 - 13:05 WIB

Dilantik sebagai Menkeu, Suahasil Pastikan APBN Sehat, Kredibel, dan Berdampak bagi Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 10:39 WIB

Kanim Morowali Imbau WNI dan WNA Penuhi Persyaratan Sebelum Memasuki Indonesia

Berita Terbaru