Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS 2026, Tegaskan Peran Aktif Indonesia dalam Tata Kelola Global

- Penulis

Minggu, 13 September 2026 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI  Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri India  Narendra Damodardas Modi ( kanan),(FOTO: IST)


 

dteksinews, New Delhi- Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 yang digelar di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India, Sabtu (12/09/2026).

KTT BRICS tahun ini mengusung tema “Building for Resilience, Innovation, Cooperation, and Sustainability” yang mencerminkan komitmen negara-negara anggota BRICS untuk memperkuat ketahanan, mendorong inovasi, meningkatkan kerja sama, serta membangun pembangunan yang berkelanjutan.

Dalam sesi terbatas bertema “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism”, Presiden Prabowo membawa semangat persatuan bangsa-bangsa Global South melalui pepatah Indonesia tentang pentingnya kebersamaan dalam menghadapi tantangan global, ‘Bersatu kita teguh, terpecah kita runtuh’.

Bagi Presiden Prabowo, pepatah tersebut bukan sekadar ungkapan tentang persatuan. Pesan itu mencerminkan semangat yang sejak puluhan tahun lalu telah menyatukan negara-negara Asia dan Afrika dalam perjuangan untuk berdiri sejajar, menentukan masa depannya sendiri, serta memperjuangkan kepentingan bersama.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Kunjungi Sekolah  Rakyat di Bali 

Spirit tersebut, menurut Presiden Prabowo, tetap relevan di tengah tatanan dunia saat ini. Negara-negara Global South yang memiliki pengalaman sejarah dalam memperjuangkan kemerdekaan dari imperialisme dan kolonialisme kini hadir bersama sebagai bangsa-bangsa yang setara.

Dengan fondasi yang kuat, Presiden Prabowo meyakini BRICS dapat terus memperluas dan memperkuat kerja sama di berbagai bidang yang berpengaruh langsung terhadap ketahanan negara-negara anggotanya. Salah satu bidang yang dinilai strategis adalah energi, khususnya melalui penguatan konektivitas sistem energi dan ketahanan energi antarwilayah.(*/pri)

 

Sumber: BPMI Setpres

Editor: Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani, Gagalkan Keberangkatan Lima PMI Nonprosedural ke Malaysia
Sambut HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Morowali Gelar Anjang Sana kepada Purnawirawan dan Warakawuri
Wabup Iriane: Bupati dan Wabup Tetap Bersinergi Bangun Morowali
Cepat Tanggap, Satgas Yonif 147/KGJ Padamkan Karhutla di Distrik Meyado
IMIP Serap 17.688 Tenaga Kerja Asal Morowali, dari Operator Crane hingga Penggerak Ekonomi Lokal
Hari Tani Nasional 2026: SPI Morowali Soroti Nasib Petani, Pemda Diminta Tidak Jadikan Hari Tani Sekadar Seremonial
Aksi Cepat Sang Jenderal Petarung Redam Bentrokan Lisabata–Patahuwe di SBB
Produksi Tembakau Sintetis Senilai Rp1 Miliar Dibongkar Polres Jakbar, Empat Tersangka Diamankan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 05:01 WIB

Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani, Gagalkan Keberangkatan Lima PMI Nonprosedural ke Malaysia

Senin, 14 September 2026 - 03:17 WIB

Sambut HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Morowali Gelar Anjang Sana kepada Purnawirawan dan Warakawuri

Senin, 14 September 2026 - 01:05 WIB

Wabup Iriane: Bupati dan Wabup Tetap Bersinergi Bangun Morowali

Senin, 14 September 2026 - 00:50 WIB

Cepat Tanggap, Satgas Yonif 147/KGJ Padamkan Karhutla di Distrik Meyado

Minggu, 13 September 2026 - 14:26 WIB

Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS 2026, Tegaskan Peran Aktif Indonesia dalam Tata Kelola Global

Berita Terbaru