Asisten II Setda Morowali, Emil,(FOTO:IST)
dteksinews, Morowali-Pemerintah Kabupaten Morowali menyambut baik peresmian operasional basis industri kelapa terpadu PT Freenow di Kawasan Industri Huabao Indonesia. Kehadiran industri tersebut dinilai menjadi momentum untuk kembali mengembangkan potensi kelapa yang sejak dulu menjadi salah satu komoditas unggulan Morowali.
Mewakili Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf, Asisten II Setda Morowali, Emil, mengatakan Morowali pada masa lalu dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kelapa. Saat itu, hasil kelapa masyarakat yang sudah dikeringkan bahkan terkirim hingga ke Pulau Jawa.
“Kami menyambut baik adanya pabrik kelapa terbaru ini. Dengan adanya pabrik ini, tentu daerah akan mencoba mendukung petani untuk bisa kembali menanam kelapa dalam,” kata Emil.
Menurut Emil, meski minat masyarakat menanam kelapa sempat menurun akibat harga yang tidak stabil, potensi komoditas tersebut di Morowali masih sangat besar. Berdasarkan data yang ada, sekitar 28.000 hektare perkebunan kelapa masih tersebar di 10 kecamatan, mulai dari Witaponda hingga Menui Kepulauan.
“Jadi untuk perusahaan tidak usah khawatir bahwa bahan baku kelapa ini ada banyak di Sulawesi Tengah yang memadai,” serunya.
Adapun ia menilai keberadaan PT Freenow dapat membuka kembali peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan perkebunan kelapa sekaligus memberikan kepastian pasar bagi hasil produksi petani.
“Kalau punya dua hektare saja itu sudah punya keuntungan yang menjanjikan, tidak kalah dengan sawit,” pungkasnya.(*/pri)














