Ada Proyek Tambang Nikel Baru, Vale Targetkan Operasional di 2029

- Penulis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Vale Indonesia Tbk,(FOTO:IST)


 

dteksinews, Jakarta- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menargetkan operasi tambang nikel baru, yakni tambang Tanamalia di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dapat dimulai paling cepat pada 2029. Adapun, saat ini proyek Tanamalia sendiri masih dalam tahap eksplorasi.

Hal itu diungkapkan Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia Budiawansyah.

“Ya estimasilah forecast kita 2029,” ungkap Budi saat ditemui di Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Menurut dia, pada tahun 2027, perusahaan masih akan menjalankan proses pendetailan eksplorasi Tanamalia. Tahapan tersebut mencakup studi eksplorasi tahap kedua serta pendetailan desain proyek.

“2027 tuh proses pendetailan eksplorasi ya, studi eksplorasi tahap 2 dan nanti ada pendetailan desain,” kata Budi.

Di sisi lain, Budi menegaskan pengembangan proyek tambang harus melewati serangkaian kajian, mulai dari aspek ekologi hingga kebencanaan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan pertambangan dapat berjalan dengan aman serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan.

Baca Juga:  Wabup Iriane Iliyas Buka UDG ke-XIII Tingkat Kabupaten Morowali di Desa Bumi Harapan

“Jadi harus clear, kita lakukan studi ekologi, kita lakukan studi kebencanaan di situ. Apa bedanya dengan Sorowako? Sama. Sorowako tuh lebih berisiko ya, studi kebencanaan segala macam kita lakukan, Bahodopi juga gitu ya, maturity risikonya kita evaluasi,” kata Budi.

Mengutip laman resmi Vale Indonesia, Tanamalia Project saat ini sedang dalam proses studi Front End Loading (FEL) 2. FEL merupakan panduan manajemen proyek PT Vale. Metode ini menjelaskan bagaimana proyek dikembangkan dan direncanakan, mencakup aspek teknis, ekonomi, lingkungan, dan bisnis yang berkaitan dengan perusahaan.

Dalam tahapan studi, akan dilakukan pengumpulan data kandungan nikel. Data ini diolah untuk memutuskan jadi tidaknya proses penambangan.

Ada 3 fase dalam tahapan FEL Study:

FEL 1 – Kelayakan Bisnis

FEL 2 – Pemilihan Alternatif

FEL 3 – Rencana Eksekusi.(*/pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Sulfur Melejit, Ini Strategi Vale Jaga Operasional Smelter
PT Vale,Periode Revisi RKAB Nikel 2026 Selesai 
Vale Punya 3 Megaproyek Smelter Rp155 Triliun, Ini Informasi Terbarunya
Bupati Morowali Sampaikan Pendapat Akhir KUA-PPAS 2027 dan Perubahan KUA-PPAS 2026
Bupati Iksan Kukuhkan Paskibraka Kabupaten Morowali Tahun 2026
DPRD dan Pemkab Morowali Gelar Rapat Paripurna Masa Persidangan III
Jelang HUT ke-81 RI, Bupati Iksan Ingatkan Paskibraka Siapkan Mental
Revitalisasi Pengendalian Hama Tikus Terpadu dan Konservasi Burung Hantu: Upaya PT Vale di Morowali Membangun Ketahanan Pangan dari Tingkat Tapak
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Ada Proyek Tambang Nikel Baru, Vale Targetkan Operasional di 2029

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Harga Sulfur Melejit, Ini Strategi Vale Jaga Operasional Smelter

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:24 WIB

PT Vale,Periode Revisi RKAB Nikel 2026 Selesai 

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Vale Punya 3 Megaproyek Smelter Rp155 Triliun, Ini Informasi Terbarunya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:14 WIB

Bupati Iksan Kukuhkan Paskibraka Kabupaten Morowali Tahun 2026

Berita Terbaru

Berita

PT Vale,Periode Revisi RKAB Nikel 2026 Selesai 

Sabtu, 15 Agu 2026 - 11:24 WIB

Bencana

NTT Digocang Gempa Bumi 7,7 Magnitude 

Sabtu, 15 Agu 2026 - 07:48 WIB