Lagi, Pemda Morowali dapat Opini WTP dari BPK RI Sulteng

- Penulis

Selasa, 28 Mei 2024 - 01:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Palu-Pemerintah Kabupaten Morowali kembali raih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk keenam kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2019 dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Sulawesi Tengah atas Laporan Keuangan Pemerintah Tahun Anggaran 2023, Senin (27/05/2024) siang.

Penyerahan WTP dilakukan Kepala Kantor Perwakilan BPK RI Provinsi Sulawesi Tengah Binsar Karyanto P, ST.,M.M.,CSFA dan diterima oleh Pj Bupati Morowali, Ir.H.A.Rachmansyah Ismail, M.Agr.,MP di Auditorium Lantai Tiga (Ruang Lobo) BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah, Kota Palu.

Pada kesempatan itu, Pj Bupati Morowali, Rachmansyah Ismail menyampaikan ucapan syukur atas pencapaian tersebut, yang menandakan komitmen Pemkab Morowali dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan.

“ucapan syukur Alhamdulillah bahwa Kabupaten Morowali sekali lagi menerima predikat opini WTP ke-6 kali berturut-turut dari BPK RI, semoga ini bisa menjadi tonggak semangat untuk terus bergerak cepat dan bekerja ikhlas untuk Kabupaten Morowali yang kita cintai ini.” Ujarnya.

Lanjut Pj Bupati, juga memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Morowali atas capaian kinerja serta kolaborasi yang telah terjalin dengan baik.

Baca Juga:  Pemda Morowali Gelar Halal Bi Halal 

Turut hadir dari Pemda Morowali, diantaranya Pj Bupati Morowali, Ir.H.A.Rachmansyah Ismail. M.Agr.,MP, Sekda Morowali, Drs.Yusman Mahbub, M.Si, Asisten 1 Bidang Kesra dan Pemerintahan, Ir.Moh.Rizal Badudin, Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Abd.Mutaqqin Sonaru, SP, Kadis Koperasi dan UMKM Morowali, Dr.Hj.ST Asma Ul Husna Syah, SE.,MM.,M.Si, Inspektur Inspektorat Daerah Morowali, Afridin, SH.,M.SA, Kaban BPKAD Morowali Alamsyah, S.STP, M.Ec, Dev, Kaban Bappelitbangda Morowali, Hasyim, S.Pi, Staf Ahli Bidang Kesra Abd Malik Hafid, S.Hi,M.Si, serta Para kepala OPD Lingkup Pemkab Morowali. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh seluruh Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Tengah.

WTP Tahun 2023 ini juga diberikan kepada Pemerintah Kota Palu, Kabupaten Banggai, Kabupaten Tojo Una-Una, Kabupaten Buol, Kabupaten Banggai Laut, Kabupaten Sigi, Kabupaten Poso, Kabupaten Morowali Utara dan Kabupaten Toli-Toli.(***)

Sumber: kominfo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT Desa Makarti Jaya ke-33, Bupati Iksan Apresiasi Kebersamaan Warga Antardusun
Ketua Bhayangkari Sulteng Bagikan 100 Paket Sembako untuk Warga Bungku Tengah
Kapolda Sulteng Tekankan Fasilitas Polres Morowali Jadi Ruang Sinergi Polri, Instansi Vertikal, TNI, dan Tokoh Masyarakat
JMSI Sulteng Siapkan Raker dan Dialog Publik Bersama HIPKA Sulteng
Beri Kuliah Program Doktor Ilmu Hukum, Bamsoet Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen, Dorong Terjadi Penyederhanaan Sistem Kepartaian dan Pemisahan Pilpres dan Pileg
Babinsa Koramil Bahodopi Sigap! Bantu Padamkan Kebakaran Rumah Kost di Desa Fatufia
Hadiri Peresmian  Fasilitas Polres Morowali, Ini Pesan Bupati Iksan
Kapolda Sulteng Resmikan 5 Fasilitas Polres Morowali  
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 14:43 WIB

HUT Desa Makarti Jaya ke-33, Bupati Iksan Apresiasi Kebersamaan Warga Antardusun

Sabtu, 19 September 2026 - 12:33 WIB

Ketua Bhayangkari Sulteng Bagikan 100 Paket Sembako untuk Warga Bungku Tengah

Sabtu, 19 September 2026 - 12:23 WIB

Kapolda Sulteng Tekankan Fasilitas Polres Morowali Jadi Ruang Sinergi Polri, Instansi Vertikal, TNI, dan Tokoh Masyarakat

Sabtu, 19 September 2026 - 11:52 WIB

JMSI Sulteng Siapkan Raker dan Dialog Publik Bersama HIPKA Sulteng

Sabtu, 19 September 2026 - 07:09 WIB

Beri Kuliah Program Doktor Ilmu Hukum, Bamsoet Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen, Dorong Terjadi Penyederhanaan Sistem Kepartaian dan Pemisahan Pilpres dan Pileg

Berita Terbaru