Ketua IPPMIM Makassar: Sengketa Tanah Milik Dg.Mapoji, Negara harus Hadir Memberikan Kepastian Hukum kepada Seluruh Pihak

- Penulis

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia Morowali Makassar (IPPMIM Makassar), Aidil.(FOTO: DOK Pribadi).


 

dteksinews, Morowali-Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia Morowali Makassar (IPPMIM Makassar), Aidil, angkat bicara terkait sengketa lahan seluas 8 hektare di Desa Topogaro, Kecamatan Bungku Barat, yang diklaim oleh Daeng Mapoji telah dikuasai oleh PT Bahosua Taman Industri Investment Group (BTIIG).Kamis(4/6/2026)

Aidil menilai, persoalan ini tidak boleh dianggap sebagai sengketa biasa, mengingat adanya klaim kepemilikan yang disertai dokumen Surat Keterangan Penguasaan Tanah (SKPT) serta dugaan ketidakjelasan proses peralihan hak atas tanah yang kini telah dimanfaatkan oleh perusahaan.

Kami meminta,”seluruh pihak yang terlibat, baik perusahaan maupun pemerintah desa, untuk membuka secara transparan seluruh dokumen yang menjadi dasar penguasaan lahan tersebut,”ujarnya

Baca Juga:  Wazir Muhaemin : “Alim Hendra Pembohong” Kegiatan di Makassar Bukan Ramah-Tamah Tapi Konsultasi Publik AMDAL

Jika memang terdapat hak masyarakat yang belum diselesaikan, maka harus ada penyelesaian yang adil dan bermartabat.

Seharusnya, penyelesaian sengketa agraria harus mengedepankan asas keadilan, kepastian hukum, dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat.

Ia juga, mempertanyakan adanya dugaan perbedaan keterangan terkait riwayat kepemilikan dan proses jual beli lahan yang hingga kini masih menjadi polemik.

Perlunya DPRD Kabupaten Morowali, Pemerintah Kabupaten Morowali, serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk turun tangan melakukan pengawasan dan memfasilitasi penyelesaian persoalan tersebut secara objektif.

Jangan sampai masyarakat kehilangan haknya akibat lemahnya pengawasan dan minimnya transparansi dalam proses penguasaan lahan.katanya.

“Negara harus hadir memberikan kepastian hukum kepada seluruh pihak,”Pungkasnya.(pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Curi Uang Nasabah  Bank  BRI Rp300 Juta , Polres Morowali Berhasil Bekuk  Pelaku  
Pimpin Apel Pagi,Wabup Tekankan Kinerja OPD dan Antisipasi Dampak El Niño
Satreskrim Polres Morowali, Berhasil Amankan Pelaku Pencurian Nasabah Bank BRI 
Minggu Kasih, Polres Morowali Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan Antarumat Beragama
Beberapa raksasa China siap pangkas 50% produksi nikel di Morowali
Minggu Kasih di Pura Agung Bhuana Kertha, Wakapolres Morowali Ajak Umat Hindu Perkuat Toleransi dan Jaga Kamtibmas
Tegas Berantas Narkoba! Sembilan Orang Diamankan ke Mako Polres Morowali
AKBP Reza Khomeini Pimpinan  Patroli Gabungan, Berhasil Amankan Lima Pasangan Tanpa Status Perkawinan
Berita ini 157 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Curi Uang Nasabah  Bank  BRI Rp300 Juta , Polres Morowali Berhasil Bekuk  Pelaku  

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Pimpin Apel Pagi,Wabup Tekankan Kinerja OPD dan Antisipasi Dampak El Niño

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Satreskrim Polres Morowali, Berhasil Amankan Pelaku Pencurian Nasabah Bank BRI 

Senin, 26 Oktober 2026 - 00:59 WIB

Minggu Kasih, Polres Morowali Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan Antarumat Beragama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Minggu Kasih di Pura Agung Bhuana Kertha, Wakapolres Morowali Ajak Umat Hindu Perkuat Toleransi dan Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru