Baliho Bertuliskan “Tangkap Mr.Gao” Banyak Dipasang Desa Bahonsuai Kabupaten Morowali

- Penulis

Minggu, 19 Mei 2024 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,Morowali- Banyak dipasang Baliho  dibeberapa titik yang bertuliskan tangkap Mr Gao PT BTIIG karena telah merusak lingkungan tanpa ( reklamasi pantai tanpa izin) dan mantan Bupati Morowali Taslim yang diduga mendukung reklamasi pantai tanpa izin yang dilakukan oleh PT BTIIG di Desa Topogaro , sehingga para petani rumput laut kehilangan mata pencaharian selama 3 tahun Desa Bahonsuai Kecamatan Bumiraya, Kabupaten Morowali.

Tidak diketahui siapa yang memasang spanduk-spanduk ini. Namun, menegaskan ini salah satu keresahan masyarakat yang semakin memuncak. Sejak kehadiran PT. BTIIG pada tahun 2021, dan perusahaan ini terus mencul berbagai persoalan, diantaranya termasuk tuntutan ganti rugi lahan, dugaan kerusakan lingkungan, dan masalah perizinan lingkungan seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL),”Ungkap salah satu warga, Minggu(19/5/2024)

Masih kata dia para petani rumput laut di Desa Bahonsuai dan Desa Pebotoa mengklaim kehilangan mata pencaharian selama tiga tahun terakhir akibat aktivitas perusahaan tersebut. Mereka menyatakan bahwa kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh operasional PT. BTIIG telah mengganggu ekosistem laut dan merusak lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama.

Baca Juga:  Kodim 1311/Morowali Tebar Kepedulian Melalui Pemotongan dan Pembagian Hewan Kurban

Tampak terlihat tulisan pesan yang ada di spanduk mencerminkan keinginan warga mendesak pemerintah dan pihak berwenang untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap PT. BTIIG dan pimpinan perusahaan, Mr. Gao Jin Liang, guna menghentikan kerusakan lingkungan dan memulihkan mata pencaharian mereka.

Situasi ini mencerminkan konflik yang sering terjadi antara kepentingan industri dan kelestarian lingkungan serta kesejahteraan masyarakat lokal. Diharapkan, dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, solusi yang adil dan berkelanjutan dapat segera dicapai.

Ditempat lain Humas PT BTIIG Hasrul pada saat dikonfirmasi terkait masalah ini melalui whats app tidak ada jawaban hingga berita ini tayang.(Red/*)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPI Morowali, Dorong Pengembangan Durian Rakyat untuk Dukung Merdeka Ekspor Sulteng
Arsitektur Anomali: Ketika Dapur Hilirisasi Disingkirkan dari Meja Makan  
Mengurai Jaring Regulasi: Mengapa Kepmen ESDM 157/2026 Bukan Bentuk Pengabaian Morowali  
Bupati Morowali, Apresiasi Kolaborasi TNI dalam Pembangunan Jembatan Perintis Garuda  
Danrem 132 /Tdl: Jembatan  Perintis Garuda Ipi, Perkuat Akses dan Aktivitas Ekonomi Warga  
Dinas Kominfo Morowali, Perkuat Pemahaman ASN melalui Bimbingan e-Kinerja
Bupati Morowali Hadiri Peresmian Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Masyarakat Desa Ipi   
Imigrasi Morowali Tegas dalam Penegakan Hukum, 55 WNA Telah Dideportasi
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:58 WIB

SPI Morowali, Dorong Pengembangan Durian Rakyat untuk Dukung Merdeka Ekspor Sulteng

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Arsitektur Anomali: Ketika Dapur Hilirisasi Disingkirkan dari Meja Makan  

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Mengurai Jaring Regulasi: Mengapa Kepmen ESDM 157/2026 Bukan Bentuk Pengabaian Morowali  

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Bupati Morowali, Apresiasi Kolaborasi TNI dalam Pembangunan Jembatan Perintis Garuda  

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Danrem 132 /Tdl: Jembatan  Perintis Garuda Ipi, Perkuat Akses dan Aktivitas Ekonomi Warga  

Berita Terbaru