Presiden Prabowo Melakukan Pertemuan  Bilateral  dengan Perdana Menteri  Jepang 

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan  bilateral  dengan Perdana Menteri  Jepang Sanae  Takaichi,(foto: dok pribadi Seskab Teddy)

 

dteksinews, Tokyo-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Jepang, Sanae Takaichi, di Istana Akasaka, Tokyo, Selasa (31/3). Kunjungan resmi ini diawali dengan upacara penyambutan kenegaraan yang khidmat dan penuh kehormatan.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Jepang, termasuk penerimaan yang sangat baik oleh Sri Baginda Kaisar Naruhito pada hari sebelumnya.

Presiden Prabowo disambur langsung oleh PM di samping mobil untuk kemudian melakukan pertemuan bilateral, presstatement dilanjutkan makan siang bersama.

Di tengah dinamika global yang makin kompleks, pertemuan ini mengirimkan pesan kuat bahwa Indonesia dan Jepang siap menjadi jangkar stabilitas dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik. Kedua pemimpin menyepakati sejumlah langkah konkret untuk memperdalam Kemitraan Strategis Komprehensif, antara lain:

Baca Juga:  Presiden Prabowo Tekankan, Pentingnya Menjaga Persatuan dan Kesatuan sebagai Kekuatan Bangsa di Tengah Tantangan Global

1. Ekonomi & Industrialisasi: Indonesia membuka peluang luas bagi partisipasi Jepang dalam program hilirisasi, pengembangan mineral kritis dan rare earth, serta menyambut baik investasi proyek gas abadi Blok Masela.

2.Ketahanan & Transisi Energi: Penguatan kerja sama dalam energi terbarukan, eksplorasi energi nuklir, serta implementasi inisiatif Asia Zero Emission Community (AZEC).

3.Pertahanan & Kemaritiman: Sepakat memperkuat keamanan maritim, peningkatan kapasitas Angkatan Laut, serta kolaborasi penanggulangan bencana alam.

4. Perdamaian Global: Kesamaan visi untuk menjaga deeskalasi konflik dan bertukar pandangan terkait isu-isu strategis regional maupun global.

Dengan kesamaan visi dan rasa saling percaya yang kuat, hubungan Indonesia-Jepang kini memasuki fase baru yang lebih konkret, berorientasi pada masa depan, dan berdampak positif bagi dunia.(red/dteksinews)

Sumber: Seskab

Editor:Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Tokyo, Presiden  Prabowo Ajak 13 Perusahaan  Besar Investasi di Indonesia 
Bamsoet Kutuk Keras Serangan di Lebanon Tewaskan Tiga Prajurit TNI
TNI Berduka atas Gugurnya Prajurit TNI Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL di Lebanon
Seskab Teddy: Indonesia Jadi Magnet Investasi Dunia, Komitmen lebih dari Rp400 Triliun Perkuat Kepercayaan Global
Di Tokyo,Presiden Prabowo Saksikan Kesepakatan Bisnis Raksasa USD 22,6 Miliar (Rp384,2 T)
Wakil Menteri Digital Sarawak Kunjungi PLBN Long Nawang, Bahas Penguatan Konektivitas Perbatasan
 PLBN Jagoi Babang Terima Kunjungan Panglima Tentera Darat Malaysia, Perkuat Koordinasi Pengamanan Perbatasan
Presiden Prabowo  Bertemu Kaisar  Naruhito, Bahas Isu Strategis 
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:49 WIB

Di Tokyo, Presiden  Prabowo Ajak 13 Perusahaan  Besar Investasi di Indonesia 

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:32 WIB

Bamsoet Kutuk Keras Serangan di Lebanon Tewaskan Tiga Prajurit TNI

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:14 WIB

Presiden Prabowo Melakukan Pertemuan  Bilateral  dengan Perdana Menteri  Jepang 

Selasa, 31 Maret 2026 - 01:15 WIB

TNI Berduka atas Gugurnya Prajurit TNI Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 - 23:42 WIB

Seskab Teddy: Indonesia Jadi Magnet Investasi Dunia, Komitmen lebih dari Rp400 Triliun Perkuat Kepercayaan Global

Berita Terbaru

Internasional

Bamsoet Kutuk Keras Serangan di Lebanon Tewaskan Tiga Prajurit TNI

Selasa, 31 Mar 2026 - 11:32 WIB

Morowali

Biaya Deportasi WNA Bukan Ditanggung Negara, Ini Penjelasannya!

Selasa, 31 Mar 2026 - 06:59 WIB