Pemkab Morowali dan Satgas Sulteng Turun Tangan, Asasi  Distribusi BBM dan LPG 3 Kg 

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali-Pemerintah Kabupaten Morowali bersama Satuan Tugas (Satgas) BBM dan LPG 3 Kg Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi bahan bakar bersubsidi di wilayah Kabupaten Morowali, Senin (9/3/2026).

Kegiatan ini bertujuan memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG tabung 3 kilogram bersubsidi berjalan tertib, tepat sasaran, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengawasan tersebut juga dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penyalahgunaan distribusi yang dapat merugikan masyarakat.

Pengawasan diawali dengan briefing tim di Kantor Bupati Morowali yang diikuti jajaran pemerintah daerah bersama Satgas BBM dan LPG 3 Kg Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam pertemuan tersebut, tim melakukan koordinasi sekaligus menyusun langkah-langkah pengawasan di lapangan.

Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memperketat pengawasan terhadap distribusi LPG 3 kilogram guna memastikan harga tetap wajar dan penyaluran tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.

Ia menjelaskan, Pemkab Morowali telah membangun koordinasi lintas instansi dengan melibatkan Polres Morowali, Satuan Polisi Pamong Praja, serta sejumlah perangkat daerah terkait untuk memantau distribusi LPG di lapangan.

Menurutnya, pemerintah tidak akan mentolerir praktik penjualan LPG bersubsidi di atas harga yang telah ditetapkan. Jika ditemukan pelanggaran, pemerintah akan mengambil tindakan tegas hingga pencabutan izin pangkalan.

Baca Juga:  Sambut HLHS 2026, IMIP Jadikan RTH sebagai Kategori Lomba

“Jika ditemukan penjualan dengan harga tidak wajar, tentu akan kami tindak tegas. Tujuannya agar masyarakat tetap mendapatkan LPG bersubsidi dengan harga yang semestinya,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah, Rudy Dewanto, menjelaskan bahwa harga LPG 3 kilogram yang wajar di tingkat masyarakat berkisar antara Rp35.000 hingga Rp40.000 per tabung. Apabila ditemukan harga yang jauh melampaui kisaran tersebut, maka akan dilakukan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Morowali bersama Satgas BBM dan LPG 3 Kg Provinsi Sulawesi Tengah berharap distribusi energi bersubsidi dapat lebih terkontrol dan benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.

Pemerintah daerah juga mengajak seluruh pihak, termasuk pelaku usaha dan masyarakat, untuk bersama menjaga ketertiban distribusi BBM dan LPG bersubsidi demi mendukung kesejahteraan masyarakat Morowali.

Usai briefing, tim langsung melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan LPG dan SPBU di Kecamatan Bungku Tengah, di antaranya SPBU Bungku serta pangkalan LPG di Desa Bahomohoni dan Desa Bente. Kegiatan pengawasan kemudian dilanjutkan ke Kecamatan Bungku Timur dengan meninjau pangkalan,(*/dteksinews)

Sumber: IKP

Editor: Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dapur SPPG di Morowali,Diduga Belum Penuhi Standar IPAL
Staf Ahli Bid. Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Dorong Mahasiswa Baru PSDKU Untad Jadi Generasi Tangguh dan Berdaya Saing
Morowali Diperas Industri Dan Dipinggirkan Regulasi: Pemda Jangan Ompong, Penakut, dan Sekadar Jadi Penonton!!! 
Bupati Iksan Sambut Kunjungan Gubernur Sulteng dan Chairul Tanjung di Neo Energy
BPK Tegaskan Peran Imigrasi dalam Menjaga Kedaulatan Negara
Ketua FORBES  Morowali Abd Jamil: Morowali  Jadi Pusat Smelter  Nikel, Tapi  Tak Diakui Sebagai Daerah Pengolah Dan DBH Masih Belum Berkeadilan
FORBES  Morowali Soroti Aktivitas Hauling  PT GMU , Desak Pemda dan APH Segera Bertindak 
PT IMIP dan Dinas Pendidikan Morowali Kolaborasi Tingkatkan Kapasitas Kepala Sekolah di Bahodopi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:44 WIB

Dapur SPPG di Morowali,Diduga Belum Penuhi Standar IPAL

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:17 WIB

Staf Ahli Bid. Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Dorong Mahasiswa Baru PSDKU Untad Jadi Generasi Tangguh dan Berdaya Saing

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 03:09 WIB

Morowali Diperas Industri Dan Dipinggirkan Regulasi: Pemda Jangan Ompong, Penakut, dan Sekadar Jadi Penonton!!! 

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:56 WIB

BPK Tegaskan Peran Imigrasi dalam Menjaga Kedaulatan Negara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:28 WIB

Ketua FORBES  Morowali Abd Jamil: Morowali  Jadi Pusat Smelter  Nikel, Tapi  Tak Diakui Sebagai Daerah Pengolah Dan DBH Masih Belum Berkeadilan

Berita Terbaru

Berita

Dapur SPPG di Morowali,Diduga Belum Penuhi Standar IPAL

Sabtu, 8 Agu 2026 - 04:44 WIB