Gelar Buka Puasa Bersama, Bamsoet Ajak Perkuat Persatuan Bangsa dan Antisipasi Dampak Perang Iran Bagi Perekonomian Rakyat

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana buka puasa bersama Bambang Soesatyo dan tamu undangan,(foto:ist)

 

dteksinews, Jakarta-Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo, menegaskan tradisi silaturahmi dan buka puasa bersama di bulan Ramadan harus ditempatkan sebagai sarana strategis dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Di tengah tantangan polarisasi sosial, fragmentasi digital, serta tekanan ekonomi global dan ketidakpastian global akibat meningkatnya eskalasi di Timur Tengah, momentum Ramadan mampu menghadirkan ruang silaturahmi yang hangat, cair, dan setara antar elemen bangsa.

Bamsoet mengingatkan perang Iran dan Israel yang dibackup Amerika Serikat, akan memicu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia dan beresiko menambah beban APBN serta mengganggu perekonomian nasional. Untuk itu, Bamsoet mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperteguh persatuan dan kesatuan serta tidak terpengaruh terhadap berbagai provokasi yang memanfaatkan situasi untuk menyerang martabat Presiden Prabowo Subianto.

“Ramadan mengajarkan pengendalian diri, empati, dan solidaritas. Nilai-nilai itu relevan dengan kehidupan berbangsa. Buka puasa bersama menghadirkan ruang pertemuan lintas latar belakang, lintas profesi, bahkan lintas pandangan politik dalam suasana yang hangat dan setara serta mampu membangun kesadaran bersama. Kita sebagai bangsa harus bersatu bahu membahu dalam menghadapi ancaman dan gangguan, baik dari dalam maupun dari luar,” ujar Bamsoet saat menggelar buka puasa bersama lintas organisasi dan komunitas di Rumah Pergerakan Patiunus Jakarta, Senin malam (2/3/26).

Hadir antara lain Mantan Menteri Kelautan/Perikanan dan senior Partai Golkar Sharif Cicip Sutardjo, Wisnu Suhardono, mantan Waketum Gerindra/komisaris Pelindo Arief Poyuono, politisi PPP Darwis, mantan anggota Fraksi PAN DPR RI Chandra Tirta Wijaya, mantan anggota Fraksi PKS DPR RI Andi Rahmat, mantan wakil ketua BPK/Direktur Keuangan Perum BULOG Hendra Susanto, Mantan Wakapolri Komjen Pol. (Purn) Nanan Soekarna, Ketum HIPAKAD (Himpunan Putra-putri Angkatan Darat) Hariara Tambunan, para pengurus Forum Komunikasi Putra Putri Angkatan Laut (FKPPAL), Angkatan Udara (FKPPAU), FKPPI, Pemuda Pancasila, Tarung Derajat, Kelompok Cipayung Plus, HIPMI, IMI, Waketum KADIN Indonesia Junaidi Elvis, Nofel Hilabi dan Joverly, Sekjen APLI Ina Rachman, Presiden PERIKSHA RIDERS Aldwin Rahadian, Presiden PERIKHSA CIGAR Charles Wicaksana, Wakil Presiden PERIKHSA 4×4 Sunan Kalijaga, Pembina Komunitas Motor Besar (MBI) Pusat Brigjen Pol. Budi Satria Wiguna dan Ketum MBI Pusat Darus Jayalalana, para pengurus Forum Komunikasi Putra Putri Angkatan Laut (FKPPAL), Angkatan Udara (FKPPAU), FKPPI, Pemuda Pancasila, Tarung Derajat dan Kelompok Cipayung Plus.

Baca Juga:  Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 13 PATI Polri 

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini menuturkan, Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia memiliki keunikan sosial yang sulit ditemukan di negara lain. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah penduduk Indonesia telah menembus lebih dari 284 juta jiwa pada tahun 2025, dengan mayoritas menjalankan ibadah Ramadan. Situasi ini menciptakan efek sosial kolektif yang sangat besar, mulai dari meningkatnya aktivitas keagamaan, kegiatan sosial, hingga perputaran ekonomi berbasis UMKM yang melonjak signifikan selama bulan puasa.

“Kalau kebersamaan ini dikelola dengan visi kebangsaan yang jelas, Ramadan dapat menjadi titik temu antara spiritualitas dan tanggung jawab sosial. Dari pertemuan saat berbuka, bisa lahir gagasan, kolaborasi, dan komitmen untuk menjaga keutuhan NKRI,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menambahkan, konsolidasi kebangsaan selama Ramadan harus diarahkan pada agenda yang lebih substansial. Bamsoet mendorong agar kegiatan buka puasa bersama diisi dengan dialog produktif tentang pemberdayaan ekonomi rakyat, penguatan toleransi, serta literasi digital agar masyarakat semakin kebal terhadap provokasi yang memecah belah.

“Persatuan bangsa harus dirawat setiap hari. Ramadan memberi kita ruang refleksi dan aksi sekaligus. Jika energi kebersamaan ini dijaga, Indonesia akan semakin kuat menghadapi tantangan global maupun beragam dinamika dalam negeri,” pungkas Bamsoet. (*/dteksinews)

Sumber: Bamsoet

Editor: Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangkormar Pimpin Serah Terima  Jabatan Kepala Dinas Hukum Korps Marinir 
KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Panglima TNI, Pimpin Upacara Penyerahan Jenazah dan Ikuti Upacara Pemakaman Wapres ke-6 RI
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pemakaman Alm Jenderal TNI ( Purn)Tri Sutrisno 
Imigrasi Siaga Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah
Wakil KSAD,Berikan arahan Kepada para Komandan Batalyon 
Seskab Bantah MBG Kurangi Program dan Anggaran Pendidikan, Bahkan Ditambah
Pertemuan Kababinkum Dan HAM TNI Dengan Kepala Delegasi ICRC, Bahas Penguatan Kerja Sama 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:28 WIB

Pangkormar Pimpin Serah Terima  Jabatan Kepala Dinas Hukum Korps Marinir 

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:13 WIB

Gelar Buka Puasa Bersama, Bamsoet Ajak Perkuat Persatuan Bangsa dan Antisipasi Dampak Perang Iran Bagi Perekonomian Rakyat

Senin, 2 Maret 2026 - 20:05 WIB

Panglima TNI, Pimpin Upacara Penyerahan Jenazah dan Ikuti Upacara Pemakaman Wapres ke-6 RI

Senin, 2 Maret 2026 - 12:09 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pemakaman Alm Jenderal TNI ( Purn)Tri Sutrisno 

Senin, 2 Maret 2026 - 06:54 WIB

Imigrasi Siaga Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah

Berita Terbaru

Internasional

Iran Tutup Selat Hormuz, Ancaman Bakar Seluruh Kapal yang Lewat!

Selasa, 3 Mar 2026 - 05:29 WIB