Kementan Tegaskan Distribusi Transparan, Peternak Pati Puas Dapat Kepastian DOC

- Penulis

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Pati— Kementerian Pertanian (Kementan) memfasilitasi pertemuan antara perusahaan pembibitan unggas dan peternak mandiri di Kabupaten Pati untuk memperbaiki distribusi bibit ayam day old chick (DOC). Forum ini menghasilkan kesepakatan yang memberi kepastian akses DOC bagi peternak secara lebih adil dan transparan.

Pertemuan dipimpin Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan, Agung Suganda bersama Pelaksana tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Koordinasi difasilitasi Pemerintah Kabupaten Pati dan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah dengan melibatkan Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) serta Persaudaraan Peternak Mandiri Pantura (PPMP).

Direktur Jenderal PKH Agung Suganda menyebut pertemuan tersebut menjadi bentuk itikad baik semua pihak untuk menjaga keberlanjutan usaha perunggasan sekaligus memastikan kepastian bagi peternak mandiri.

“Kedua kepentingan ini bukan untuk dipertentangkan, melainkan untuk diseimbangkan secara proporsional,” kata Agung saat memimpin rapat koordinasi kebutuhan dan suplai DOC broiler bagi peternak mandiri di Kantor Bupati Pati, Minggu (22/2/2026).

Ia menegaskan kapasitas produksi DOC secara nasional tersedia sehingga fokus pemerintah adalah memastikan distribusi berjalan transparan dan tepat sasaran.

“Sesuai dengan arahan Bapak Menteri Pertanian sekaligus menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional, pemerintah hadir sebagai fasilitator dan pembina untuk memastikan tata niaga berjalan sehat, berkeadilan, dan sesuai ketentuan. Yang terpenting bukan hanya kesepakatan di atas kertas, tetapi konsistensi pelaksanaannya di lapangan,” ujarnya.

Agung juga menekankan peran GPPU dalam menjaga kontinuitas pasokan serta tanggung jawab PPMP memastikan anggotanya siap produksi dan menyerap DOC sesuai kesepakatan.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan pemerintah daerah akan mengawal pelaksanaan hasil pertemuan agar dirasakan peternak.

“Kabupaten Pati sedang bergerak terus. Kebutuhan ayam di Pati ini sangat banyak. Dan sekiranya dalam hal ini 1.000 box DOC (red: 1 box = 100 ekor DOC) per minggu ini dapat menyuplai peternak di Pati sehingga harapan kami harga ayam terus stabil,” kata Risma.

Baca Juga:  Danrem 132/Tadulako Dampingi Pangdam XXIII/Palaka Wira Hadiri Penandatanganan PKS TNI–Polri di Sulawesi Tengah

Menurut Risma, dialog terbuka menjadi langkah penting untuk membangun kepercayaan dan menciptakan ekosistem perunggasan yang lebih berkeadilan.

Sekretaris Jenderal PPMP Barry menyampaikan peternak mengapresiasi fasilitasi pemerintah yang mempertemukan seluruh pihak. “Kami dari dari PPMP menyampaikan apresiasi kepada pemerintah bahwa dengan adanya kesepakatan ini peternak bangkit,” ujar Barry.

Barry juga mengajak peternak berjalan bersama korporasi dalam memperkuat kemitraan usaha. “Kami mengapreasiasi langkah cepat Kementerian Pertanian bersama pemerintah daerah yang telah memfasilitasi dialog antara peternak dan perusahaan pembibitan.

Kesepakatan ini menjadi gairah baru bagi peternak,” kata Barry.

Ketua IV GPPU Asrokh Nawawi mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti kesepakatan melalui verifikasi peternak mandiri yang membutuhkan DOC. “GPPU siap mendukung pemerintah dan siap mendukung PPMP,” ujar Asrokh.

Dalam dokumen komitmen bersama yang ditandatangani, disepakati kebutuhan DOC final stock (FS) ayam ras pedaging bagi anggota PPMP dipenuhi secara kontinu berdasarkan daftar pemesanan dan jadwal chick in minimal 1.000 box per minggu.

Kesepakatan juga memuat komitmen perusahaan pembibitan untuk melakukan inventarisasi ketersediaan DOC FS pedaging serta mengoptimalkan distribusi kepada peternak anggota PPMP mulai akhir Februari 2026. Pemenuhan kebutuhan DOC tetap mengacu mekanisme bisnis yang berlaku tanpa bundling pakan serta berdasarkan kesepakatan para pihak.

Direktur Jenderal PKH Agung menambahkan pertemuan ini strategis karena berlangsung menjelang Idulfitri saat stabilitas pasokan ayam menjadi perhatian nasional.

“Saya berharap setelah adanya kesepatakan ini tidak ada lagi ruang bagi kesalahpahaman. Yang ada adalah komunikasi terbuka, komitmen yang dijalankan, dan tanggung jawab bersama menjaga stabilitas pasokan serta keberlanjutan usaha,” kata Agung.

Pemerintah memastikan pengawasan distribusi diperkuat agar kesepakatan berjalan di lapangan. Peternak mandiri pun menyatakan puas karena memperoleh kepastian pasokan DOC yang mendukung keberlanjutan usaha mereka.(*/dteksinews)

Sumber: Ditjen PKH Kementan RI

Editor: Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Secara Resmi,Danpuslatpur Menerima Penyerahan Sertipikat Tanah Mako Puslatpurmar 7 Lampon 
Bupati Iksan Pastikan Pembangunan Morowali Tidak Terpusat di Satu Wilayah
Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni, Raih Penghargaan Excellence in Regional Financial Governance 2026
Pedangan UMKM Morowali,Minta Dibangunkan Tempat yang Layak 
Polres Morowali Berbagi Takjil, Wujud Kepedulian di Bulan Suci Ramadhan.
Polres Morowali Laksanakan Pengamanan Shalat Tarawih, Pastikan Ibadah Berjalan Aman dan Khusyuk
Usai Terima Laporan Kenaikan, Mentan Amran Sidak Pasar, Harga Langsung Turun 15 Ribu
Wujud Empati, Panglima TNI Hadir Kuatkan Keluarga Prajurit Marinir yang Gugur
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:53 WIB

Secara Resmi,Danpuslatpur Menerima Penyerahan Sertipikat Tanah Mako Puslatpurmar 7 Lampon 

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:38 WIB

Kementan Tegaskan Distribusi Transparan, Peternak Pati Puas Dapat Kepastian DOC

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:16 WIB

Bupati Iksan Pastikan Pembangunan Morowali Tidak Terpusat di Satu Wilayah

Minggu, 22 Februari 2026 - 01:23 WIB

Pedangan UMKM Morowali,Minta Dibangunkan Tempat yang Layak 

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:52 WIB

Polres Morowali Berbagi Takjil, Wujud Kepedulian di Bulan Suci Ramadhan.

Berita Terbaru

Kriminal

Bawa 2 Kg Sabu, Polisi Tangkap Warga Morowali di Sigi

Minggu, 22 Feb 2026 - 12:35 WIB