IMIP Target Salurkan 480 Kantong Darah Peringati BK3N 2026,(foto:ist)
dteksinews,Morowali – Sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab perusahaan dalam melakukan aksi nyata kemanusiaan, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menggelar aksi donor darah, yang dilaksanakan di Aula serbaguna PT IMIP, Senin (9/2/2026). Dalam aksinya, IMIP menargetkan akan mengumpulkan sebanyak 480 kantong darah yang selanjutnya diserahkan ke PMI Morowali. Senin(6/2/2026)
Agenda ini menjadi bagian dari peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) 2026 di Kawasan IMIP. Meski demikian, walau tanpa momentum tertentu, secara reguler IMIP memang menggelar aksi serupa setiap tiga atau empat kali dalam setahun. Dua kali digelar di dalam kawasan, dan dua kali di luar kawasan. Aksi ini kerap melibatkan karyawan di dalam kawasan IMIP dan masyarakat sekitar kawasan. Termasuk Polsek Bahodopi, Koramil 1311-09 Bahodopi, Pemda Morowali, Palang Merah Indonesia (PMI) Sulteng, PMI Kabupaten Morowali, PMI Kecamatan Bahodopi, PMI Sulawesi Tenggara, Klinik IMIP, dan manajemen IMIP, dan tenant di kawasan.
“Kami mendukung ketersediaan stok darah di Morowali untuk dipergunakan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini menjadi komitmen penting perusahaan bagi kemanusiaan yang ditunjukkan dengan membangun partisipasi karyawan. IMIP bersama Pemda Morowali bersinergi dengan PMI untuk membangun negeri melalui aksi donor darah. Kami selalu menjaga kepedulian dengan aksi nyata kemanusiaan,” kata Djoko.
Kegiatan donor darah ini menargetkan dapat menghimpun dan menyalurkan sebanyak 480 kantong darah melalui PMI. Kegiatan donor darah itu dilakukan selama dua hari, pada 9-10 Februari 2026.
Senada dengan itu, Ketua PMI Kecamatan Bahodopi Yopi Sabara mengapresiasi terselenggaranya kegiatan donor darah dalam momentum BK3N 2026 ini. Yopi mengungkapkan, kebutuhan darah di Morowali memang sangat tinggi, secara khusus di Kecamatan Bahodopi. Maka dia mengharapkan langkah sosial yang telah dilakukan IMIP ini dapat memenuhi kebutuhan darah di Morowali, khususnya di Bahodopi.
“Kami harapkan sinergitas dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten dan PMI Morowali terus ditingkatkan agar tetap berlanjut. Kami harapkan juga Pemda membenahi fasilitas penyimpanan darah sehingga dapat menampung lebih banyak kantong darah lagi,” ucapnya. (*)














