Percepatan pemulihan infrastruktur, TNI kebut Pembangunan Jembatan Bailey Beutong Ateuh, Nagan Raya

- Penulis

Jumat, 26 Desember 2025 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Aceh-Upaya percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana alam banjir bandang dan tanah longsor terus dilakukan oleh Kodam Iskandar Muda. Salah satu fokus utama saat ini adalah pembangunan Jembatan Bailey di wilayah Kecamatan Beutong Ateuh Benggalang, Kabupaten Nagan Raya, yang sebelumnya terputus akibat terjangan bencana alam. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara intensif pada Rabu (24/12/2025).

Jembatan Bailey ini memiliki peran strategis sebagai penghubung utama jalur darat antara Kabupaten Nagan Raya dan Kabupaten Aceh Tengah. Terputusnya akses tersebut sempat menghambat mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, serta distribusi kebutuhan pokok warga di wilayah terdampak. Menyikapi kondisi tersebut, prajurit TNI dari Kodam Iskandar Muda dikerahkan untuk mempercepat proses pembangunan jembatan darurat guna mengembalikan konektivitas antar wilayah.

Untuk memastikan seluruh akses jalur darat di Provinsi Aceh dapat kembali terhubung, prajurit TNI di lapangan bekerja secara maksimal dengan mengebut pembangunan Jembatan Bailey di lokasi terdampak bencana. Pada tahap ini, fokus pekerjaan diarahkan pada pemasangan panel jembatan, gelagar lintang, penguatan struktur, serta pemasangan topang silang guna menjamin kekuatan dan keamanan jembatan sebelum digunakan oleh masyarakat.

Baca Juga:  Polsek Bahodopi, Bekuk Pelaku Pencurian dan Kekerasan Gunakan Airsoft Gun 

Komandan Kodim 0116/Nagan Raya, Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto, menjelaskan bahwa proses pembangunan dilakukan secara bertahap dan mengedepankan faktor keselamatan. “Saat ini prajurit di lokasi fokus pada pemasangan panel, gelagar lintang, penguatan struktur, serta pemasangan topang silang. Seluruh tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan jembatan benar-benar aman dan layak digunakan,” ujar Dandim.

“Jembatan ini merupakan penghubung antara Kabupaten Nagan Raya dan Kabupaten Aceh Tengah. Oleh karena itu, kami targetkan pengerjaannya dapat selesai secepat mungkin agar aktivitas masyarakat kembali normal,” jelasnya.(*/dteksinews)

Sumber: Puspen TNI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pastikan Stok  Beras  Aman, Presiden Prabowo Sidak Langsung Gudang  Bulog 
Sebanyak 503 Ketua DPRD, Ikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah
Batalyon Parako 466 Pasgat,  Bawa 8  Jenazah Korban Heli PK-CFX Matthew Air Nusantara 
Kaster TNI Buka Komsos TNI dengan Komunitas Teritorial TA 2026
Apresiasi Deklarasi Serikat Wartawan Senior Indonesia (SW60+), Bamsoet Ingatkan Bahaya Fragmentasi Sosial dan Perang Informasi
Yon Parako 466 Pasgat Bantu Pencarian Helikopter PK-CFX Lost Contact di Kabupaten Sekadau
Perkuat Sinergi dan Pelayanan, Pesan Wakapolres Jakbar di Hari Kesadaran Nasional
Pengelolaan DAS Perbatasan Terpadu Kunci Menjaga Stabilitas Negara
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 09:41 WIB

Pastikan Stok  Beras  Aman, Presiden Prabowo Sidak Langsung Gudang  Bulog 

Sabtu, 18 April 2026 - 07:05 WIB

Sebanyak 503 Ketua DPRD, Ikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah

Sabtu, 18 April 2026 - 03:46 WIB

Kaster TNI Buka Komsos TNI dengan Komunitas Teritorial TA 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 02:32 WIB

Apresiasi Deklarasi Serikat Wartawan Senior Indonesia (SW60+), Bamsoet Ingatkan Bahaya Fragmentasi Sosial dan Perang Informasi

Jumat, 17 April 2026 - 06:38 WIB

Yon Parako 466 Pasgat Bantu Pencarian Helikopter PK-CFX Lost Contact di Kabupaten Sekadau

Berita Terbaru