PT Vale Perkuat Stabilitas dan Dorong Masa Depan Nikel Berkelanjutan Indonesia

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Jakarta— Di tengah tekanan pasar global, perubahan regulasi, serta tantangan operasional sepanjang tahun, PT Vale Indonesia Tbk (INCO), yang merupakan bagian dari Mining Industry Indonesia (MIND ID), menegaskan ketahanan dan kedisiplinan strategisnya. Dalam Analyst Gathering yang digelar hari ini, manajemen memaparkan pencapaian operasional, arah pertumbuhan, dan komitmen keberlanjutan perusahaan, (24/11/2025)

Operasi Stabil, Produksi Meningkat

 

Stabilitas operasi pada kuartal III 2025 menguatkan kinerja sepanjang tahun. Produksi nikel matte mencapai 19.391 ton, naik 4% dibanding kuartal sebelumnya, sehingga total produksi Januari–September 2025 mencapai 54.975 ton. Peningkatan ini ditopang perencanaan pemeliharaan yang lebih disiplin, intervensi teknis lebih cepat, dan kinerja tim di Sorowako.

Secara finansial, perusahaan mencatat pendapatan sebesar US$705 juta, EBITDA US$166 juta, dan laba bersih naik 3% menjadi US$52 juta. Efisiensi pengadaan serta optimasi energi turut menurunkan cash cost nikel matte sebesar 5%.

Sumber Pendapatan Baru Melalui Penjualan Bijih

Penjualan bijih nikel saprolit mencapai 896.263 WMT hingga September 2025, membuka ruang pendapatan tambahan dan memperkuat fleksibilitas komersial perusahaan di tengah volatilitas harga global.

“Ketahanan finansial kami lahir dari disiplin dan restrukturisasi biaya yang tepat,” kata Rizky Andhika Putra, Chief Financial Officer. “Memasuki 2026, prinsip kehati-hatian finansial akan tetap menjadi fondasi perusahaan.”

Tantangan 2025 Menjadi Momentum Perbaikan

 

Meski menghadapi gangguan furnace dan tekanan biaya regulasi pada semester pertama, PT Vale memilih mempercepat sejumlah agenda strategis seperti pemeliharaan, persiapan rebuilding EF3, dan penguatan kontrol biaya—menciptakan pijakan lebih solid menuju 2026.

Baca Juga:  KBO Sat Reskrim Polres Morowali Utara : Tidak Benar Ustad Jemi Ahmad Almusayyaf ditangkap Polres Morowali 

Keselamatan dan Komunitas Tetap Prioritas

 

Perusahaan mencatat zero fatality hingga saat ini, dengan TRIFR turun menjadi 0,43 dan lebih dari 200 kontrol risiko kritis diverifikasi setiap hari.

Dari sisi keberlanjutan, PT Vale meraih sejumlah penghargaan seperti ENSIA Award, Lestari Award, ESG Business Award, Investortrust ESG Award, dan Subroto Award. Peningkatan nilai Sustainalytics ESG Risk Rating menjadi 23,7 menempatkan perusahaan dalam jajaran Top 15 perusahaan pertambangan berisiko ESG terendah di dunia. Proses menuju sertifikasi IRMA-50 juga menunjukkan progres signifikan.

Progres Investasi Besar US$9 Miliar

Empat proyek pertumbuhan besar terus mencatat perkembangan:

Pomalaa (Ford & Huayou): Tambang 43,71%, HPAL 33,04%

Bahodopi (GEI): Tambang 89,7%, HPAL 16,72%

Sorowako Limonite: Konstruksi 25,37%

 

Tanamalia: Studi kelayakan dan pemilihan mitra teknis terus berjalan

“Setiap capaian menegaskan komitmen kami membangun ekosistem nikel rendah karbon untuk kebutuhan industri baterai global,” ujar Muhammad Asril, Chief of Projects.

Eksplorasi Cadangan untuk Masa Depan

PT Vale tengah menyiapkan program eksplorasi besar untuk meningkatkan cadangan mineral hingga 2,5 kali lipat, mencakup lebih dari 118.000 hektare di Sulawesi Selatan, Tengah, dan Tenggara. Mulai 2026, program pengeboran intensif hingga 6.500 titik per tahun akan dilaksanakan.

Arah 2026: Efisiensi dan Transformasi Berkelanjutan

Perusahaan menargetkan pembentukan baseline biaya baru, peningkatan keandalan operasional, dan disiplin eksekusi di Sorowako, Bahodopi, dan Pomalaa. Fokus memasuki 2026 tetap sama: memperkuat keandalan produksi, mempertahankan standar keberlanjutan tertinggi, mempercepat proyek strategis, dan menciptakan nilai bersama bagi Indonesia.(*/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JMSI Gelar Rakornas Tahun 2026 di Banten 
Truk Muat Ekskavator Terperosok di Jalur Perbatasan Sulteng–Sultra
Hadiri HUT ke-70, Bamsoet Apresiasi Peluncuran Delapan Buku Yusril Ihza Mahendra sebagai Warisan Intelektual Bangsa
Kepala BKN: Vaksinasi HPV Bukti Konkrit BKN Peduli Kesehatan dan Produktivitas ASN Perempuan
Kecelakaan Kerja di Bungku Tengah, Polisi Imbau Penerapan K3
Gempa Bumi 6.5 Mag, Terjadi  di Pacitan- Jawa Timur 
Mabes TNI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan Teken MoU Sektor Kelautan dan Perikanan
Wakil Panglima TNI,Hadiri Pelantikan Hakim Mahkamah Konstitusi dan Wakil Menteri Keuangan di Istana Negara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:55 WIB

JMSI Gelar Rakornas Tahun 2026 di Banten 

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:03 WIB

Truk Muat Ekskavator Terperosok di Jalur Perbatasan Sulteng–Sultra

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:00 WIB

Hadiri HUT ke-70, Bamsoet Apresiasi Peluncuran Delapan Buku Yusril Ihza Mahendra sebagai Warisan Intelektual Bangsa

Sabtu, 7 Februari 2026 - 02:26 WIB

Kecelakaan Kerja di Bungku Tengah, Polisi Imbau Penerapan K3

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:51 WIB

Gempa Bumi 6.5 Mag, Terjadi  di Pacitan- Jawa Timur 

Berita Terbaru

Berita

JMSI Gelar Rakornas Tahun 2026 di Banten 

Sabtu, 7 Feb 2026 - 13:55 WIB